Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengaku tidak ambil pusing partainya gagal lolos ke parlemen. Putra bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu mengatakan, kondisi tersebut merupakan hal yang biasa dalam politik.
“Saya sebagai ketua umum ya nggak masalah, ini namanya politik,” kata Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta, Kamis (21/3/2024).
Dia mengatakan bahwa dalam politik, menang dan kalah merupakan hal yang biasa. Termasuk dia pun tidak masalah telah mengalami kekalahan walaupun partainya telah menggelontorkan anggaran.
“Ini proses kita, proses kita menjadi jauh lebih dewasa, supaya menjadi lebih baik, santai kok,” katanya, seperti dikutip dari ANTARA.
“Legowo banget saya,” tambahnya.
Kaesang mengaku partainya bakal melihat terlebih dahulu situasi dalam mempertimbangkan apakah akan melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas hasil Pemilu 2024. Dia pun mempersilakan bila ada partai lain yang mengajukan gugatan ke MK, termasuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sama-sama tidak lolos ke Senayan.
“Tapi ya masa mau menggugat 200 ribu suara itu dari mana, semua ada saksinya,” kata Kaesang.
Walaupun gagal, dia menilai bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelenggarakan Pemilu 2024 dengan baik. Jika pun ada kesalahan-kesalahan, menurutnya hal tersebut bersifat manusiawi.
PSI hanya meraup sebanyak 4.260.169 suara pada Pemilu 2024. Secara persentase, perolehan PSI tersebut hanya 2,81 persen dari total suara sah sehingga gagal mencapai ambang batas parlemen yang telah ditentukan yakni sebesar 4 persen.