Isu Terkini

12 Barang Gratifikasi Rp 8,7 M yang Dilaporkan Jokowi ke KPK

OlehRamadhan

featured

Foto: Dok. KPK RI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaporkan total 12 barang yang telah ditetapkan KPK sebagai gratifikasi senilai Rp 8,788 miliar.

Dari mana asal barang-barang tersebut?

Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati bilang barang-barang itu diterima Jokowi dari Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dalam kunjungan kerja Presiden ke Arab Saudi pada tanggal 15 Mei 2019.

Apa saja barangnya?

1 buah lukisan bergambar Ka'bah

1 kalung dengan taksiran emas 18 karat

1 buah gelang dengan taksiran emas 18 karat

1 pasang anting dengan taksiran emas 18 karat

1 buah cincin dengan taksiran emas 18 karat

1 buah jam tangan Bovet AIEB001

1 buah cincin bermata blue saphire 12,46 karat

Cufflink bermata blue sapphire 6,63 karat dan 8,01 karat

1 buah pulpen berhias berlian 17,57 karat

Tasbih berbahan batu mulia (berlian dan blue sapphire)

2 buah minyak wangi

1 set Al Quran

Jadi milik negara

Melalui surat Keputusan Nomor 1527 Tahun 2020 tanggal 27 Oktober 2020, KPK memutuskan ke-12 barang tersebut ditetapkan menjadi milik negara.

"Atas alasan keamanan barang-barang tersebut tidak dibawa ke KPK tetapi tetap di Kantor Setpres selama KPK dan tim appraisal melakukan penilaian atas barang-barang tersebut, yang kemudian dilakukan klarifikasi, analisis dan proses serah terima dari KPK kepada DJKN," kata Ipi.

Rencana menyimpan barang gratifikasi di museum

Untuk mewujudkan rencana penyimpanan barang-barang tersebut di museum, maka Setneg sebagai Satuan kerja akan mengajukan Penetapan Status Penggunaan (PSP) kepada Kemenkeu atas ke-12 barang tersebut.

PSP juga akan diajukan atas barang-barang yang pernah dilaporkan ke KPK di tahun 2017 oleh Jokowi dan beberapa pejabat lainnya dari Raja Salman yang nilainya mencapai Rp 108 miliar.

Share: 12 Barang Gratifikasi Rp 8,7 M yang Dilaporkan Jokowi ke KPK