Isu Terkini

Hari Ini Jokowi Tinjau Posko Korban Erupsi Semeru

OlehRizal

featured image
ANTARA

Presiden Joko Widodo berencana meninjau langsung korban awan panas guguran Gunung Semeru di kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Selasa (7/12/2021)

Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono di Jakarta, Senin (6/12/2021). Presiden berangkat dari Halim Perdanakusumah pada pagi hari, dan selama sehari akan di lokasi kabupaten Lumajang dan sekitarnya.

Bakal kunjungi titik mana saja: Presiden Jokowi rencananya meninjau sejumlah titik, antara lain posko-posko yang didirikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Gubernur Jawa Timur, TNI dan Polri.

"Serta tentunya dapur umum yang telah disiapkan oleh menteri sosial dan mungkin juga karena jaraknya tidak terlalu jauh dari posko-posko itu ada rumah sakit di mana saat ini sedang ada 2 atau 3 korban terkena awan panas," ungkap Heru.

Presiden Jokowi juga dijadwalkan untuk memberikan bantuan langsung kepada para korban awan panas guguran Semeru.

Update terkini: Gunung Semeru yang terletak di dua kabupaten di Jawa Timur yaitu kabupaten Malang dan Lumajang mengalami letusan pada 4 Desember 2021 sekitar pukul 15.00 WIB. Gunung itu mengeluarkan lava pijar, suara gemuruh serta asap pekat berwarna abu-abu.

Berdasarkan data BNPN pada Minggu (5/12/2021), ada 14 orang meninggal dunia pasca letusan Gunung Semeru dengan rincian 11 orang meninggal dunia di Kecamatan Pronojiwo dan tiga orang meninggal dunia di Kecamatan Candipuro.

Sementara ada 35 orang korban luka berat yang saat ini dirawat di rumah sakit dan puskesmas yaitu 8 orang di RS dr. Haryoto, 16 orang di RSUD Pasirian, 3 orang di RS Bhayangkara dan 8 orang di Puskesmas Penanggal. Masih ada 21 orang mengalami luka lainnya sehingga total keseluruhan korban luka sebanyak 56 orang.

Status Tanggap Darurat: Bupati Kabupaten Lumajang menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru selama 30 hari sejak 4 Desember 2021 sampai 3 Januari 2022.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang melaporkan sebanyak 5.205 jiwa terdampak sebaran awan panas sejak Sabtu (4/12/2021) dan ada 1.300 orang mengungsi.


Baca Juga:

Share: Hari Ini Jokowi Tinjau Posko Korban Erupsi Semeru