Keuangan

Sempat Terlupakan, Ini Empat Cara Menabung Ala Milenial

OlehIlham Anugrah

featured
Unsplash

Sebagian orang merasa kebingungan untuk menabung secara konsisten. Terdengar sepele, gaji bulanan dihabiskan untuk nongkrong dan memburu diskon yang tidak perlu. Sebetulnya ada cara menabung yang sudah ditinggalkan, tapi mudah dilakukan bagi milenial.

Cara menabung ini sempat menjadi favorit bagi milenial dalam menyisihkan uang dan tidak perlu pusing memikirkan berapa persen untuk disetor ke rekening tabungan. Jadi, bisa dibilang tidak menyiksa.

Menurut Tejasari Asad dari Tatadana Consulting, cara menabung ini memang sudah jarang dilakukan oleh banyak orang, bahkan mungkin sudah ditinggalkan. Namun, bagi mereka yang ingin uangnya tidak mudah diambil, cara ini bisa dilakukan.

Apa saja cara menabungnya? Berikut ini empat di antaranya:

1. Menabung di dalam stoples atau wadah kaca transparan

Metode menabung di dalam stoples atau wadah kaca transparan terbukti efektif untuk banyak orang.  Kegunaan dengan metode ini dapat menyugesti seseorang untuk melihat jumlah uang yang mereka tabung setiap hari. Ibaratnya jika uangnya terlihat semakin banyak, apa yang kita impikan untuk membeli barang seperti pakaian, mainan, bisa terkabul.

Jika ingin menyisihkan di dalam stoples ini, sebaiknya di mulai dari pecahan sepuluh ribu atau dua puluh ribu. Jika dihitung, dalam sebulan kita akan mendapatkan Rp600 ribu.

Baca Juga: Atur Keuangan Ketika Sudah Berkeluarga, Harus Bagaimana? | Asumsi

Teja menyarankan agar menabung dengan cara ini konsisten dan tidak boleh diambil sampai tujuan tercapai.

“Memang kelemahannya tergiur untuk diambil, karena kita melihat uang di wadah tersebut semakin banyak, tapi jika untuk memulai belajar menabung tidak masalah,” katanya saat dihubungi Asumsi.co, Minggu (18/7/2021).

2. Celengan

Sebagian orang mungkin sudah tidak menggunakan celengan, tapi menabung dengan cara ini bisa sekalian bernostalgia saat masih sekolah dulu. Caranya sama dengan menabung di dalam wadah, yaitu menyisihkan uang kertas setiap hari.

Namun, karena uangnya tidak dapat terlihat di celengan, kita akan terkejut sendiri. Karena, tidak berasa sudah terkumpul jutaan rupiah.

Bagi yang ingin memulai menabung di celengan, disarankan kan untuk membeli yang besar dan bentuknya unik. Jadi, harus berpikir berkali-kali untuk memecahkannya.

Baca Juga: 4 Cara Mengajari Anak Menabung Sejak Dini | Asumsi

Kelemahan celengan menurut Teja adalah tempatnya yang mudah pecah dan mudah diambil. Sebaiknya, letakkan celengan di tempat khusus agar aman dan terhindar dari pencuri.

3. Sesuai tanggal

Cara menabung selanjutnya adalah dengan metode sesuai tanggal. Cara menabung selanjutnya adalah dengan menggunakan metode tanggalan. Menurut Teja, metode ini sangat disarankan.

"Menabung sesuai tanggal memang sangat disarankan. Setelah habis gajian, kita bisa menyisihkan uang untuk menabung dan ini harus rutin," ujarnya.

4. Arisan

Arisan mungkin sudah jarang kita temui saat sekarang. Biasanya arisan masih banyak di kalangan ibu-ibu dibandingkan milenial. Namun, cara ini perlu juga digiatkan kembali, sebagai menjalin silaturahmi dan memaksa kita untuk konsisten menabung. Di pandemi ini, kita bisa memulai arisan online dengan kawan-kawan yang kita kenal.

Baca Juga: Tips Mengelola Keuangan di Umur 20 | Asumsi

Coba bayangkan, jika kita ikut arisan sebesar Rp500 ribu pe rbulan dengan jumlah orang 20 orang. Berarti dana terkumpul sebesar 10 juta. Lumayan banget, kan.

"Jika terkumpul uang tersebut bisa diinvestasikan, seperti dibelikan emas, atau untuk membeli barang yang kita inginkan,” ujar

Nah, itu dia empat cara menabung yang sempat terlupakan. Meski demikian, Teja menyarankan apabila sudah terbiasa menabung dengan empat cara di atas, sebaiknya ditingkatkan ke investasi atau deposito.

“Memang untuk awalan memulai menabung itu bagus. Namun, sekarang banyak marketplace yang memberikan penawaran investasi atau deposito murah. Ada yang mulai dari seribu rupiah untuk menabung emas, hingga seratus ribu untuk investasi,” katanya.

Ia berharap dengan keempat cara di atas, bisa menjadi inspirasi memulai menabung lagi di masa pandemi ini.

“Semoda bisa menjadi inspirasi untuk menabung di masyarakat selama pandemi,” katanya.

Share: Sempat Terlupakan, Ini Empat Cara Menabung Ala Milenial