Isu Terkini

Saat Saudi Larang Siswi Pakai Abaya ketika Ujian Sekolah

Yopi Makdori — Asumsi.co

featured image
Ilustrasi sekolah

Otoritas Kerajaan Arab Saudi melarang pemakaian hijab atau abaya bagi para siswa selama menjalani ujian. Hijab atau abaya mengacu pada baju kurung lapang yang dapat menutup kepala, muka, dan dada.

Larangan: Melansir Keralakaumudi, Komisi Evaluasi Pendidikan dan Pelatihan Saudi telah menginstruksikan bahwa para siswi yang mengikuti ujian harus mengenakan seragam sekolah, bukan hijab.

Hijab sebelumnya diwajibkan secara hukum di Arab Saudi, tetapi pada tahun 2018 menjadi tidak wajib. Bahkan kerajaan itu telah merilis aturan untuk tidak mewajibkan turus mengenakan busana muslim ke tanah Saudi.

Harus sopan: Kementerian Pendidikan mengatakan, kendati dilarang mengenakan abaya, mereka tetap dituntut untuk menggunakan pakaian yang sesuai kesopanan.

Melansir 5 Pillars UK, perkembangan terbaru ini merupakan bagian dari serangkaian reformasi sejalan dengan visi negara 2030 yang menurut Riyadh mempromosikan perempuan sebagai bagian penting dari kekuatan Kerajaan.

Menurut pejabat Saudi, visi Kerajaan bertujuan untuk mengembangkan bakat perempuan. Serta menginvestasikan energi mereka, dan memberi mereka peluang yang tepat untuk membangun masa depan mereka, dan berkontribusi pada pengembangan masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir lebih banyak perempuan Saudi telah diangkat ke posisi puncak. Perempuan juga telah diizinkan untuk menggunakan layanan pemerintah tanpa persetujuan wali laki-laki, izin untuk pusat kebugaran perempuan telah diberikan, dan perempuan telah dapat memperoleh surat izin mengemudi.

Baca Juga:

Ketamine Digadang-gadang jadi Obat Mujarab untuk Pecandu Alkohol

Arab Saudi Libur Nasional, Rayakan Kemenangan atas Argentina di Piala Dunia

Jokowi Diganjar Penghargaan Imam Hasan bin Ali dari Uni Emirat Arab

Share: Saat Saudi Larang Siswi Pakai Abaya ketika Ujian Sekolah