Isu Terkini

Dulu Bintang Timnas Indonesia, Sekarang Bikin Bintang-Bintang Baru

OlehRamadhan

featured image

Foto: AFC

Indonesia memiliki sederet pelatih sepak bola lokal yang mumpuni dan mampu bersaing dengan pelatih-pelatih asing di kompetisi kasta tertinggi Liga 1. Di musim 2020 saja--meski sekarang terhenti karena pandemi--ada beberapa nama besar yang dulunya berlabel bintang Timnas Indonesia. Siapa saja mereka?

Widodo C. Putro
Siapa yang tak kenal Widodo C. Putro? September 2020 lalu, gol tendangan salto spektakuler Widodo pada ajang Piala Asia 1996 dinobatkan sebagai gol terbaik sepanjang sejarah gelaran Piala Asia versi AFC melalui voting warganet dalam tajuk Asia Bracket Challange 2020.

Gol Widodo ini terjadi saat Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 melawan Kuwait di Stadion Mohammed Bin Zayed, Uni Emirat Arab. Dia menyambut umpan terukur dari Ronny Wabia Lantas dari sisi kanan penyerangan Timnas Indonesia.

Pada masanya, Widodo merupakan penyerang andalan Timnas Indonesia. Dia tercatat bermain untuk Timnas pada 1991-1999 dan mencetak 14 gol dalam 55 laga. Dia juga pernah menjadi bintang di klub Petrokimia Putra dan Persija Jakarta.

Bersinar sebagai pemain, ternyata tak membuat Widodo melejit pula sebagai pelatih. Sejauh ini, pria berusia 50 tahun itu belum sekalipun mengantarkan klubnya meraih gelar juara.

Widodo hanya pernah membawa Bali United menjadi runner-up Liga 1 2017 dan membantu Persita Tangerang--klub yang dilatihnya saat ini--promosi ke Liga 1 2020.

Aji Santoso
Aji Santoso merupakan rekan seangkatan Widodo semasa membela Timnas Indonesia. Dia berseragam Timnas selama 10 tahun yakni edisi 1990-2000. Dia mengemas total 41 penampilan dan mencetak enam gol.

Di level klub, Aji sukses mengukir sejumlah prestasi. Di antaranya membantu Arema Malang meraih gelar juara Galatama 1992-1993, bersama Persebaya Surabaya menjuarai liga pada 1996-1997 dan gelar liga bersama PSM Makassar musim 1999-2000.

Sukses sebagai pemain, sukses pula sebagai pelatih. Aji berhasil membawa Persebaya meraih gelar liga pada 2011 dan Piala Presiden 2017 untuk Arema FC. Saat ini, pria berusia 50 tahun itu sedang berjuang sebagai pelatih Persebaya Surabaya di Liga 1 2020.

Rahmad Darmawan
Rahmad Darmawan (RD) merupakan sosok gelandang yang tercatat pernah membela Timnas Indonesia rentang 1988-1994. Di level klub, pria berusia 54 tahun itu pernah berseragam Persija Jakarta, Armed Forcec Malaysia, dan Persikota Tangerang.

Tak lagi menjadi pemain, RD memilih berkarier sebagai pelatih dan ternyata menuai suskes. Pria asal Lampung itu tercatat pernah memberikan gelar liga untuk Persipura pada 2005, Sriwijaya FC pada 2007-2008 serta triple gelar Piala Indonesia untuk Sriwijaya pada 2007-2008, 2008-2009, dan 2010.

Saat ini, RD merupakan pelatih Madura United di Liga 1 2020.

Djadjang Nurdjaman
Djadjang saat ini merupakan pelatih Barito Putera di Liga 1 2020. Sosok yang akrab disapa Djanur itu merupakan legenda hidup Persib Bandung dan Timnas Indonesia.

Sebagai pemain, Djanur aktif bermain pada rentang 1979-1995. Dia tercatat pernah bermain untuk Timnas Indonesia pada 1987-1997, meski tak ada catatan resmi terkait hal tersebut. Di level klub, dia paling lama membela Persib.

Sebagai pelatih, Djanur pernah membesut Persib Bandung, Pelita Jaya, PSMS Medan, hingga Persebaya Surabaya. Pria berusia 61 tahun itu sukses membawa Persib meraih gelar liga pada 2014 dan Piala Presiden 2015.

Tentu saja yang terpenting, kalian jangan sampai melewatkan premiere "Kerah Biru" edisi pembinaan sepak bola usia dini di YouTube Asumsi, Senin (18/1/21) pukul 11.00 WIB. Siapa tahu dari sana, ada bintang cilik yang suatu saat membela Timnas Indonesia!

Share: Dulu Bintang Timnas Indonesia, Sekarang Bikin Bintang-Bintang Baru