Covid-19

Beda Vaksinasi Anak di China, Amerika, dan Indonesia

Ilham Anugrah– Asumsi.co

featured image
Unsplash.com

China telah menyatakan menyetujui izin penggunaan darurat vaksin Sinovac Biotech untuk usia 3-17 tahun. Izin penggunaan vaksin Sinovac untuk mencegah COVID-19 pada anak-anak diungkap oleh pimpinan Sinovac Biotech, Yin Weidong.

“Yang pasti, anak-anak punya prioritas lebih rendah dibanding lansia berdasarkan tingkat kerentanan. Kapan vaksin Sinovac akan diberikan kepada kelompok usia anak-anak tergantung pada otoritas kesehatan yang merumuskan inokulasi China," kata Yin dilansir dari Hindustan Times, Minggu (6/6/2021).

Menurut Yin, anak-anak yang berusia sangat muda memiliki prioritas sangat rendah untuk disuntik vaksin Covid-19 dibanding orang yang lebih tua yang lebih mungkin terinfeksi. Meski kekebalan tubuh anak lebih baik dibanding orang yang lebih tua, mereka juga tetap memiliki peluang untuk terinfeksi.

Penggunaan darurat vaksin Covid-19 Sinovac untuk anak-anak didasarkan pada hasil uji klinis fase I dan II yang menunjukkan bahwa vaksin dapat memicu respons imun si kecil.

Baca juga: Perbedaan Sinovac, Astrazeneca, dan Sinopharm, Serta Efektivitasnya Pada Varian Virus Baru | Asumsi

Sementara di Amerika, U.S. Food and Drug Administration saat ini telah menyetujui penggunaan vaksin COVID-19 buatan Pfizer untuk diberikan pada anak usia 12–15 tahun. Keputusan untuk memperluas rentang usia pemberian vaksin diambil FDA berdasarkan kajian data yang dikirim oleh perusahaan pembuat Pfizer. Uji klinis pada akhir Maret yang melibatkan 2.260 anak dan remaja menunjukkan bahwa vaksin ini memiliki efikasi 100 persen dan mampu ditoleransi dengan baik. 

Bagaimana vaksinasi anak di Indonesia?

Presiden Jokowi akhirnya meminta vaksinasi untuk anak usia 12 hingga 17 tahun segera dimulai dengan menggunakan vaksin Sinovac. Hal ini dilakukan setelah vaksin asal China tersebut tersebut telah mendapat persetujuan izin penggunaan darurat dari BPOM.

"Kita juga bersyukur BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Sinovac yang dinyatakan aman digunakan anak usia 12-17 tahun, sehingga vaksinasi untuk anak usia tersebut bisa segera dimulai," kata Jokowi dalam konferensi pers, Senin (28/6/2021).

Baca juga: Sepenting Apa KTP dan Surat Domisili Sebagai Syarat Vaksinasi? | Asumsi

Presiden juga mengajak masyarakat tidak ragu untuk divaksinasi.

"Dalam menekan penyebaran Covid-19 ini hanya dapat dilakukan dengan upaya bersama, untuk itu saya mohon kepada bapak ibu dan saudara, kita semua untuk tidak ragu divaksinasi dan tetap disiplin menjalankan prokes," tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Jubir Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi.

“Seperti yang disampaikan presiden, untuk anak-anak akan memakai Sinovac,” katanya saat dihubungi Asumsi.co, Senin (28/6/2021).

Menurut Siti, efektivitas Sinovac sama saja dengan dewasa, yakni 65 persen. Rencananya tanpa menunggu vaksin baru, Pfizer, pemerintah akan menggunakan Sinovac.

“Seluruh anak Indonesia (divaksin) dan Sinovac aman untuk mereka,” katanya.

Share: Beda Vaksinasi Anak di China, Amerika, dan Indonesia