Keuangan

Jangan Sampai Tertipu, Ini 7 Cara Bedakan Emas Asli dan Palsu

OlehIlham Anugrah

featured image
Unsplash.com

Emas sampai saat ini masih menjadi salah satu aset pilihan untuk dimiliki. Bahkan, sekarang emas tidak hanya dijadikan sebagai mahar pernikahan, tetapi juga sebagai hadiah kepada seseorang yang berharga bagi kita.

Sedangkan untuk investasi, sebetulnya masih ada kekhawatiran dari masyarakat untuk membeli emas dengan nilai yang besar. Sebab, mereka masih ragu apakah emas yang dibeli benar-benar asli atau palsu. Apalagi bagi mereka yang belum pernah membeli emas, pastinya lebih khawatir. Bisa-bisa semua yang berwarna kuning keemasan dan mengkilap dikira emas asli.

Sebetulnya, sekarang  mudah sekali membedakan emas asli dan palsu. Berikut caranya.

1.       Cek Fisik

Perencana Keuangan Gita Bagia Romadhoni mengatakan, untuk mengecek emas asli atau palsu bisa dilihat dari fisiknya.

“Emas asli itu terlihat beda dengan kuningan. Emas asli itu bersih, kalau yang palsu terlihat buram,” katanya saat dihubungi Asumsi.co, Rabu (16/6/2021).

Ia menambahkan, biasanya ada cap yang menandakan kadar emas tersebut, yaitu 10K, 18K dan 24K. Sedangkan, emas Antam ada kodenya, dan itu bisa dicocokkan dengan sertifikatnya.

Baca juga: Tertarik Berkebun Emas? Kenali Dulu Risikonya| Asumsi

2.       Dekatkan dengan Magnet

Cara kedua adalah menggunakan magnet. Ini dikarenakan emas merupakan benda non magnetis. Artinya, emas tidak akan tertarik oleh magnet.

3.       Meneteskan Asam Nitrat

Winda, penjual emas Eoagold di Sentra Timur Residence Commercial, Pulo Gadung mengungkapkan, cara mengetes keaslian emas dengan menggunakan cairan asam nitrat. Namun, zat kimia tidak bisa digunakan masyarakat umum.

“Biasanya kalau diteteskan ke emas yang asli tidak ada perubahan warna. Bisa dipastikan kalau itu adalah produk emas asli,” katanya dihubungi terpisah.

Namun, kata Winda, asam ini sebaiknya tidak digunakan karena akan merusak fisik emas.

4.       Menggunakan Karatimeter

Selain bisa menggunakan Asam Nitrat, menurut Winda, ada alat untuk mengecek karat emas bernama Karatimeter. Alat ini sangat canggih untuk menentukan emas asli atau palsu.

“Berbeda jika menggunakan asam nitrat yang bisa merusak emas, tapi jika dengan karatimeter, cukup emas ditaruh dikaratimeter. Alat itu akan memindai selama kira-kira dua menit menggunakan mesin yang akan menunjukkan hasil kadar emas pada layar komputer,” katanya.

Baca juga: Naik Turun Harga Emas, Bagaimana Prospek Investasinya?| Asumsi

5.       Digosok

Cara lain yang agak mudah untuk membedakan emas asli dan palsu adalah digosok. Cobalah menggosokkan emas batangan tersebut. Bila warnanya pudar, berarti bukan asli. Namun, cara ini menurut Winda tidak baik dilakukan.

“Takutnya merusak fisik emas,” katanya.

6.       Digoreskan

Cara lainnya adalah menggoreskan pada kertas atau keramik. Jika emas digoreskan ke keramik atau kertas dan tidak menyisakan bekas, itu artinya emas tersebut adalah asli.

7.       Gunakan Aplikasi CertiEye

Selain cara di atas, Antam sebetulnya mempunyai aplikasi CertiEye yang bisa diunduh oleh setiap masyarakat di playstore. Setelah aplikasi diunduh, konsumen dapat langsung melakukan pemindaian (scan) di barcode (CertiCode) yang tertera di setiap produk emas batangan. Setelah aplikasi berhasil melakukan pemindaian di barcode produk, akan muncul Logo ANTAM dan tulisan AUTHENTICATED.

Cara-cara di atas memang sedikit ribet jika mau dipraktikkan, dan ada resikonya. Jika ingin lebih mudah dan tanpa risiko bisa langsung ke pegadaian atau Butik Logam Mulia milik Antam. Bagaimana, sudah tahu emas yang dimilik asli atau palsu?

Share: Jangan Sampai Tertipu, Ini 7 Cara Bedakan Emas Asli dan Palsu