Isu Terkini

WNI Sandera Houthi di Yaman Bebas Usai Ditahan 111 Hari

Manda Firmansyah — Asumsi.co

featured image
ANTARA FOTO/REUTERS/Khaled Abdullah/aww/cfo

Seorang anak buah kapal (ABK) Indonesia bernama Surya Hidayat Pratama telah tiba dengan selamat di Jakarta pada Senin (25/4/2022). Ia dibebaskan dari penahanan kelompok Houthi di Yaman selama 111 hari. 

Upaya pembebasan: Selama masa penahanan, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI beserta KBRI Muscat, KBRI Riyadh, dan KBRI Abu Dhabi mengupayakan pembebasan Surya melalui komunikasi dengan berbagai pihak. Kemenlu RI juga terus berkomunikasi dengan keluarga Surya di Makassar. 

Selama masa penahanan oleh kelompok Houthi, Surya disebutkan telah beberapa kali berkomunikasi melalui telepon dengan keluarganya.

Dibebaskan dan dipulangkan: Surya dapat dibebaskan dari penahanan Houthi pada Minggu (24/4/2022). Surya diterbangkan dari Sana’a ke Muscat melalui pertolongan yang diberikan oleh Pemerintah Oman.

Kemudian, pihak KBRI Muscat melakukan pendampingan pemulangan Surya ke Indonesia hingga pria itu tiba dengan selamat di tanah air. Selanjutnya, Surya akan dipulangkan ke daerah asalnya di kota Makassar, Sulawesi Selatan. 

Kemenlu RI mengapresiasi Pemerintah Oman dan seluruh pihak yang turut membantu proses pembebasan dan pemulangan ABK asal Indonesia itu ke tanah air. 

Kronologi: Sebelumnya, kapal Rwabee beserta seluruh awak kapal ditahan kelompok Houthi saat berlayar di perairan Al Hudaidah Yaman, pada Senin (3/1/2022).

Kapal kargo berbendera Uni Emirat Arab (EUA) yang mengangkut peralatan medis dengan tujuan Pelabuhan Jazan, Turki menjadi sasaran pembajakan milisi Al Houti. Seorang awak kapl bernama Surya Hidayat Pratama dikabarkan turut tersandera. 

Baca Juga:

Evakuasi WNI di Ukraina Terhambat Pertempuran 

Kronologi 11 WNI Asal Lampung Terdampar di Turki 

Arab Saudi Eksekusi Mati Dua WNI 

Share: WNI Sandera Houthi di Yaman Bebas Usai Ditahan 111 Hari