General

Panggung Anies vs Risma di Pilgub DKI 2024?

Ramadhan– Asumsi.co

featured image

Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta baru akan digelar tahun 2024. Tapi, aroma panas perebutan kursi orang nomor satu di ibu kota sudah terasa hari-hari ini.

Siapa saja kandidat yang muncul?

Sebelumnya, muncul spekulasi akan ada pertarungan antara petahana Anies Baswedan melawan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming di Pilgub DKI 2024. Selain itu, memang ada beberapa nam, tapi belakangan, nama Menteri Sosial Tri Rismaharini ikut dijagokan bakal melawan Anies.

Risma buntuti Anies

Median merilis hasil survei, salah satunya terkait Pilgub DKI 2024. Survei itu dirilis secara virtual, Senin (15/2/21). Berikut hasilnya:

  1. Pertanyaan: "Jika pemilihan gubernur dilakukan saat ini, siapakah yang akan anda pilih menjadi Gubernur DKI Jakarta?" Pertanyaan terbuka ditanyakan secara spontan, tanpa menunjukkan nama. Hasilnya: Anies Baswedan: 40,5%, Tri Rismaharini; 16,5%, Basuki Tjahja Purnama (Ahok): 8,5%, Sandiaga Uno: 3,0%.
  2. Pertanyaan: "Jika pemilihan gubernur dilakukan saat ini, dari nama-nama berikut ini, siapakah yang akan anda pilih menjadi Gubernur DKI Jakarta? Jika tidak ada dalam daftar di alat bantu kuesioner, silakan sebutkan saja!". Hasilnya: Anies Baswedan: 42,5%, Tri Rismaharini: 23,5%, Sandiaga Uno: 5,5%, Agus Harimurti Yudhoyono: 3,5%, Basuki Tjahja Purnama (Ahok): 2,0%, Abraham Lunggana (Haji Lulung): 2,0%.
  3. Pertanyaan: "Jika pemilihan gubernur dilakukan saat ini, dari 2 nama berikut ini, siapakah yang akan anda pilih menjadi Gubernur DKI Jakarta?". Hasilnya: Anies Baswedan: 45,0%, Tri Rismaharini: 36,6%.

Metode survei

Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka yang menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dengan 400 responden, pada 31 Januari-3 Februari 2021. Populasi survei adalah warga Ibu Kota yang memiliki hak pilih.

Sampel dipilih dengan teknik sampel secara acak berjenjang (multistage random sampling). Margin of eror survei ini +/- 4,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Apa kata politikus dan pengamat?

  1. Ketua DPP PKB Faisol Riza kepada wartawan, Kamis (18/2): "(Anies) sangat terancam. Bu Risma akan jadi kandidat terkuat Pilgub DKI. Hampir pasti Gubernur DKI mendatang Risma. Sekarang yang diperebutkan adalah wagub."
  2. Ketua DPP PPP Achmad Baidowi kepada wartawan, Kamis (18/2): "Potensinya (Risma) ada. Bahkan nama Bu Risma tahun 2017 sempat mencuat menjelang Pilkada DKI. Potensi Bu Risma besar, tapi magnet Anies juga masih tinggi. Akan seru.
  3. Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, Kamis (18/2): "Tentu saja partai bangga punya banyak kader partai yang berprestasi seperti Ibu Risma, Mas Hendy, Mas Rudy, Mas Ganjar, Mas Anas, dan lain-lain.
  4. Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, Kamis (18/2): "Di banyak pilkada, petahana ini diuntungkan. Karena memang menguasai panggung politik lokal. Anies juga harus berpikir bahwa kalau betul lawan tandingnya Risma, Anies butuh kerja keras di sisa masa jabatannya. Karena setelah 2022, Anies nggak punya panggung politik.
  5. Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin, Selasa (16/2): "Anies dengan Risma (Menteri Sosial) beda 9 persen itu wajar. Mungkin karena warga Jakarta lebih banyak yang mengenal Anies dan kerja-kerja Anies bisa dirasakan oleh warga Jakarta."

Kapan pilkada digelar?

Jika UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) tak direvisi, maka pilkada serentak di ratusan daerah, termasuk DKI Jakarta, akan digelar berbarengan dengan Pilpres 2024. Namun, jika direvisi, ada rencana menormalisasi jadwal pilkada serentak ke 2022 dan 2023, sesuai dengan habisnya masa jabatan kepala daerah.

Share: Panggung Anies vs Risma di Pilgub DKI 2024?