Isu Terkini

Habib Rizieq Minta Absen Selama Proses Sidang, Memang Boleh?

OlehRay

featured image
Kanal YouTube PN Jakarta Timur

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq sempat menyatakan untuk absen selama proses persidangan kasus kerumunan Petamburan yang menyeretnya, bila terus digelar secara virual. 

Ia bahkan menyatakan, bakal menerima segala vonis yang dijatuhkan oleh pengadilan terhadap dirinya walau tanpa kehadirannya dalam proses persidangan. Majelis hakim memutuskan sidang tetap dilakukan secara virtual. 

"Kalau memang harus dipaksakan sidang online, silakan majelis hakim yang mulia melanjutkan sidang ini bersama jaksa tanpa kehadiran saya bersama pengacara. Saya ikhlas, saya ridho, saya tunggu vonisnya berapapun ," kata Rizieq sebagaimana disiarkan kanal YouTube Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Jumat (19/3). 

Memangnya Boleh Sidang Digelar Tanpa Terdakwa?

Hakim Ketua Suparman Nyompa meminta agar Rizieq hadir dalam persidangan melalui sambungan jarak jauh dari Gedung Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri. Ia menegaskan, sidang yang berlangsung secara virtual sama sekali tidak mengurangi nilai-nilai hukum dalam sebuah persidangan. 

"Tidak bisa Habib, mohon maaf. Ada perintah undang-undang yang harus kita penuhi. Ini kan tidak mengurangi nilai persidangan yang paling penting adalah sekarang kita menguji dakwaan," kata Suparman.

Meski terus menerus menyatakan sikap protes, Rizieq akhirnya tetap mengikuti persidangan secara virtual. Jaksa penuntut umum pun membacakan dakwaannya. 

Sikap protes Rizieq saat berlangsungnya sidang ini disoroti oleh Pakar Hukum Pidana Universitas Indonesia (UI), Ganjar Laksana. Ia menegaskan, berdasarkan Hukum Acara Pidana, terdakwa wajib hadir di sidang pengadilan, baik secara virtual atau tatap muka.

"Menghadirkan terdakwa adalah kewajiban JPU (jaksa penuntut umum). Khusus tindak pidana tertentu, memang dikenal adanya in absentia alias pemeriksaan tanpa hadirnya terdakwa," jelasnya kepada Asumsi.co melalui sambungan telepon, Jumat (19/3).

Ia mencontohkan, misalnya seperti kasus tindak pidana korupsi (tipikor) atau tindak pidana pencucian uang (TPPU). "Sementara, kasus HRS ini tidak termasuk yang dapat digelar secara in absentia," tegasnya.

Ganjar menambahkan, apabila Rizieq selaku terdakwa menolak hadir di persidangan, termasuk persidangan yang digelar virtual, maka seharusnya sidang pengadilan tidak dapat dilanjutkan. 

"Oleh sebab itu, kembali ke kewajiban JPU untuk sedemikian rupa menghadirkan terdakwa tidak ada sanksi juga kalau HRS memilih tidak hadir sidang online, kecuali bila ada sikap yang menghina pengadilan," tandasnya.

Tak Tanggapi Dakwaan

Usai jaksa penuntut umum membacakan dakwaannya, Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa lalu menanyakan tanggapan Habib Rizieq soal dakwaan yang telah disampaikan.

"Habib itu berhak menanggapi dakwaan. Ini tadi barusan selesai pembacaan surat dakwaan penuntut umum yang didakwakan kepada Habib, tapi karena tidak dengar, sekarang ada haknya lagi," kata hakim dalam persidangan.

Adapun dakwaan yang dibacakan jaksa, menyinggung soal kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung. Alih-alih memberikan tanggapan, Rizieq yang muncul di layar virtual, memilih diam mendengarkan hakim. 

Hakim kembali mengingatkan bahwa Rizieq memiliki hak untuk menyampaikan pembelaan. Ia pun memperingatkannya agar jangan sampai sikapnya saat persidangan justru malah merugikan pria yang mengklaim dirinya Imam Besar FPI ini.

"Itu Habib ada haknya lagi di sini kami sampaikan. Kesempatan Habib mengajukan keberatan. Kalau Habib dengan cara seperti ini, itu sidang tetap jalan yang rugi adalah Habib. Penting untuk disampaikan akhirnya tidak bisa disampaikan dan kami tidak mengetahui," jelas Suparman.

Rizieq memilih tetap bungkam. Hingga akhirnya diputuskan Rizieq memiliki waktu untuk menyampaikan keberatan hingga Selasa (23/3) mendatang.

"Masih belum bisa menanggapi, Habib? Atau mungkin begini ya, kami berikan waktu sampai Selasa, tanggal 23 Maret 2021," kata hakim. 

Suparman mengharapkan setelah persidangan hari ini, Rizieq bisa menenangkan dirinya terlebih dahulu sebelum menyampaikan sikap keberatan atas dakwaan yang dialamatkan kepadanya.

"Nanti ditulis ya, Habib, atau melalui penasihat hukum boleh disampaikan. Saya ingatkan lagi, kalau sikap begini yang diambil, yang ditempuh, itu tidak menguntungkan," ucapnya.

Bukannya memberikan respons, Rizieq yang tetap diam memilih pergi meninggalkan ruang persidangan. Sidang akhirnya diputuskan untuk ditunda hingga Selasa pekan depan, dengan agenda mendengar tanggapan dari terdakwa.

Share: Habib Rizieq Minta Absen Selama Proses Sidang, Memang Boleh?