Covid-19

Satgas Pastikan Tiga WNA China Probable Dinyatakan Negatif Omicron

OlehRizal

featured image
Antara

Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulawesi Utara (Sulut) memastikan tiga warga negara asing asal China yang sebelumnya terindikasi Omicron, dinyatakan negatif.

"Hal ini berdasarkan hasil zoom meeting dengan Puslitbangkes Kemenkes RI," ujar Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut, dr Steaven Dandel MPH, di Manado, Senin (20/12/2021) dikutip dari Antara.

Hasil PCR: Hasil konfirmasi polymerase chain reaction (PCR) menunjukkan S gene target failure (SGTF) dan Whole Genomic Sequencing (WGS) dari ketiga kasus probable Omicron di Sulut adalah negatif.

Keluarnya hasil ini, katanya, berarti menggugurkan status probable Omicron dari ketiga WNA dimaksud.

"Proses penyelesaian isolasi bagi yang bersangkutan termasuk karantina dari kontak erat mereka akan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan," kata Steaven.

Masuk dari Bandara: Sebelumnya, tiga WNA yang masuk melalui pintu Bandara Sam Ratulangi terindikasi ke arah varian Omicron.

Sesuai dengan peringatan dari WHO tanggal 22 November 2021 ada varian of concern yang harus diwaspadai yakni Omicron, satgas melakukan perubahan prosedur kekarantinaan dan penapisan bagi pelaku perjalanan internasional yang masuk Sulut.

"Bandara Sam Ratulangi adalah satu bandara dari beberapa bandara yang diizinkan pemerintah pusat untuk pelaku perjalanan internasional. Kita melakukan PCR dan antigen," ujarnya.

Reagen khusus: Selama sepekan terakhir, ada enam pelaku perjalanan internasional berasal dari China positif COVID-19 yang kemudian diperiksa lanjutan ke BTKL-PP Mapanget menggunakan reagen khusus yang didatangkan Kemenkes.

Reagen ini, menurut dia, bisa mendeteksi gen-S yang ada di Sarscov-2 yang bisa mengindikasikan sampel orang yang positif tersebut probabilitasnya kepada Omicron cukup kuat.

Baru di Wisma Atlet: Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi yang juga Koordinator PPKM Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kasus pasien yang terinfeksi Omicron hingga saat ini hanya ada di satu tempat, yakni di Wisma Atlet Jakarta.

"Omicron baru ada di Wisma Atlet. Kita shield Wisma Atlet. Kita hanya satu tempat yang ada Omicron, yaitu di Wisma Atlet," kata Luhut, dikutip dari Antara.


Baca Juga:

Share: Satgas Pastikan Tiga WNA China Probable Dinyatakan Negatif Omicron