Isu Terkini

Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Dituntut 20 Tahun Penjara

Joko Panji Sasongko — Asumsi.co

featured image
ANTARA/M Riezko Bima Elko P/22

Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin
dituntut hukuman pidana penjara 20 tahun terkait kasus dugaan tindak korupsi
pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE)
tahun 2010-2019 dan dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Palembang.

“Menuntut terdakwa Alex Noerdin dengan hukuman pidana
penjara selama 20 tahun dengan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan penjara,”
kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung didampingi Tim JPU Kejaksaan
Tinggi Sumsel dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu
(25/05/2022), dilansir Antara.

Selain itu, JPU mewajibkan terdakwa membayar uang pengganti
masing-masing senilai 3,2 juta dolar AS pada kasus PDPDE Sumsel, dan senilai
Rp4,8 miliar pada kasus dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

“Uang pengganti tersebut harus dibayarkan dengan ketentuan
bila sebulan setelah kasus tersebut berkekuatan tetap (inkrah) belum dibayar,
maka semua aset terdakwa disita, bila nilai aset itu masih kurang diganti
dengan 10 tahun penjara,” kata JPU membacakan amar tuntutan ????di hadapan
majelis hakim yang diketuai hakim Yoserizal itu.

Menurut JPU, hukuman tersebut diberikan sesuai dengan pasal
yang didakwakan kepada terdakwa yang diduga melanggar Pasal 2 Undang-Undang
(UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 KUHP subsider
UU Nomor 31/1999 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kemudian, dakwaan primer Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU
Nomor 31/1990 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-(1) KUHP, subsider Pasal 3 juncto
Pasal 18 UU Nomor 31/1999 juncto Pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHP, pada kasus pembelian
gas bumi oleh BUMD PDPDE Sumsel.

Terdakwa Alex Noerdin yang hadir secara daring pada
persidangan tersebut mengatakan, dirinya melalui penasihat hukum akan
mengajukan nota pembelaan pada persidangan selanjutnya.

“Kepada hakim kami meminta waktu mempersiapkan pembelaan,”
kata dia.

Majelis hakim pun menutup persidangan tersebut dan akan
kembali dilanjutkan pada Kamis (2/6) pekan depan di Pengadilan Negeri
Palembang, dengan agenda mendengarkan pembelaan dari terdakwa.

Pada persidangan sebelumnya, tim JPU menyebutkan mereka
menemukan terjadi penyimpangan yang diduga tidak wajar pada kasus dugaan
korupsi PDPDE Sumsel, sehingga menimbulkan kerugian keuangan negara yang
menurut perhitungan ahli dari Badan Pemeriksa Keuangan RI senilai 30.194.452,72
dolar AS.

Pada saat kasus tersebut terjadi, terdakwa Alex Noerdin
selain menjabat sebagai Gubernur Sumsel juga menjabat sebagai Ketua Dewan
Pengawas PDPDE Sumsel.

Kasus ini, sekaligus turut menjerat tiga terdakwa lainnya
yakni Muddai Madang selaku mantan Direktur PT Dika Karya Lintas Nusa
(perusahaan investor swasta) dan mantan Direktur PT PDPDE Gas, Caca Ica Saleh S
selaku mantan Direktur Utama PDPDE dan mantan Direktur Utama PT PDPDE Gas,
kemudian terdakwa A Yaniarsyah Hasan selaku mantan Direktur PDPDE dan mantan
Direktur PT Dika Karya Lintas Nusantara.

Baca Juga

Share: Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Dituntut 20 Tahun Penjara