featured

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Isu Terkini

15 Sep 2021

Nadiem Perintahkan Sekolah di Wilayah PPKM Level 1-3 Segera Gelar PTM

Ricardo

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbhdristek) Nadiem Makarim meminta kepada seluruh sekolah yang berada dalam zona PPKM Level 1 dan 3 untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). 

Tak perlu tunggu vaksinasi lengkap

Nadiem menegaskan setiap sekolah tidak harus menunggu anak murid serta tenaga pengajarnya untuk divaksin. Berdasarkan data yang ada, dia berkata sejauh ini murid dan guru-guru yang telah divaksin mencapai 60 persen

"Semua (sekolah di wilayah PPKM) level 1 sampai 3 boleh tatap muka sekarang juga," kata Nadiem seperti dikutip dari Antara, Selasa (15/9/2021). 

Nadiem melanjutkan, target vaksinasi bukan menjadi tolok ukur utama dalam upaya menggelar PTM. Sehingga, sekolah yang murid dan gurunya sudah lengkap melaksanakan vaksinasi hingga dosis kedua wajib melaksanakan PTM. Keputusan PTM juga perlu persetujuan wali murid. 

"Dan orang tua tidak boleh dipaksa. Keputusan terakhir itu ada di orang tua. Kalau orang tua maunya pembelajaran jarak jauh (PJJ) silakan," kata dia.

SKB 4 Menteri

Nadiem menjelaskan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 memberikan keleluasaan bagi daerah terkait teknis pelaksanaan PTM.

SKB 4 Menteri hanya mengatur batasan jumlah siswa di ruang kelas yakni 18 anak untuk SD, SMP, SMA, dan lima anak untuk PAUD. Kemudian kewajiban penerapan prokes, meniadakan aktivitas kantin serta kegiatan ekstrakurikuler untuk sementara.

"Sama sekali tidak ada isi atau muatan yang berhubungan dengan berapa hari dalam seminggu boleh sekolah atau berapa jam diperbolehkan sekolah," ujar dia.

Selain itu, Nadiem juga menyerahkan kewenangan pemanfaatan dana BOS kepada pihak sekolah masing-masing untuk keperluan kegiatan PTM.

"Kami bebaskan untuk semua persiapan tatap muka. Jadi harapan kami baik pemda maupun kepala dinas benar-benar ada konsiderasi (pertimbangan) juga terutama untuk sekolah-sekolah swasta yang sekarang sangat terpukul secara ekonomi," kata Nadiem

Hidupkan kembali ruh pendidikan

Nadiem berharap para guru dan seluruh fungsionaris sekolah mulai dari SD hingga perguruan tinggi agar mampu mengembalikan ruh pendidikan yang hilang selama pandemi Covid-19. 

"Kembalikan ruh pendidikan kita yang bisa dibilang hilang selama pembelajaran jarak jauh (PJJ)," kata Nadiem.

Dengan pelaksanaan PTM maka persoalan proses belajar mengajar jarak jauh selama pandemi dapat teratasi. Karena murid dan guru dapat memulai belajar mengajar di sekolah secara offline. Sehingga pembentukan karakter disiplin dan cerdad terharap anak didik harus digenjot lebih kuat. 

"Motivasi anak-anak kita, karakter anak-anak kita harus kembali pada disiplin, pada senang bertemu teman," ujar mantan bos Gojek ini.

Jaminan keamanan dan kesehatan

Nadiem menjelaskan saat ini pihaknya tengah fokus terhadap jaminan keamanan dan kesehatan selama pelaksanaan PTM dilakukan. Dia juga memastikan masa depan anak-anak Indonesia dapat terjamin dan lebih baik di masa yang akan datang 

"Fokus utama Kemendikbudristek sekarang adalah untuk anak-anak kembali ke sekolah secepat mungkin, tapi seaman mungkin. Kemdikbudristek terus berupaya membela hak anak-anak Indonesia untuk kembali ke sekolah agar masa depan mereka lebih cerah," tutur Nadiem.

Nadiem menambahkan pihak orang tua dan juga sekolah harus menjadi satgas agar tetap memastikan semua unsur yang terlibat PTM itu menaati protokol kesehatan selama pelaksanaannya.

"Komite sekolah dan orang tua ini perannya luar biasa pentingnya. Mereka harus menjadi satgas di dalam sekolah untuk memastikan disiplin (prokes), karena sekolah bisa ditutup lagi kalau nanti ada klaster," tutup Nadiem. 

Share: Nadiem Perintahkan Sekolah di Wilayah PPKM Level 1-3 Segera Gelar PTM