Covid-19

Ini 60 Zona Merah Covid-19: Jawa Tengah dan Jawa Barat Paling Banyak

OlehIrfan Muhammad

featured image
Unsplash

Laju penularan Covid-19 yang memburuk dalam beberapa pekan terakhir, membuat penambahan wilayah dengan risiko tinggi atau zona merah, meningkat dua kali lipat. Peningkatan wilayah zona merah ini terhitung singkat, mengingat lima hari ke belakang kabupaten/kota dengan zona merah di Indonesia, baru berada di angka 29 wilayah.

​Berdasarkan situs resmi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Indonesia, peningkatan jumlah zona merah ini sudah terpantau sejak 27 Juni 2021. Jika sebelumnya hanya ada 11 provinsi dengan 29 wilayah kabupaten/kota zona merah, maka kini ada 16 provinsi dengan 60 wilayah kabupaten/kota yang menyandang zona ini.​

Zona tersebut juga merata. Mulai dari Aceh di ujung Pulau Sumatera, seluruh Pulau Jawa, dan Kalimantan. Beberapa provinsi seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat bahkan menambah wilayah dengan zona merah.

​Sementara perbaikan terjadi di Sumatera Barat. Jika sebelumnya Kota Bukittinggi jadi zona merah di provinsi tersebut, seiring adanya penurunan kasus, maka status zonanya jadi berubah ke oranye hingga kuning. Perubahan ini membuat Sumatera Barat keluar dari daftar provinsi dengan zona merah di pekan ini.

Zona Merah Terkini

Secara detail, zona merah di Sumatera terpantau di Aceh Tengah, Aceh; Kota Medan dan Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara; Kota Palembang, Sumatera Selatan; Kota Bengkulu, Bengkulu; Bintan dan Kota Batam, Kepulauan Riau; dan Pringsewu di Lampung.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Bagaimana Investasi dan Ekspor di Indonesia? | Asumsi

Sementara di Jawa, ada Jawa Timur yang memiliki tiga wilayah zona merah. Mulai dari Bondowoso, Kota Madiun, dan Banyuwangi.

Jawa Tengah menjadi wilayah paling banyak masuk zona merah. Yakni Wonogiri, Kudus, Kota Semarang, Kota Pekalongan, Blora, Pati, Kendal, Brebes, Kebumen, Sukoharjo, Grobogan, Temanggung, dan Tegal. Selain itu, ada juga Kota Magelang, Purworejo, Wonosobo, Sragen, Demak, Semarang, Klaten, Jepara, dan Kota Salatiga.

Di Jawa Barat, zona merah menghampar di Kabupaten Bandung, Kota Depok, Cirebon, Kota Bandung, Garut, Bandung Barat, Kuningan, Majalengka, Indramayu, Karawang, dan Kota Cimahi. Sedangkan di DKI Jakarta, zona merah ada di setiap kota dari Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, sampai ke Jakarta Utara.

Adapun di Banten, Tangerang Raya, dan Lebak masuk zona merah. Yogyakarta juga punya lima wilayah zona merah yakni Sleman, Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta.

Sementara di Kalimantan, ada dua wilayah di dua provinsi yang kedapatan zona merah. Yakni Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah, dan Kota Pontianak di Kalimantan Barat.

Baca Juga: Campuran Vaksin Diyakini Bisa Bentuk Antibodi Lebih Tinggi, Apa Alasannya? | Asumsi

Indikator Zona Merah

Berdasarkan informasi di laman Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, risiko daerah ini dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan.​

Ada 10 indikator epidemiologi yang digunakan. Indikatornya antara lain penurunan jumlah kasus positif dan probable pada minggu terakhir, sebesar lebih 50 persen dari puncak. Lalu jumlah kasus aktif pada pekan terakhir kecil atau tidak ada, dan penurunan jumlah meninggal kasus positif pada pekan terakhir sebesar lebih dari 50 persen dari puncak.

Selain itu, ada juga indikator surveilans kesehatan masyarakat, dan indikator pelayanan kesehatan yang diukur dalam pembobotan ini. Sumber datanya mengacu pada data kasus positif dan pemeriksaan laboratorium berdasarkan data survei dari Kementerian Kesehatan, dan data kapasitas pelayanan RS yang didapatkan berdasarkan data RS Online di bawah koordinasi Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Tidak hanya itu, seluruh data yang dikirimkan oleh Pusdatin Kementerian Kesehatan kepada Satgas Penanganan COVID-19 juga digunakan. Selain zona merah, yang berarti daerah dengan risiko tinggi, ada juga pembagian zona oranye untuk risiko sedang, zona kuning untuk risiko rendah, dan zona hijau bagi daerah yang tidak ada kasus atau tidak terdampak.

Share: Ini 60 Zona Merah Covid-19: Jawa Tengah dan Jawa Barat Paling Banyak