Isu Terkini

Jokowi Tugas Negara, Ma’ruf Sowan ke Pesantren

OlehRamadhan

featured image

Masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sudah berlangsung mulai 23 September 2018 sampai 13 April 2019 mendatang. Itu artinya pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin sudah menjalani 10 hari masa kampanye. Apa saja yang mereka lakukan?

Pasangan Jokowi dan Ma’ruf sendiri menjalani kegiatan yang berbeda sejak masa kampanye dibuka. Jokowi yang masih berstatus Presiden RI tetap menjalankan tugas negara seperti biasanya, sementara Ma’ruf yang terlihat lebih banyak menjalani aktivitas kampanye.

Terkait soal aktivitas Jokowi tersebut, sebelumnya Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Johnny G. Plate menjelaskan bahwa Jokowi akan tetap fokus untuk mengurus pemerintahan. Tujuannya agar pemerintahan tetap berjalan dengan baik serta dapat efektif pada saat kampanye.

Adapun jadwal kampanye Jokowi, diperkirakan hanya menggunakan waktu libur pada Sabtu dan Minggu. "Waktunya sedang kita susun, tapi saya kira waktu yang paling banyak digunakan Jokowi sebagai capres adalah di hari libur," kata Johnny di Posko Cemara, Senin, 24 September 2018.

Di hari pertama, Ma’ruf menghadiri sejumlah pertemuan kampanye. Ma’ruf bahkan menerima sejumlah tamu sejak Senin, 24 September pagi, di rumah barunya selama Pilpres 2019 di kawasan Menteng, Jakarta. Ma'ruf bertemu dengan para alim ulama yang merupakan koleganya di Majelis Ulama Indonesia.

Jokowi Masih Sibuk dengan Tugas Negara

Pada hari ketiga masa kampanye, Jokowi sendiri tetap menjalankan tugas negaranya sebagai presiden, sementara Ma'ruf memulai kampanye di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa, 25 September. Ma’ruf menjalani kampanye sejak pukul 08.00 WIB hingga sore hari.

"Pada Selasa, tanggal 25 September 2018 di wilayah Kabupaten Tegal dilaksanakan kunjungan calon wakil presiden Prof Dr KH Maruf Amin dalam rangka Haul Ke-65 Almarhum Almagfurllah KH Muchsin Tahun 1440 H/2018 M dan silaturhami di Gedung PCNU Kabupaten Tegal," kata Anggota DPR Fraksi PPP Dapil Jawa Tengah IX Zainut Tauhid dalam keterangan tertulis.

Agenda pertama yang dilakukan Ma’ruf pada pukul 08.00 WIB adalah menghadiri Haul ke-65 Alm Almagfurllah KH Muchsin Tahun 1440 H/2018 Mdi di Pondok Pesantren Miftachul Mubtadi'in DesaTegalkubur Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal. Lalu pada pukul 13.00 WIB, Maruf melakukan pertemuan dengan para ulama Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama.

Pertemuan tersebut dilakukan di Gedung PCNU Kabupaten Tegal, Jalan Ahmad Yani No 21 Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Tegal. Kampanye Ma’ruf di Tegal sendiri berakhir sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah itu, Ma'ruf kembali bertolak ke Jakarta, menggunakan jasa transportasi kereta api.

Kampanye di Jatim Dihentikan

Sementara itu, rencana kampanye pasangan Jokowi-Ma’ruf di Jawa Timur diliburkan terhitung sejak 1 Oktober kemarin sampai tujuh hari ke depan. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk keprihatinan atas bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Meski begitu, bukan berarti tim kampanye pasangan Jokowi-Ma’ruf tak ada kegiatan sama sekali. Selama tujuh hari ke depan, kegiatan tim kampanye pasangan Jokowi-Ma’ruf diimbau fokus pada menghimpun donasi kemanusiaan untuk korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan sekitarnya.

"Kegiatan kampanye tim dan relawan libur sementara sebagai bentuk empati kami terhadap korban bencana yang menimpa saudara kita di Sulawesi tengah," kata Sekretaris Tim Kampanye Daerah Jawa Timur Jokowi-Ma'ruf Amin, Otman Ralibi, Senin, 1 Oktober.

Perlu diketahui, bahwa jenis kegiatan kampanye yang diliburkan di Jatim itu adalah jenis kampanye terbuka yang melibatkan massa. Menurut Otman, kalau hanya rapat-rapat terbatas untuk konsolidasi partai pendukung itu diperbolehkan, sementara kalau pengerahan massa diliburkan sementara.

Ma’ruf Sowan ke Pesantren

Pada hari ke sembilan masa kampanye, Ma'ruf melakukan kunjungan ke sejumlah pondok pesantren dan makam para syekh di Tangerang, Banten. Namun sebelumnya, Ma’ruf akan menziarahi makam ayahnya, Abuya Amin.

"Setelah ziarah ke makam Abuya Amin, Kiai menuju Pondok Pesantren Subussalam," kata Wakil Direktur Konten Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Asrori S Karni, pada Senin, 1 Oktober 2018.

Seperti diketahui, makam syekh yang akan dikunjungi Ma’ruf adalah makam Syaikh Astari dan makam Syaikh Hasan Basri di Gunung Kaler, Cakung, Tangerang. Syekh Astari sendiri merupakan cucu Syekh Ciliwulung, ulama besar Banten sekaligus pendiri pondok pesantren di Cakung, sementara Syekh Hasan Basri juga merupakan cucu Syekh Ciliwulung.

"Pukul 13.00-15.00, Kiai Ma'ruf Amin akan menghadiri acara konsolidasi caleg, relawan dan kader di kantor Golkar Kabupaten Serang," ucap Asrori.

Sementara Jokowi yang masih menjalani tugas negara dan masih belum mulai berkampanye, mengunjungi korban gempa di Palu. Lalu, Jokowi bertolak ke Jakarta dan menghadiri upacara Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2018 yang berlangsung di lapangan Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Lalu, aktivitas kampanye pasangan ini masih tetap dengan skema yang sama di hari ke-10 yakni Jokowi tugas negara sementara Ma’ruf berkampanye seperti biasanya. Ma’ruf sibuk berkeliling ke berbagai provinsi dan kabupaten atau kota di Pulau Jawa seperti berkelliling ke sejumlah pesantren dan bertemu para kiai.

Terhitung selama 10 hari masa kampanye ini, Ma'ruf sendiri sudah tercatat berkeliling ke beberapa wilayah seperti Banten, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Dalam aktivitas kampanyenya itu, Ma'ruf mengunjungi pesantren, bersilahturahmi dengan para ulama, dan mengunjungi sejumlah makam syaikh.

"Saya ini kan mau hijrah dari jalan kultural menuju struktural, jadi saya pamit dan mohon doa restu," kata Ma'ruf dalam berbagai kesempatan kunjungannya ke sejumlah tokoh.

Tak hanya itu saja, Ma'ruf juga sering memperkenalkan gagasan tentang arus baru ekonomi Indonesia di hadapan para santri, saat dirinya berkunjung ke sejumlah pesantren. Menurut Ma’ruf, arus baru ekonomi itu pada intinya dimulai dari memberdayakan masyarakat.

Share: Jokowi Tugas Negara, Ma’ruf Sowan ke Pesantren