Isu Terkini

Massa BEM SI Gelar Aksi Tolak Putusan MK soal Batas Usia Capres/Cawapres

Yopi Makdori — Asumsi.co

featured image
Demo BEM SI

Ratusan mahasiswa yang tergabung ke dalam Aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar unjuk rasa di sekitaran Patung Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat pada Jumat (20/10/2023) jelang petang. Aksi unjuk rasa itu wujud protes atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Melalui akun Instagram resmi BEM SI, tampak massa telah memadati lokasi aksi. Mereka tampak mengenakan jaket almamater dari sejumlah perguruan tinggi. Di sana, massa aksi juga menerikkan revolusi.

“Hari ini Indonesia tidak sedang baik-baik saja,” seru orator aksi.

Adapun berikut tuntutan dari para demonstran:

1. Wujudkan Pendidikan yang Demokratis dan Ilmiah
2. Tegakkan Reformasi Hukum
3. Berantas KKN
4. Tolak DwiFungsi TNI/Polri
5. Tingkatkan Aksesibilitas dan Equitas Layanan Kesehatan
6. Usut Tuntas Kekerasan Aparat
7. Usut Tuntas Konflik di Daerah PSN
8. Wujudkan Pemilu yang Adil dan Bersih
9. Putihkan Noktah Hitam Lingkungan
10. Usut Tuntas Berbagai Pelanggaran HAM Berat
11. Wujudkan pemerataan pembangunan dan pembangunan berdasar HAM
12. Perbaiki sistem pertanian di Indonesia
13. Tinjau ulang sistem perekonomian Indonesia.

Diketahui, hari sebelumnya, Kamis (19/10/2023) BEM Nusantara juga menggelar unjuk rasa di lokasi yang sama dengan tuntutan semisal.

Koordinator Pusat BEM Nusantara Ahmad Supardi menilai integritas dan independensi MK sudah mati di era Jokowi setelah adanya putusan sidang dalam gugatan Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“MK lembaga independen yang seharusnya tegak lurus bersama rakyat, mengakomodasi kepentingan rakyat, ini dijadikan alat politik untuk memuluskan jalan politik pihak tertentu. Jadi, itu-itu saja yang berkuasa,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Ardi ini menyatakan seharusnya MK independen dan menjaga integritasnya dalam setiap putusan yang diambil.

“Kami menyatakan bahwa seharusnya MK lembaga yang independen dan tidak boleh diintervensi oleh pihak mana pun. Artinya, MK harus bersikap rasional, mandiri, independen, dan transparan kepada publik,” katanya.

Ardi mengatakan demonstrasi hari ini sebagai respons cepat pihaknya menanggapi isu yang berkembang di masyarakat.

“Kami melakukan langkah demonstrasi hari ini untuk memantik mahasiswa agar cepat merespons ini lho dari kami, mahasiswa,” katanya.

Diketahui, ada sekitar 200 mahasiswa yang bergerak untuk ikut dalam demonstrasi tersebut.

Share: Massa BEM SI Gelar Aksi Tolak Putusan MK soal Batas Usia Capres/Cawapres