Covid-19

Rapid Test Antigen di Bandara Kuala Namu Didaur Ulang

OlehAdmin

featured image
Unsplash/Mika Baumeister

Polisi mengamankan lima petugas Kimia Farma di bandara Kuala Namu, Medan, Sumatra Utara Selasa sore kemarin (27/4) beserta ratusan alat tes yang diduga telah digunakan berulang kali.

Dilansir dari Liputan 6, Polisi melakukan investigasi yang dilanjutkan dengan penggerebekan fasilitas tes rapid antigen PT Kimia Farma di bandara Kuala Namu. Penggerebekan ini dilakukan setelah mendapat laporan bahwa sejumlah calon penumpang pesawat mengeluhkan hasil tes positif yang dianggap tidak akurat.

Seorang anggota polisi kemudian menyamar sebagai calon penumpang dan mendapatkan hasil positif dari tes rapid antigen yang dijalaninya. Setelah melalui perdebatan, tim investigasi polisi memeriksa seluruh peralatan yang berada di fasilitas tersebut dan menemukan bahwa alat-alat yang digunakan telah dicuci dan dikemas kembali untuk digunakan berulang kali.

Pihak Kimia Farma mengeluarkan pernyataan atas nama Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Adil Fadhilah Bulqini kepada media Rabu (28/4) yang mengatakan bahwa tindakan para petugas tersebut, “sangat merugikan perusahaan dan sangat bertentangan dengan Standard Operating Procedure (SOP) perusahaan serta merupakan pelanggaran sangat berat.”

“Apabila terbukti bersalah, maka para oknum petugas layanan Rapid Test tersebut akan kami berikan sanksi yang berat sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Adil.

Sejumlah barang bukti yang disita, termasuk komputer, printer, dan ratusan alat tes baik bekas maupun baru, telah dibawa ke Polda Sumatra Utara untuk diperiksa lebih lanjut.

Share: Rapid Test Antigen di Bandara Kuala Namu Didaur Ulang