Internasional

Sempat Dilaporkan Tewas, 13 Tentara Ukraina di Pulau Ular Diduga Masih Hidup

Muhammad Fadli — Asumsi.co

featured image
(REUTERS/Gleb Garanich)

Tentara Ukraina penjaga sebuah pulau kecil bernama Zmiinyi diduga masih hidup usai baku tembak dengan kapal perang Rusia. Dugaan itu muncul setelah Badan Penjaga Perbatasan Ukraina membuat sebuah unggahan di Facebook. Sebelumnya, 13 tentara itu dilaporkan tewas.

“Kami memiliki keyakinan kuat bahwa semua pembela Ukraina di Pulau Zmiinyi (ular) mungkin masih hidup,” tulis Badan Penjaga Perbatasan dikutip dari The Guardian, Senin (28/2/2022).

Badan Penjaga Perbatasan Ukraina mengatakan saat ini pihaknya bersama militer Ukraina sedang mengidentifikasi 13 tentara yang ada di Pulau Ular tersebut..

Viral: Ketiga belas tentara penjaga Pulau Ular melakukan perlawanan saat kapal perang Rusia mendekati pulau pada Kamis (24/2/2022). Perlawanan mereka terekam dan tersebar di media sosial. Bukan gentar, tentara Ukraina membalas peringatan dari kapal perang Rusia dengan makian.

“Ini kapal perang Rusia. Saya minta Anda meletakkan senjata dan menyerah menghindari pertumpahan darah serta korban yang tidak perlu. Jika tidak, Anda akan kami bom,” kata tentara Rusia dalam rekaman suara percakapan via radio.

“Kapal Rusia, pergi saja ke neraka,” kata salah seorang dari tentara Ukraina.

Dilaporkan Tewas: Akibat melawan, tentara Rusia lantas menghujani Pulau Ular dengan peluru. Angkatan Laut Rusia dilaporkan telah membombardir pulau itu dengan senjata dek sebelum mengirim tentara untuk mengambil kendali.

Baku tembak antara kedua pihak juga terekam dalam sebuah video berdurasi pendek. Sementara pihak Ukraina meyakini kata-kata ‘pergi ke neraka’ adalah kalimat terakhir yang diucapkan oleh tentara mereka.

Penghargaan dari presiden: Dalam pidatonya setelah hari pertama invasi Rusia, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, mengumumkan bahwa dia akan secara anumerta memberikan penghargaan Pahlawan Ukraina kepada semua prajurit. 

“Semua penjaga perbatasan tewas secara heroik tetapi tidak menyerah,” kata Zelenskiy dikutip dari The Guardian.

Baca juga: 

Share: Sempat Dilaporkan Tewas, 13 Tentara Ukraina di Pulau Ular Diduga Masih Hidup