Budaya Pop

Laris Dilirik Merek untuk Kolaborasi, Berapa Nilai Jual BTS?

OlehRay

featured image
Foto: Instagram @louisvuitton

Laris manis, tanjung kimpul. BTS laris, ARMY-nya kumpul! Belum reda euforia kabar Bangtan Sonyeondan (BTS) yang akan berkolaborasi dengan McDonalds lewat "BTS Meal", grup musik asal Korea Selatan ini sudah digandeng oleh merek fesyen ternama Louis Vuitton (LV), sebagai brand ambassador. 

Bukan Kemitraan Perdana

Kabar resmi BTS menjadi duta rumah mode asal Prancis itu disampaikan langsung LV lewat akun Instagram mereka. "BTS untuk Louis Vuitton. Bergabung sebagai House Ambassador (Duta Rumah Mode) baru, ikon pop @bts.bighitofficial terkenal di dunia karena mereka menyerukan pesan-pesan yang membangkitkan semangat serta memberikan pengaruh positif. Louis Vuitton dengan senang hati menyambut kehadiran para anggotanya RM, Jin, SUGA, j-hope, Jimin, V, dan Jung Kook," tulis akun @louisvuitton, Jumat (23/4/21).

Unggahan tersebut memperlihatkan potret seluruh member BTS yang berpose saling merangkul, dengan ekspresi penuh keceriaan mengenakan busana koleksi LV.

Baca juga: Kolaborasi BTS dan McD, Siapa yang Diuntungkan?

Dalam unggahan berikutnya di Instagram, melalui keterangan foto yang memperlihatkan pose BTS lainnya, Direktur Artistik Busana Pria LV, Virgil Abloh menyampaikan antusiasmenya terhadap proyek ini. 

"Saya tak sabar menantikan kemitraan yang luar biasa ini yang menambahkan sisi modern ke dalam label ini, dipadukan dengan kemewahan dan budaya kontemporer," demikian pernyataannya. 

Meski baru ditunjuk sebagai duta, namun ini bukanlah kemitraan perdana yang dijalin antara BTS dengan dengan LV. Kompas.com melaporkan, BTS pernah mengenakan busana koleksi rumah mode pimpinan Michael Burke ini, saat menghadiri jumpa pers untuk lagu mereka, “Dynamite”. 

LV lalu meresponsnya dengan mengunggah Instagram Story yang menampilkan anggota BTS saat mengenakan pakaian mereka. BTS juga tertangkap kamera mengenakan outfit koleksi LV, mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki, saat menghadiri Grammy Awards ke-63 awal tahun ini. 

Selain itu, LV juga pernah mengundang BTS untuk menghadiri acara peragaan busana koleksi musim dingin, serta mengirimkan beragam hadiah istimewa kepada RM cs.

Makin Berjaya Lewat Kolaborasi 

BTS memang semakin berkilau pesonanya. Tak hanya di panggung hiburan, namun juga berjaya di dunia bisnis. Warawiri kolaborasi serta kemitraan antara BTS dengan berbagai merek, setidaknya terlihat sejak tahun 2017. 

Mulai dari merek produk kecantikan VT Cosmetics dan Mediheal, Puma, hingga boneka Barbie keluaran Mattel, semuanya percaya diri mengeluarkan produk bernuansa BTS atau maskot mereka yang disebut BT21.

Sejak awal tahun ini, setidaknya sudah ada 7 merek lainnya yang berkolaborasi dengan BTS. Berikut daftarnya:

a. Tokopedia

Kolaborasi dengan BTS yang disambut antusiasme luar biasa pada tahun 2019, membuat Tokopedia kembali menunjuk grup musik yang dinaungi Big Hit Entertainment ini sebagai brand ambassador. Tahun ini, BTS ditunjuk sebagai duta merek Tokopedia bersama mega bintang Korea Selatan lainnya, yakni BLACKPINK. 

Vice President Tokopedia, Kevin Mintaraga meyakini, kolaborasi antara Tokopedia dengan BTS dan BLACKPINK mampu mengangkat nama Indonesia ke panggung global.

"Kami sangat mengapresiasi semangat BTS dan BLACKPINK dalam berkarya sekaligus menyebarkan pesan positif kepada masyarakat dunia," kata Kevin, dikutip dari laman resmi Tokopedia.

b. Coway

Produsen elektronik dan perangkat rumah tangga Coway Co., Ltd. juga menunjuk BTS, sebagai duta merek global terbarunya tahun ini.

Head of Marketing Coway Mani Shim mengatakan, ditunjuknya BTS sebagai duta merek global, dilakukan mereka untuk menjangkau basis konsumen yang lebih luas.

"Coway saat ini menjadi pemimpin pasar dalam segmen environmental home appliance di Korea Selatan dan kini memperluas bisnisnya ke pasar dunia," kata Shim dikutip dari Kompas.

c. Helinox

Helinox, merek barang berkemah dan traveling juga mengajak BTS berkolaborasi untuk produk mereka, seperti kursi, meja, tempat tidur lipat, hingga tas gymack. 

Medcom melaporkan, seluruh produk kolaborasi yang dirilis pada 7 April lalu ini, dibalut dengan warna ungu yang cerah yang identik dengan BTS, serta berbahan kain ringan. Harga yang ditawarkan untuk setiap produknya bervariasi, mulai dari USD10 sekitar Rp146 ribu, hingga USD575 setara Rp8,4 juta.

d. Stonehenge

BTS ini diketahui juga berkolaborasi dengan merek perhiasan mewah Stonehenge, dengan merilis kalung dalam seri The Moment of Light. 

Dikutip dari Detik.com, Kalung ini memiliki tiga model yaitu Birth, Fate, dan Coexistence yang ingin menyampaikan kisah momen indah yang dipadukan dengan cahaya. 

Tahun ini, kolaborasi keduanya menghasilkan produk perhiasan seri musim semi 2021 dengan model kalung berlambangkan logo BTS, seharga Rp2 jutaan.

e. KB Bukopin

PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) turut menjadikan BTS sebagai brand ambassador mereka, seiring rebranding perusahaan yang menargetkan menjadi 10 bank terbesar di Indonesia. 

IDX Channel melaporkan, VP Corporate Secretary KB Bukopin, Meliawati mengatakan BTS secara otomatis menjadi duta perusahaannya karena adanya penggabungan antara KB Kookmin Group dengan Bank Bukopin. 

"Dengan adanya penggabungan antara Bank Bukopin dan Kookmin bank, BTS yang memang sejak awal menjadi brand ambassador di Kookmin Bank, secara otomatis juga menjadi brand ambassador di KB Bukpoin,” katanya.

f. Hyundai

Hyundai Company (HMC) kembali menjalin kolaborasi dengan BTS usai kesuksesan kemitraan mereka pada tahun lalu untuk produk mobil listrik IONIQ. Kali ini, kolaborasi keduanya dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bumi atau Earth Day pada 22 April lalu. 

Kolaborasi kali ini, dilakukan lewat perilisan video bertajuk "For Tomorrow We Won’t Wait". Video baru tersebut memperlihatkan anggota BTS tengah bepergian dengan mengendarai SUV berbahan bakar hidrogen, Hyundai Nexo. Kendaraan ini tidak mengeluarkan asap melainkan air sehingga bebas polusi.

Melalui laman resmi Hyundai, Executive Vice President dan Chief Marketing Officer Hyundai Motor, Thomas Schemera mengatakan, pihaknya akan terus melakukan kolaborasi dengan BTS ke depannya.

Hal ini dilakukan, dalam rangka meningkatkan tumbuhnya kesadaran generasi Milenial dan generasi Z (MZ) untuk mencari solusi yang lebih ramah lingkungan bagi kebutuhan sehari-hari.

g. Sideshow

Perusahaan barang koleksi yang terkenal merilis berbagai produk edisi terbatas dengan kualitas tinggi, Slideshow masuk dalam salah satu jajaran perusahaan yang juga bermitra dengan BTS tahun ini.

Baca juga: Selain Baekhyun, 10 Idol Kpop Ini Juga Idap Penyakit Serius

Dilansir dari Grid, mereka bakal membuat beberapa produk berlisensi edisi terbatas dari para idola antara lain patung deluxe figur BTS yang sangat detail, koleksi patung yang terinspirasi oleh logo BTS yang ikonik dan karya seni rupa mewah lainnnya dalam berbagai format dan ukuran.

Eksekutif Pengembangan Sideshow, Anna Van Slee mengaku antusias perusahaannya bisa bekerja sama dengan nominator Grammy Awards 2021 ini. "BTS dan musik mereka dinikmati oleh banyak artis dan staf kami, jadi sangat menginspirasi dan bermanfaat bagi tim kami untuk mengerjakan barang-barang koleksi ini," ucapnya.

Nilai Jual BTS Setara Justin Bieber

Marketing Expert dari Inventure Consulting, Yuswohady menilai, ramainya merek yang antre ingin bermitra dengan BTS ini memang menjadi fenomena menarik di industri hiburan saat ini. Pasalnya, ia menilai BTS dapat dikatakan sebagai artis global dengan kolaborasi dan kemitraan lintas bisnis terbanyak saat ini.

"Memang bisa dibilang, BTS ini adalah grup atau artis dengan kolaborasi terbanyak bersama brand-brand dari negara mereka sendiri hingga luar negeri," kata Yuswohady kepada Asumsi.co melalui sambungan telepon, Sabtu (24/4/21).

Meski langkah kolaborasi dan kemitraan bisnis ini baik untuk terus meningkatkan popularitas BTS di mata dunia, menurutnya secara komersial terkesan dieksploitasi berlebihan. 

"Tentu jadinya overexploited. Orang jadi bingung, BTS ini sebenarnya secara brand lebih identik dengan produk apa sih? Apakah produk otomotif, gawai atau makanan? Basic mereka kan musik, padahal cuma minim sekali kemitraan dengan brand produk alat musik, misalnya. Secara citra mereka di ranah bisnis,  jadi kurang kuat," jelasnya.

Ia memahami langkah kolaborasi multi-brand yang dilakukan BTS dengan berbagai merek ini merupakan strategi dari pihak perusahaan yang menggaet mereka untuk menjadikan para penggemarnya, ARMY, sebagai bagian dari segmen mereka. 

Pasalnya, ARMY dikenal loyal dan royal dalam menghabiskan uang untuk membeli album hingga pernak-pernik bernuansa BTS. "Di sisi lain, pihak manajemen BTS juga melakukan fan service kepada ARMY, dengan menunjukkan idola mereka dilirik banyak merek bergengsi yang produknya bisa dijadikan bagian dari koleksi," imbuhnya.

Justin Bieber merupakan artis global lainnya yang juga banyak berkolaborasi dengan merek ternama, mulai dari fesyen hingga produk perawatan tubuh. 

Kemitraan bisnis yang dilakukan suami dari Hailey Bieber ini antara lain menjadi duta merek celana dalam Calvin Klein, kolaborasi sepatu warna emas Adidas dan produk eksklusif Crocs, koleksi busana H&M sampai produk deodoran beraroma sitrus dan bunga, hasil kolaborasi dengan Schmidt’s deodorant yang diberi nama "Here+Now"

Yuswohady menyebut Bieber dapat dkatakan artis global yang nilai jualnya setara atau sedikit lebih tinggi dari BTS untuk dikomersialkan dalam sebuah merek produk. Namun, jumlahnya memang tidak sebanyak BTS karena penyayi yang memulai kariernya di YouTube ini selektif dalam memilih merek yang akan berkolaborasi dengannya.

"Bieber bisa dibilang selektif mengambil merek mana saja yang sepertinya cocok dengan citra personalnya. Harus relate dengan anak muda, kekinian dan trendi. Sepertinya itu kriteria merek yang diterima Bieber untuk kerja sama. Kalau BTS kan, saya lihat merek apa saja diambil dan penggemarnya juga enggak peduli produknya nyambung atau enggak sama idolanya. Selama ada BTS-nya, ARMY serbu," tuturnya.

Terkini, Hybe label rekaman Korea di balik kesuksesan BTS dilaporkan Guardian telah menyetujui kesepakatan senilai USD 1 triliun untuk membeli perusahaan AS yang mengelola Justin Bieber, Ariana Grande dan Demi Lovato. 

Hal ini diumumkan label yang sebelumnya bernama Big Hit Entertainment ini, yang memastikan membeli Ithaca, perusahaan induk dari pengelola manajemen artis kenamaan AS tersebut, Scooter Braun.

Berapa Sih, Keuntungan Kolaborasi Ini?

Dikutip dari Marketing, kocek yang dibutuhkan untuk berkolaborasi dengan BTS sebagai bintang iklan, duta atau model produk sebesar 3 miliar won hingga 4 miliar won atau setara dengan Rp48 miliar. 

Biaya inilah yang dikeluarkan Samsung saat menggandeng BTS untuk berkolaborasi lewat produk Samsung Galaxy S20+ BTS Edition. Selain seri gawai, Samsung juga meluncurkan Galaxy Buds+ BTS Edition dan wireless charger BTS Edition yang khas dengan warna ungunya.

Dalam rangka menarik minat ARMY, Samsung secara gamblang menyebutkan di situs webnya, ponsel ini ditujukan secara eksklusif untuk para penggemarnya. Bahkan, tanggal Galaxy S20+ BTS Edition mulai dijual di situs web perusahaan tetknologi asal Negeri Ginseng itu, pada 9 Juli 2020 yang bertepatan dengan hari jadi ARMY yang ke-7.

Kolaborasi ini berbuah manis bagi Samsung. Sumber yang sama menyampaikan Galaxy S20+ BTS Edition berhasil terjual habis dalam waktu kurang dari 1 jam sejak dibukanya masa pra pesan di Korea Selatan. 

"Iklan promosi kolaborasi Samsung dengan BTS juga berhasil mencapai jumlah penonton lebih dari satu juta di YouTube," demikian dilaporkan Marketing.

Sementara itu, Yuswohady mengungkapkan keuntungan luar biasa memang bisa diraih merek saat menggandeng BTS. Ia mencontohkan kolaborasi yang dilakukan McDonalds dengan BTS, diprediksi bakal menghasilkan keuntungan ratusan miliar Rupiah untuk perusahaan makanan cepat saji itu.

"Informasi yang saya tahu, McDonalds ini mengeluarkan uang sekitar Rp50 miliar untuk kolaborasi produk makanan. Mereka sudah menghitung-hitung keuntungan yang diraih mencapai Rp100 miliar paling enggak didapat," tuturnya.

Share: Laris Dilirik Merek untuk Kolaborasi, Berapa Nilai Jual BTS?