Internasional

Tornado Dahsyat Serang AS, Korban Jiwa Lebih dari 80 Orang

Irfan Muhammad– Asumsi.co

featured image
Pixabay

Badai tornado dahsyat mengempas di bagian tengah dan selatan Amerika Serikat pada Jumat malam dan Sabtu pagi kemarin. Tornado ini meruntuhkan bangunan menjadi puing-puing dan merenggut sejumlah nyawa. Para pejabat khawatir jumlah korban tewas bisa melebihi 80 jiwa.

Mengutip CNN, di Kentucky saja, gubernur negara bagian itu mengatakan lebih dari 70 orang bisa saja tewas akibat tornado itu. Ia bahkan menyebut badai kemarin merupakan salah satu malam terberat dalam sejarah Kentucky.

Dilaporkan kerusakan yang paling signifikan menimpa pabrik lilin di Kentucky, gudang Amazon di Illinois barat, dan panti jompo di Arkansas. Selain itu lebih dari 30 tornado telah dilaporkan terjadi pada setidaknya enam negara bagian, termasuk Missouri, Tennessee dan Mississippi.

"Saya cukup yakin bahwa jumlah (tewas di Kentucky) utara 70 jiwa atau mungkin, bahkan melebihi 100 sebelum hari ini selesai," kata Gubernur Kentucky, Andy Beshear.

"Tingkat kehancurannya tidak seperti apa pun yang pernah saya lihat," Beshear menambahkan.

Hancur

Salah satu area yang paling hancur adalah kota Mayfield di Kentucky barat daya, di mana tornado menghantam pabrik lilin Produk Konsumen Mayfield Jumat malam ketika orang-orang sedang bekerja. Sekitar 110 orang berada di dalam saat kejadian berlangsung dan dikhawatirkan mereka tak mampu menyelamatkan diri.

"Setidaknya ada 15 kaki logam dengan mobil di atasnya, barel bahan kimia korosif yang ada di sana. Akan menjadi keajaiban jika ada orang lain yang ditemukan hidup di dalamnya," kata dia.

Gubernur mengatakan dia juga mengunjungi Dawson Springs, kampung halaman ayahnya, dengan populasi sekitar 2.700 di mana dia berkata, mereka akan kehilangan banyak orang.

"Satu blok dari rumah kakek-nenek saya, tidak ada rumah yang berdiri dan kami tidak tahu di mana semua orang itu," kata Beshear.

Mencekam

Di antara warga yang selamat adalah Kyanna Parsons-Perez. Ia mengatakan para pekerja telah dibawa ke tempat aman sebelum badai menerjang. Namun tetap saja malam itu sangat mencekam.

“Telinga saya mulai pecah. Dan itu seperti bangunan, kami semua hanya bergoyang-goyang, dan kemudian meledak – semuanya jatuh pada kami,” Kyanna Parsons-Perez mengatakan kepada Boris Sanchez dari CNN.

Perez bahkan sempat terjepit oleh puing-puing dengan orang lain. Ia lalu menggunakan teleponnya untuk disiarkan di Facebook Live, dan menelepon 911, ibunya dan kerabat rekan kerja lainnya. Dia tahu penyelamat ada di sekitar ketika dia bisa merasakan tekanan karena mereka berjalan di atas puing-puing.

"Saya berteriak seperti, 'Pak, bisakah Anda mengangkat ini agar saya bisa menggerakkan kaki saya?' Dia berkata, 'Bu, ada sekitar 5 kaki puing-puing di atas Anda,'" katanya. Tim penyelamat akhirnya menariknya dan yang lainnya keluar.

Jumlah korban tewas resmi Kentucky belum dirilis. Sementara kematian yang telah dilaporkan adalah di Arkansas (dua korban jiwa), Tennessee (empat korban jiwa), Illinois (enam korban jiwa) dan Missouri (dua korban jiwa).

Garda Nasional dan personel negara bagian Kentucky lainnya dikerahkan ke daerah-daerah yang terkena dampak parah untuk pencarian "dari rumah ke rumah" dan pemindahan puing-puing, kata Beshear kepada CNN.

"Saya ingin berterima kasih kepada setiap karyawan manajemen darurat lokal, petugas polisi, petugas pemadam kebakaran dan responden pertama. Ini telah menjadi salah satu malam terberat dalam sejarah Kentucky. Sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata," katanya

Beshear menambahkan: "Ingat, setiap nyawa yang hilang ini adalah anak-anak Tuhan, tak tergantikan bagi keluarga dan komunitas mereka. Tapi kami akan berhasil melewati ini. Kami akan membangun kembali. Kami adalah orang-orang yang kuat dan tangguh -- dan kami akan berada di sana setiap langkah. jalan. Ini adalah salah satu negara bagian yang berdiri kokoh," ucap dia seraya menyatakan keadaan darurat.

Kunjungan Biden

Presiden Joe Biden mengatakan bahwa dia telah memantau situasi dengan cermat dan telah menelepon gubernur negara bagian yang terkena dampak parah oleh salah satu wabah tornado terbesar dalam sejarah Amerika.

"Saya ingin menekankan apa yang saya katakan kepada semua gubernur, pemerintah federal akan melakukan segalanya, semua yang dapat dilakukan untuk membantu," katanya, seraya menambahkan bahwa dia akan mengerahkan Garda Nasional ke negara bagian yang dianggap perlu.

Biden mengatakan kepada wartawan bahwa dia berencana untuk melakukan perjalanan ke wilayah tersebut untuk mensurvei kerusakan akibat badai ketika keadaan memungkinkan tetapi tidak ingin menghalangi.

"Ketika seorang presiden muncul, dia muncul dengan banyak sekali personel, banyak sekali kendaraan, sangat banyak. Kita bisa menghalangi, secara tidak sengaja. Jadi, saya bekerja dengan gubernur Kentucky dan orang lain yang mungkin ingin saya berada di sana, saya memastikan bahwa kami adalah nilai tambah pada saat itu, dan kami tidak akan menghalangi penyelamatan dan pemulihan, tetapi saya berencana untuk pergi," kata dia.

Biden pun menyampaikan rasa prihatinnya atas kejadian tersebut. Namun, ia minta smeua pihak segera fokus untuk menangani masalah ini. Gedung Putih kemudian mengatakan Biden telah menyetujui deklarasi darurat federal untuk Kentucky.

Baca Juga

Share: Tornado Dahsyat Serang AS, Korban Jiwa Lebih dari 80 Orang