BPS: 20 Persen Gen Z Berstatus NEET Alias Lontang-lantung

Yopi Makdori — Asumsi.co

featured image
Unsplash/Jade Masri/Ilustrasi Pemuda

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 20,31 persen pemuda berusia 15-24 tahun atau Gen Z di Indonesia berstatus NEET (not in education, employment, or training) atau tidak sedang menempuh pendidikan, tidak bekerja dan tidak mengikuti pelatihan alias lontang-lantung, pada 2024.

Dalam temuan tersebut, provinsi dengan pemuda berstatus NEET terbesar berada di Papua Tengah, yakni sebesar 31,20 persen. Kemudian di posisi kedua dan ketiga dihuni oleh Maluku dan Aceh masing-masing 29,43 persen dan 28,56 persen.

Sementara Jakarta sebanyak 15,19 persen, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur masing-masing 23,79, persen, 23,49 persen, 17,93 persen, dan 17,02 persen. DI Yogyakarta menjadi salah satu provinsi dengan tingkat NEET terendah di Indonesia, yakni hanya 11,18 persen.

Sementara Bali menduduki provinsi dengan pemuda berstatus NEET paling sedikit, yakni hanya 7,26 persen.

NEET memiliki korelasi dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau yang bisa disebut sebagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Selama sedekade terakhir, persentase NEET Indonesia cenderung menurun.

Tahun 2015, persentase NEET di Indonesia berada di angka 24,77 persen. Persentase NEET kali ini mengalami penurunan kurang lebih 4 persen dari angka 10 tahun lalu.

Data statistik organisasi perburuhan Internasional (ILOSTAT) yang dikutip BPS, angka NEET di Indonesia pada tahun 2021 merupakan NEET tertinggi di ASEAN. Pada 2022, Indonesia menjadi negara kedua dengan NEET tertinggi di ASEAN.

Baca Juga:

Sri Mulyani Sebut Angka Kemiskinan-Pengangguran Indonesia Turun di Akhir Periode Jokowi

Ikatan Santri Jakarta Desak Polisi Usut Candaan Suswono Terkait Janda Kaya Nikahi Pemuda Pengangguran

Cawagub Jakarta Suswono Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Buntut Pernyataan Janda Nikahi Pemuda Pengangguran

Share: BPS: 20 Persen Gen Z Berstatus NEET Alias Lontang-lantung