Isu Terkini

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,3 Juta Rokok Ilegal Senilai Rp6,6 miliar

Tesa– Asumsi.co

featured image
ANTARA FOTO/Rahmad

Upaya penyeludupan rokok ilegal di perairan Kabupaten Aceh Utara digagalkan oleh tim Gabungan Bea Cukai dan Polri. Nilai rokok ilegal tersebut mencapai nilai Rp6,6 miliar.

3,3 Juta Rokok: Melansir Antara, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Aceh Isnu Irwantoro mengungkap pihaknya telah menyita 3,3 juta batang rokok ilegal.

"Rokok yang disita tersebut tidak dilekati pita cukai. Kerugian negara dari cukai dan pajak rokok dalam penindakan tersebut mencapai Rp3,5 miliar lebih," ucapnya.

Operasi Gabungan: Dalam pencegahan penyeledupan barang ilegal tersebut melibatkan sejumlah pihak, yakni Tim Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Aceh, Bareskrim Polri, Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau.

Selain itu, adapun Tim Bea Cukai Lhokseumawe, Satuan Tugas Kapal Patroli BC 30004, dan personel Direktorat Polisi Air Udara (Ditpolairud) Polda Aceh yang mendukung kebijakan tersebut.

Laporan Masyarakat: Isnu mengungkap informasi upaya penyeludupan ini berawal dari laporan masyarakat, yakni terdapat kapal nelayan bermuatan rokok ilegal dari luar negeri menuju perairan Aceh. Melalui laporan tersebut, Tim Gabungan Bea Cukai dan Polri mulai mengusung operasi gabungan dan melaksanakan patroli darat dan laut.

Terbukti, dari hasil patroli terdapat informasi bahwa kapal itu menuju Kuala Cangkoi, Kabupaten Aceh Utara.

"Tim gabungan dengan kapal patroli BC 30004 menuju ke Kuala Cangkoi dan menemukan kapal tersebut. Kemudian, tim gabungan memeriksa dan menemukan kapal bermuatan rokok ilegal," kata Isnu Irwantoro.

Pelaku Diamankan: Berangkat dari barang bukti dan hasil patroli, sejumlah pihak operasi gabungan mengamankan tiga anak buah kapal, yakni berinisial R, SB, dan S.

Selanjutnya, mereka membawa tiga anak buah kapal beserta barang bukti rokok ilegal ke Kantor Bea Cukai Lhokseumawe untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sanksi Hukum Pidana: Akibat perbuatan ilegalnya, baik R,SB, dan S terancam sanksi hukum pidana penjara dan denda.

"Ancaman pidananya penjara satu hingga lima tahun dan denda dua hingga 10 kali nilai cukai. Kami juga mengajak masyarakat jika menemukan ada rokok ilegal segera informasikan ke Bea Cukai," ucapnya.

Pasal yang Disangkakan: Isnu Irwantoro mengatakan ketiga anak buah kapal tersebut sudah ditahan saat ini.

Ketiganya terbukti bersalah melanggar Pasal 56 UU Nomor 39 Tahun 2007 Jo. UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Baca Juga

Share: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,3 Juta Rokok Ilegal Senilai Rp6,6 miliar