Isu Terkini

Gerakan "Mobil Mogok" Blokade Jalanan Myanmar

Ramadhan– Asumsi.co

featured image

Foto: Getty Images

Aksi menentang kudeta militer di Myanmar masih berlanjut. Teranyar, para demonstran memarkir mobil mereka di tengah jalan kota hingga di jembatan, Rabu (17/2).

Apa maksud aksi tersebut?

Tampaknya, gerakan ini merupakan taktik baru yang dipakai para demonstran di Myanmar. Mengutip Reuters, aksi berpura-pura mobil mogok itu bertujuan untuk memblokir jalan, guna menghalangi kendaraan polisi dan militer yang bergerak untuk membubarkan aksi.

Ajakan aksi menyebar di media sosial

Seruan ‘demo mobil mogok’ ternyata menyebar dengan cepat di media sosial setelah militer mencabut pemblokiran internet. Beredar gambar menunjukkan mobil-mobil diparkir rapi dengan kap mesin terbuka seolah-seolah sedang mogok.

Siapa yang menginisiasi gerakan itu?

Para aktivis demokrasi di Yangon. Mereka ingin menarik perhatian banyak orang agar ikut dalam barisan unjuk rasa. Mereka bersikukuh menentang penggulingan pemerintahan sipil dan menuntut pembebasan Aung San Suu Kyi yang ditahan sejak kudeta 1 Februari.

“Harus ada jutaan pengunjuk rasa di Sule (lokasi unjuk rasa di pusat Yangon). Parkirlah 'mobil rusak' pada pukul 11.00 dan ajak pengunjuk rasa padati Sule,” kata seorang aktivis, Maung Saung Kha.

Share: Gerakan "Mobil Mogok" Blokade Jalanan Myanmar