Olahraga

Terkait Pelanggaran HAM, Empat Negara Boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing

Irfan Muhammad– Asumsi.co

featured image
olympics.com

Empat negara yakni Inggris, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia resmi mengambil sikap boikot terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing. Inggris menjadi negara terakhir yang bergabung. Hal ini menuai teguran keras dari China yang mengatakan Perdana Menteri Boris Johnson berusaha untuk menodai Olimpiade.

Sebelumnya, Gedung Putih lebih dulu mengumumkan bahwa pejabat pemerintah AS akan memboikot Olimpiade Musim Dingin mendatang di Beijing atas kekejaman hak asasi manusia China pada etnis Uyghur di Xinjiang.

Bukan Alat Manipulasi Politik: China mengklaim Olimpiade Musim Dingin Beijing adalah pertemuan atlet Olimpiade dan pecinta olahraga musim dingin di seluruh dunia, bukan alat manipulasi politik untuk negara mana pun.

"Mempermasalahkan kehadiran pejabat pemerintah di Olimpiade Musim Dingin Beijing pada dasarnya adalah kampanye pencemaran nama baik politik," kata juru bicara kedutaan China dikutip dari Reuters.

Peringatan dari China: China memperingatkan Amerika Serikat akan "membayar harga" untuk boikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing atas masalah hak asasi manusia.

"Upaya AS untuk mengganggu Olimpiade Musim Dingin Beijing karena prasangka ideologis, berdasarkan kebohongan dan rumor, hanya akan mengungkap niat jahatnya,"  kata juru bicara kementerian luar negeri China, Zhao Lijian.

"Olimpiade Musim Dingin bukanlah panggung untuk pertunjukan politik dan manipulasi politik," tambahnya, seraya mengatakan AS telah mengganggu dan merusak Olimpiade Musim Dingin Beijing.

Namun langkah Washington disambut secara luas oleh kelompok hak asasi dan politisi di AS, di mana Presiden Joe Biden berada di bawah tekanan untuk berbicara menentang pelanggaran hak asasi China.

Takkan Kirim Perwakilan Diplomatik: Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan pemerintah tidak akan mengirim perwakilan diplomatik atau resmi ke Olimpiade mengingat "genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan China yang sedang berlangsung di Xinjiang dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya."

Mengirim perwakilan resmi akan menandakan bahwa Olimpiade berjalan seperti biasa, kata Psaki.  "Dan kita tidak bisa melakukan itu." 

"Para atlet di Tim USA mendapat dukungan penuh kami. Kami akan mendukung mereka 100 persen saat kami menyemangati mereka dari rumah," tambahnya.

Baca Juga

Share: Terkait Pelanggaran HAM, Empat Negara Boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing