Internasional

Pemerintah Malta akan Berikan Uang untuk Wisatawan, Tertarik?

OlehRendi Widodo

featured image
Foto: Unsplash/Hasmik Ghazaryan

Pemerintahan Malta berencana untuk memberikan wisatawan asing bonus uang hingga 200 euro (Rp3,5 juta) selama musim panas ini untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata yang ‘lumpuh’ diserang Covid-19.

Seperti dikutip dari Reuters Minggu (11/4/2021) Menteri Pariwisata Malta, Clayton Bartolo, mengumumkan skema tersebut pada hari Jumat (9/4/2021), mengatakan bahwa sebagian besar pembatasan Covid-19 akan dicabut pada 1 Juni.

Wisatawan asing yang akan berlibur selama musim panas ini dan mem-booking hotel-hotel lokal secara langsung akan menerima insentif tersebut, kata Bartolo.

Bentuk insentifnya pun tidak pukul rata. Bartolo mengatakan turis asing yang memesan akomodasi di hotel bintang lima akan mendapatkan 100 euro (Rp1,8 juta) dari Otoritas Pariwisata Malta, yang akan diakumulasi oleh hotel dengan total 200 euro (Rp3,5 juta).

Sementara wisatawan asing yang memilih hotel bintang empat akan menerima total 150 euro (Rp2,6 juta) dan mereka yang memesan hotel bintang tiga akan menerima 100 euro (Rp1,8 juta).

"Skema ini bertujuan untuk membuat hotel-hotel Malta kembali kompetitif saat pariwisata internasional kembali pulih," kata Bartolo.

Tercatat kasus Covid-19 di Malta telah menurun tajam, dengan tingkat positif (persentase tes yang menunjukkan hasil positif) turun menjadi 2,6%, dan pemerintah Malta telah mendesak UE untuk segera memperkenalkan paspor vaksin.

Sektor pariwisata Malta memang sangat terpukul oleh pandemic Covid-19. Berdasarkan Data World Travel and Tourism Council menunjukkan industri pariwisata menyumbang lebih dari 27% perputaran ekonomi di Malta.

Share: Pemerintah Malta akan Berikan Uang untuk Wisatawan, Tertarik?