Internasional

Inflasi Argentina Bisa Capai 95%

Manda Firmansyah — Asumsi.co

featured image
Ilustrasi

Inflasi di Argentina semakin mencemaskan. Saat ini, Argentina berjuang mengatasi krisis ekonomi berkepanjangan yang ditandai dengan melonjaknya harga. 

Berdasarkan laporan jejak pendapat bulanan yang diterbitkan oleh Bank Sentral Republik Argentina (BCRA), pada Jumat (9/9/2022), para ekonom menaikkan perkiraan inflasi di Argentina menjadi 95%. 

Perkiraan inflasi: Perkiraan terbaru untuk lonjakan harga konsumen adalah 4,8 poin persentase, lebih tinggi dari perkiraan bulan sebelumnya. Analis saat itu memperkirakan, bahwa inflasi Argentina naik 6,5% pada bulan Agustus 2022. Tingkat inflasi tahunan diperkirakan akan mencapai 84% pada 2023 dan turun menjadi 63% pada tahun 2024. 

Dilansir dari Reuters, para analis yang dikonsultasikan oleh bank sentral menaikkan proyeksi mereka untuk pertumbuhan ekonomi Argentina tahun ini menjadi 3,6%, naik hampir 0,2 poin persentase dibandingkan dengan jajak pendapat bulan lalu. 

Dampak perang Ukraina-Rusia: Ekonomi Argentina telah lama menderita inflasi tinggi, yang diperparah oleh efek perang antara Ukraina dan Rusia. 

Peserta jajak pendapat juga memperkirakan rata-rata nilai tukar resmi di Argentina pada bulan Desember 2022 mencapai 170,11 peso per USD. Meskipun, pedagang Argentina semakin beralih ke valuta asing pasar gelap.

Aksi unjuk rasa: Sebelumnya, ribuan warga Argentina melakukan protes di pusat kota Buenos Aires untuk menuntut kenaikan gaji dan tunjangan pengangguran yang terpukul akibat lonjakan inflasi pada Kamis (18/8/2022). Peserta unjuk rasa memukul genderang dan mengibarkan bendera serikat pekerja.

Baca Juga:

Buruh: Harga Kontrakan Naik, BLT Tak Ada Manfaatnya 

Jokowi Berniat Beli Minyak Mentah Rusia 

Jokowi: Butuh Pemikiran Abu Nawas untuk Hadapi Krisis Ekonomi

Share: Inflasi Argentina Bisa Capai 95%