Isu Terkini

Jokowi Sebut Mayoritas Fraksi DPR Sepakat Pemindahan Ibu Kota

Muhammad Fadli — Asumsi.co

featured image
ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Rusman/aa.

Mayoritas fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Nusantara, Kalimantan Timur. Hal itu, Presiden Joko Widodo sampaikan dalam pidatonya di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (1/3/2022).

“Ibu Kota Negara baru namanya Nusantara dan itu juga sudah secara politik ketatanegaraan sudah disetujui 8 fraksi dari 9 fraksi di DPR,” kata Jokowi.

Singgung era Soeharto: Jokowi mengatakan pada rezim Presiden Soeharto juga ada rencana pemindahan ibu kota ke Jonggol, Jawa Barat. Namun rencana itu kandasar karena pergolakan 1997-1998.

“Jadi kajiannya sudah lama sekali. Kalau tidak kita eksekusi kajian yang ada ini, ya sampai kapan pun tidak akan terjadi. Memang butuh keberanian, ada resikonya dari situ,” ungkap Jokowi dikutip Antara.

Tak Jawa sentris: Jokowi menegaskan pemindahan ibu kota demi pemerataan pembangunan. Pemilihan wilayah di luar Pulau Jawa pun memiliki alasan.

“Pemerataan itu seperti apa sih? kok dinamakan pemerataan? Karena 58 persen PDB (Produk Domestik Bruto) ekonomi, perputaran uang ekonomi itu 58 persen ada di Jawa, padahal kita memiliki 17.000 pulau,” ungkap Presiden.

Menurut Jokowi selama ini pertumbuhan dan roda ekonomi Indonesia lebih banyak berpusat di Jawa. Hal itu membuat pasar menumpuk di Pulau Jawa. Akibatnya, masyarakat berbondong-bondong pergi ke Jawa khususnya Jakarta.

Namun, kondisi itu bisa berubah dengan pemindahan ibu kota ke Nusantara. Dengan pemindahan itu Jokowi berharap pasar di Indonesia akan terbagi menjadi dua, yakni Jakarta dan Nusantara.

Anggaran: Pemindahan ibu kota ke IKN akan dilakukan dalam 5 tahap. Tahap pertama pada 2023-2025, tahap kedua pada 2024-2029, tahap ketiga pada 2030-2034, tahap keempat pada 2035-2039 dan tahap terakhir pada 2040-2045. 

Menurut Jokowi, total anggaran untuk membangun Nusantara mencapai Rp466 triliun. Jumlah itu akan dipenuhi melalui APBN sebesar Rp89,4 triliun, Rp253,4 triliun dari kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) serta Rp123,2 triliun dari swasta.

Baca Juga:

Share: Jokowi Sebut Mayoritas Fraksi DPR Sepakat Pemindahan Ibu Kota