Isu Terkini

Kompolnas Tegaskan Sebagai Mitra Polri, Bukan Jubir

Joko Panji Sasongko — Asumsi.co

featured image
ANTARA/HO-Kompolnas

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Mohammad
Dawam menegaskan bahwa pihaknya bukan juru bicara Polri, melainkan mitra kelembagaan
untuk memberi dampak pada perbaikan kemandirian dan profesionalitas Polri ke
depan.

“Intinya, Kompolnas sejatinya bukan sebagai juru bicara
Polri sebab Polri sudah memiliki juru bicara, yakni Divisi Humas Mabes Polri
yang sekarang dikepalai Bapak Dedi,” kata Mohammad Dawam seperti dilansir
Antara.

Pernyataan tersebut dia sampaikan menanggapi atas ucapan
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid yang mengatakan
bahwa Kompolnas menjadi perpanjangan tangan Polri dalam kasus dugaan pembunuhan
Brigadir J.

Apa yang disampaikan publik kepada Kompolnas, kata Dawam,
adalah bagian dari kritik konstruktif masyarakat kepada penyelenggara negara.
Oleh karena itu, hal demikian harus dipahami secara positif.

“Sebagai salah satu anggota Kompolnas, saya, Mohammad
Dawam, memandang perlu untuk menyampaikan kepada publik bahwa Kompolnas juga
telah banyak memberikan masukan dan surat rekomendasi sesuai dengan
kewenangannya, kemudian menyampaikan langsung secara internal kelembagaan
melalui Bapak Kapolri,” ucap Dawam.

Dikatakan pula bahwa sudah banyak saran Kompolnas yang telah
ditindaklanjuti dengan baik, salah satunya dalam konteks kasus ini adalah saran
Kompolnas kepada Polri terkait dengan pemakaman kembali almarhum Brigadir J
secara kedinasan.

Bahkan, kata dia, saran-saran Kompolnas kepada Polri dalam
peristiwa lainnya juga sudah berjalan dengan baik. Di sisi lain, Kompolnas
memang sedang membangun hubungan tata kerja kelembagaan Kompolnas dengan Polri,
salah satu klausul kerja samanya menyebutkan perlu adanya pertukaran dan
pemanfaatan data/informasi baik melalui elektronik maupun nonelektronik.

“Bahkan, bisa melalui lisan yang kemudian
ditindaklanjuti secara tertulis,” ucapnya.

Hubungan sinergi kelembagaan yang sedang dibangun seperti
ini, kata Dawam, memang timbulkan banyak pihak berpersepsi seolah-olah
Kompolnas menjadi perpanjangan tangan Polri.

“Strategi kemitraan kelembagaan kami dengan memberikan
masukan, kritik konstruktif ke internal Polri memang terkadang tidak populer.
Namun, kami meyakini akan memberikan dampak besar pada proses perbaikan
kemandirian dan profesionalitas Polri ke depan,” kata Dawam.

Baca Juga

Share: Kompolnas Tegaskan Sebagai Mitra Polri, Bukan Jubir