3 Kandidat Cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2019, Ada Anies Baswedan?

Partai Gerindra terus menggodok nama-nama calon wakil presiden yang akan mendampingi ketua umum mereka, Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 nanti. Bahkan, nama cawapres Prabowo sudah mengerucut menjadi tiga nama saja.

Anggota Dewan Penasehat Partai Gerindra, Muhammad Syafii mengatakan sejauh ini partainya sudah mengantongi tiga nama cawapres Prabowo. Syafii menjelaskan bahwa penjaringan cawapres Prabowo tersebut memang sudah dilakukan sejak lama.

Dari 15 Nama Jadi 3 Nama Cawapres

"(Cawapres) dibahas sejak lama. Bahkan dari mulai 15 nama menjadi lima nama. Sampai tiga nama itu prosesnya sangat panjang," kata Muhammad Syafii di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 27 Maret.

Meski sudah membocorkan bahwa ada tiga nama yang masuk, namun Syafii tak mau menyebut ketiga nama tersebut. Menurut Syafii ketiga sosok yang masuk dalam bursa cawapres Prabowo tersebut berasal dari kalangan sipil dan beragama Islam. 

Tentu ketiga sosok tersebut sejauh ini masih dalam tahap seleksi lebih mendalam. Menurut Syafii, penentuan cawapres Prabowo nantinya sangat bergantung dengan masukan dan keputusan dari partai koalisi. 

Apalagi Gerindra tidak bisa mengusulkan sendiri calon presiden untuk Pilpres 2019. Untuk itu, selanjutnya Gerindra akan memberi kewenangan kepada Prabowo dan partai koalisi untuk menentukan siapa sosok yang ideal untuk menjadi cawapres.

"Karena tidak bisa memutuskan sendiri karena itu yang akan menjadi calon wakil presiden yang akan mendampingi pak Prabowo. Kami melihat dari segi kredibilitas, tapi tidak bisa dilepaskan dari akseptabilitas dari partai-partai koalisi," ucap Syafii.

Ada Nama Anies Baswedan

Menariknya, nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terus menguat dalam bursa cawapres pendamping Prabowo di Pilpres 2019 nanti. Bahkan nama Anies disebut-sebut sudah masuk dalam daftar cawapres Prabowo.

“Saya kira semuanya masih sangat mungkin bukan cuma Anies. Anies Baswedan bisa, Anies Matta bisa. Anis aja sudah ada dua. Tapi yang jelas kita sedang memproses karena mencalonkan pak Prabowo sebagai presiden bagi Gerindra itu harga mati," ujar Syafii.

Sebelumnya, Partai Gerindra memang sedang mempertimbangkan nama Anies Baswedan sebagai cawapres pendamping Prabowo. Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade.

Sebagai tindak lanjut, partai berlogo Garuda itu akan membawa nama Anies untuk dibahas ke partai koalisi mereka, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Tentu cawapres yang akan diusung seperti Mas Anies akan didiskusikan sama PKS," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade, Selasa, 27 Maret.

Masuknya nama Anies dalam bursa cawapres pendamping Prabowo sendiri ternyata merupakan permintaan arus bawah Partai Gerindra. Andre mengatakan Anies dinilai sebagai sosok yang tepat untuk melengkapi kepemimpinan Prabowo. 

Gerindra yakin bahwa PKS tak akan menolak jika Anies masuk ke dalam bursa cawapres Prabowo, meski PKS sendiri sejauh ini sudah memperkenalkan 9 nama capres-cawapres dari kader internal mereka yang akan diusung di Pilpres 2019 nanti.

"Rasanya Mas Anies ini kan sudah didukung oleh Gerindra, PKS, PAN di Pilkada DKI Jakarta. Insya Allah resistennya paling sedikit kali ya. Tapi politik ini kan dinamis. Sembilan nama dari PKS tentu masih masuk dalam radar sebagai cawapres Pak Prabowo," ujar Andre.

Partai Gerindra kemungkinan bakal kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden di Pilpres 2019. Rencananya, deklarasi sebagai calon presiden akan dilakukan dalam rapat koordinasi nasional pada April mendatang.

Related Article