General

Mengenal Lebih Dekat 2 Paslon Pilgub Jatim 2018 dan Program Unggulannya

Ramadhan– Asumsi.co

featured image

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2018 dipastikan akan diikuti oleh dua pasangan calon saja, yakni pasangan nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan pasangan nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno.

Kedua kandidat pun sudah sibuk berkampanye sejak 15 Februari lalu, dengan tujuan meraih suara sebanyak-banyaknya pada hari pencoblosan yang akan jatuh pada 27 Juni mendatang. Adapun salah satu bagian dari kampanye ini adalah debat terbuka alias debat publik. Menurut PKPU Nomor 4 Tahun 2017, akan ada tiga kali debat publik Pilgub Jatim 2018 yang semuanya akan digelar di Surabaya.

Terkait hal ini, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) sepakat untuk jadwal debat publik pertama akan digelar pada Selasa 10 April 2018 mendatang. Debat publik pertama ini kabarnya akan disiarkan langsung oleh Inews TV dan Trans Media (CNN, Trans TV dan Trans7).

Selanjutnya, untuk jadwal debat publik kedua akan dilaksanakan Selasa 8 Mei 2018. Debat kandidat akan disiarkan oleh stasiun Kompas TV dan Metro TV. Terakhir, dalam debat publik ketiga akan dilaksanakan Sabtu 23 Juni 2018 dan akan disiarkan TV One, JTV, BBS TV, TVRI dan TV9 (relay).

Sementara itu, KPU Jatim sendiri akan melakukan sosialisasi Pilgub Jatim 2018 dengan menggelar acara bertajuk gelar seni budaya Mataraman. Acara ini akan berlangsung besok, Jumat 16 Maret, mulai jam 14.00 WIB di depan Air Mancur Paseban, Alun-alun Ngawi.

Nah, jauh sebelum debat publik dan sosialisasi Pilgub Jatim 2018 itu digelar, ada baiknya kalian warga Jawa Timur untuk mengenal dan memahami kembali kedua pasangan calon serta program-program unggulannya. Yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Pasangan Nomor Urut 1: Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak

Calon Gubernur: Khofifah Indar Parawansa
Usia: 52 tahun
Jabatan terakhir: Menteri Sosial

Calon Wakil Gubernur: Emil Dardak
Usia: 33 tahun
Jabatan saat ini: Bupati Trenggalek

Di Pilgub Jatim 2018, pasangan Khofifah-Emil diusung enam partai politik dengan total 42 kursi di DPRD Jawa Timur, melebihi syarat minimum (20 kursi). Keenam partai pengusung itu adalah Demokrat (13 kursi), Golkar (11 kursi), PAN (7 kursi), PPP (5 kursi), Nasdem (4 kursi), dan Hanura (2 kursi).

Program Unggulan:

Pasangan Khofifah-Emil memiliki program unggulan bernama Nawa Bhakti Satya yang terdiri dari 9 bhakti atau program kerja.

Bhakti 1 adalah Jatim Sejahtera yang orientasinya untuk pengentasan kemiskinan menuju keadilan dan kesejahteraan sosial.

Bhakti 2 yakni Jatim Kerja. Fokusnya ada pada "Millinnial Job Center" dengan cara memberikan job training, pendidikan vokasi, membantu start-up usaha, membantu promosi bagi usahawan muda, dan membantu pembiayaan pada tahap awal usaha.

Bhakti 3 adalah Jatim Cerdas dan Sehat dengan fokus pada pendidikan dan kesehatan gratis berkualitas.

Bhakti 4 adalah Jatim Akses, yang diperioritaskan untuk membangun infrastruktur dalam kerangka pengembangan wilayah terpadu, dan keadilan akses bagi masyarakat pesisir dan desa terluar.

Bhakti 5 adalah Jatim Berkah, dilakukan dengan cara memberi tunjangan kehormatan kepada imam masjid di kampung, pesisir dan pulau terluar.

Bhakti 6 yaitu Jatim Agro, diprioritaskan untuk memajukan sektor pertanian, peternakan, perikanan darat dan laut, kehutanan, perkebunan untuk mewujudkan kesejahteraan petani dan nelayan.

Bhakti 7 adalah Jatim Berdaya, yang diprioritaskan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dengan berbasis UMKM, koperasi, dan mendorong pemberdayaan pemerintahan desa.

Bhakti 8 yakni Jatim Amanah dengan tujuan menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, efektif dan anti korupsi.

Bhakti 9 adalah Jatim Harmoni dimaksudkan untuk menjaga harmoni sosial dan alam dengan melestarikan kebudayaan dan lingkungan hidup.

Pasangan Nomor Urut 2: Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno

Calon Gubernur: Saifullah Yusuf (Gus Ipul)
Usia: 53 tahun
Jabatan saat ini: Wakil Gubernur Jawa Timur

Calon Wakil Gubernur: Puti Guntur Soekarno
Usia: 46 tahun
Jabatan saat ini: Anggota Komisi X DPR RI

Pasangan ini diusung Gerindra, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Rincian total kursi untuk pasangan yang akrab dipanggil Gus Ipul-Puti tersebut adalah PKB (20 kursi), PDIP (19 kursi), dan Gerindra (13 kursi) dan PKS (6 kursi). Total secara kesuluruhan dukungan sebanyak 58 kursi.

Program Unggulan:

Pasangan Gus Ipul-Puti punya delapan program unggulan yang masing-masing memiliki nama yang unik. Apa saja itu? Yuk simak penjelasan di bawah.

PKH (Program Keluarga Harapan) Super.
PKH Super diciptakan untuk melengkapi Program Keluarga Harapan (PKH) yang dikembangkan Presiden Jokowi. Kata super dibubuhkan demi memberi tambahan layanan seperti pemberian modal usaha untuk perempuan miskin melalui Jalin Matra Plus, pemenuhan gizi untuk masyarakat miskin dan Kartu Jatim Sehat bagi keluarga yang belum terlindungi jaminan kesehatan nasional.

Mas Metal (Masyarakat Melek Digital)
Program ini merupakan komitmen Gus Ipul-Mbak Puti untuk melahirkan inovasi-inovasi digital di berbagai bidang. Antara lain pertanian, kelautan, pendidikan, dakwah, kesehatan, perdagangan, dan industri. Caranya dengan memperluas jaringan internet di Jawa Timur, memperluas literasi digital di masyarakat, hingga meningkatkan partisipasi publik untuk pengawasan tata kelola pemerintahan bersih dan transparan berbasis digital.

Seribu Dewi (Seribu Desa Wisata);
Program ini diluncurkan untuk memperkuat pariwisata dan mendorong terciptanya ratusan ribu lapangan pekerjaan baru. Pasangan Gus Ipul-Mbak Puti berkomitmen untuk menciptakan 1.000 desa wisata baru berbasis budaya, alam, religi, agro dan maritim.

Dik Dilan (Pendidikan Digratiskan Berkelanjutan)
Program ini berupaya mengembalikan pendidikan gratis SMA/SMK yang oleh UU 23 Tahun 2014 kewenangannya diberikan kepada pemerintah provinsi dengan alokasi dana mencapai Rp 1,4 triliun.

Satria Madura (Satu Triliun untuk Madura)
Kucuran anggaran Rp 1 triliun itu, menurut Saifullah, harus dilakukan Pemprov Jatim karena Madura memerlukan sentuhan khusus pembangunan. Apalagi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Madura sampai saat ini masih rendah. Untuk menyelaraskan progam Satria Madura nantinya Gus Ipul akan melakukan kerja sama dengan bupati se-Madura.

Desa Cemara (Desa Cerdas Maju Sejahtera)
Program ini berangkat dari berbagai persoalan pelayanan publik yang berhubungan dengan urusan administrasi. Nantinya, program ini bakal membawa pelayanan teknologi ke desa-desa. Sehingga, tujuan utamanya memastikan segenap aspek dan jenis pelayanan bisa dilakukan dari tingkat desa.

Tebar Jala (Pusat Ekonomi Baru Jalur Selatan)
Program ini bertujuan untuk mendongkrak perekonomian di wilayah selatan Jawa Timur.  Program yang ditawarkan dalam hal ini adalah pembangunan tol jalur lintas pantai selatan Jawa Timur.

Sebagaimana diketahui, jalur lintas pantai selatan Jawa Timur yang diprogramkan pemerintah pusat masih proses pengerjaan. Untuk Jatim sendiri, jalur tersebut menghubungkan 8 kabupaten mulai dari Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember hingga Banyuwangi.

Madin Plus Berkelanjutan
Madin plus berkelanjutan bentuk programnya seperti insentif guru Madin yang lebih besar dari sebelumnya, serta bantuan sarana prasarana yang diberikan berbasis jumlah siswa yang dilayani.

Share: Mengenal Lebih Dekat 2 Paslon Pilgub Jatim 2018 dan Program Unggulannya