Hiburan

Pendiri RENZ Management Buka Suara Aturan Ketat JKT48

Ray– Asumsi.co

featured image
Matt Botsford/ Unsplash

Aturan manajemen grup idol JKT48 yang melarang personelnya berpacaran, mencuri perhatian publik belakangan ini. Hal ini menyusul foto pribadi dua personel JKT48, yakni Zahra Nur Khaula (Ara) dan Yessica Tamara (Chika) bersama pria yang diduga pacar masing-masing, tersebar di dunia maya berpengaruh pada karier keduanya. 

Ara akhirnya dikeluarkan dari JKT48, sedangkan Chika ditangguhkan segala aktivitasnya sebagai member JKT48 sampai dengan akhir Oktober 2021. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh pihak JKT48 Operation Team. Aturan larangan berpacaran bagi seluruh member JKT48 ini pun dikenal dengan sebutan Golden Rules.

Rendy Yusuf, pendiri RENZ Management yang kini menaungi beberapa eks personel JKT48 sebagai talent-nya angkat bicara soal larangan berpacaran oleh pihak manajemen kepada artisnya. Melalui wawancara bersama Asumsi.co, pria jenaka ini juga bercerita soal bagaimana dirinya mengelola talent management secara konsisten, serta rencana ke depan untuk mengekspansinya yang tidak hanya fokus di satu bidang. 

Boleh cerita tentang talent management yang sekarang dikelola?

Talent management sampai sekarang sih masih jalan. Terus kayak untuk rencana ekspansi pasti ada. Ada beberapa plan yang lagi kita godog. Ke depannya kami tetap akan sama berada di talent management, ekspansi kita nambah talent pasti. Biasanya sebatas talent management bikinin konten iya dan kita juga ke depan mau gerak ke musik juga. 

Kita lagi mau bikin lini di musik juga dulu pernah bikin tapi belum works sekarang mau coba lagi sudah siapin studio segala macamnya juga. Soal investor, banyak sebenarnya yang melirik, tapi kita pilih-pilih banget dan sekarang ada satu sih, yang mungkin lebih kayak kerja sama di belakang ya.

Bisa dibilang, Mas Rendy konsisten dan punya rencana matang dalam membangun talent management ya. Oh iya, dengar-dengar ada beberapa eks member grup idol JKT48 yang sekarang dibawah manajemen RENZ. Boleh dikasih tahu siapa saja mereka?

Iya, sekarang ada tiga orang eks JKT48 yang gabung gue. Ada Kandiya (Indy), Aurelmayori (Yori) sama Kalala (Lala). Mereka setelah udah enggak di JKT48 gabung gue.

Apakah sikap atau perilaku mereka berbeda dibanding saat masih di grup idol?

Kalau ngomongin sikap atau perilaku pas awal-awal gabung dan datang ya, enggak mengerti mau gimana atau mau jadi apa gitu di situ. Akhirnya ya, mereka join dan gue yang memikirkan mau jadi kayak gimana nih mereka buat market kita. Gue pun bisa melihat keunikan mereka masing-masing yang kayaknya ini nih, yang bisa ditonjolin. Hanya gue yang bisa melihat keunikan mereka. Apa saja keunikannya? Tungguin aja nanti kehadirannya!

Value atau nilai jual apa yang diasah para eks JKT48 ini saat diorbitkan oleh RENZ management? Mungkin mereka basic-nya kelihatan lebih menonjol di akting nih, misalnya?

Kayak yang sudah gue bilang tadi, mereka enggak tahu mau apa dan enggak ngerti akan gimana nanti di bawah manajemen ini dengan basic mereka sebagai mantal idol grup. Cuma gue menerapkannya gini, kayak orang sekolah aja. Gue sodorin mereka buat coba semua skill talent, mau itu nyanyi, akting, bikin konten, public speaking, semuanya. 

Nah, nanti kelihatan menonjol dan keunikannya masing-masing, baru kita akan fokusin di situ. Gue membebaskan semua talent buat bisa semua bidang, semakin multitalented ya semakin bagus lah, sampai pada di satu titik dimana manajemen dan talent merasa ada satu dua skill yang memang sudah pas sama personanya.

Para talent di manajemen RENZ bergerak di bidang apa saja?

Semua sih. Enggak ada batasan para talent ini mau berkarya dan berkreativitas sesuai dengan kemauan dan passion mereka gitu. Mulai dari konten, musik, presenting, atau akting ya ayo aja. Kalau ngomongin Visi dan Misi, RENZ Entertainment lebih ke how to build your own talent and grow your value to become a better talent.

Belakangan ini kan, ramai soal aturan member JKT48 yang dilarang pacaran dan kehidupan pribadinya dicampuri oleh pihak manajemen, bahkan sampai dikeluarkan dan dibekukan sementara aktivitasnya karena ketahuan pacaran. Menurut Mas Rendy gimana? Apa aturan ini juga diberlakukan buat talent yang ada di RENZ, termasuk eks member JKT48?

Sebenarnya kan, kembali lagi ke dapur manajemen masing-masing dan kita juga enggak pada tahu kan, apa yang ada di kontrak setiap artis dengan pihak manajemennya. 

Kalau gue sih gini (ke talent eks JKT48 yang sekarang bergabung), kalau pacaran itu kan hal personal yang gue enggak mau mengiyakan atau tidak boleh gitu tapi yang jelas tidak membatasi interaksi sosial talent-talent yang ada di sini untuk menjalin relasi dengan siapa saja dan yang pasti yang paling penting bukan soal pacaran atau enggaknya, tapi gimana si talent ini bisa menjaga personality-nya, imejnya oke di mata publik. 

Menurut Mas Rendy, sejauh mana batasan pihak manajemen bisa mencampuri urusan pribadi talent mereka?

Sejauh mana manajemen bisa mencampuri urusan pribadi artisnya ya, sejauh kewenangan dan kapasitas mereka meng-handle si artis ini. Kalau di kontraknya itu si manajemen berkuasa penuh atas semua karier si artisnya ya, mereka punya kuasa penuh buat mencampuri urusan pribadinya. Hal ini juga berlaku kok, di manajemen negara-negara lain kayak di Jepang atau Korsel misalnya. 

Share: Pendiri RENZ Management Buka Suara Aturan Ketat JKT48