Isu Terkini

PR Ridwan Kamil Sebagai Gubernur Baru Jawa Barat

OlehKiki Esa Perdana

featured image

Jawa Barat, sama seperti daerah-daerah lain, pastinya memiliki masalah yang harus diselesaikan. Di Jawa Barat sendiri, permasalahan seperti kependudukan, pernikahan di bawah umur di beberapa daerah (Indramayu, Cirebon, Bandung, Sukabumi, Cianjur, dan lainnya), alih fungsi lahan di banyak kabupaten atau kota untuk perumahan atau pabrik, industry pariwisata dan sumber daya alam yang belum dikelola secara maksimal, intoleransi antar warga adalah beberapa isu yang masih dihadapi. Survei Indobarometer juga menyebutkan kalau Jawa Barat masih menghadapi problematika keseharian, seperti lapangan pekerjaan yang minim, tingginya harga kebutuhan pokok, kondisi jalanan yang masih buruk, tingginya angka kemiskinan, dan kemacetan.

Permasalahan di atas akhirnya masih harus menjadi beban gubernur Jawa Barat yang baru. Sebelumnya, Ahmad Heryawan sebagai Gubernur Jawa Barat yang baru saja melepas jabatannya kemarin (5/9) sempat mengklaim bahwa indicator angka kemiskinan di wilayahnya telah ditekan pada kurun waktu satu tahun terakhir, sebelum ia menanggalkan jabatannya.

Kini, Ridwan Kamil sebagai gubernur yang baru dan Uu Ruzhanul Ulum sebagai wakilnya harus menghadapi tantangan itu. Solusi pun ditunggu dari mereka. Kembali pada Pilkada 2018 kemarin, kemenangannya yang menyentuh angka 34% bisa diartikan bahwa pasangan ini diharapkan dapat membawa perubahan pada Jawa Barat. Angka 34% tersebut juga bisa dianggap cukup besar mengingat jumlah partisipan pada pilkada kemarin adalah sebanyak 71%, sesuai data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, bisa dibilang kalau masyarakat memiliki penilaian yang baik di mata masyarakat Jawa Barat. Visi-misinya mampu ditawarkan dan dikemas secara kreatif. Ini menjadi daya tarik tersendiri, mengingat mayoritas pendukungnya adalah generasi milenial. Untuk membuktikan keahliannya dalam memimpin dan membenahi Jawa Barat, ada beberapa pekerjaan rumah (PR) tersendiri untuk Kang Emil dan dan Uu.

Harus Tepat dan Sesuai

Untuk menyelesaikan PR-nya, diperlukan cara komunikasi yang tepat dan sesuai, baik untuk komunikasi ke dalam maupun ke luar. Terkait cara komunikasi ke luar, Jawa Barat saat ini sangat memerlukan kerjasama masyarakatnya untuk saling bergandengan tangan. Dengan begitu, diharapkan kehidupan yang nyaman dan tenang antar mereka dapat tercipta. Sementara untuk hubungan komunikasi ke dalam, koordinasi dan konsolidasi yang maksimal antara anggota jajarannya juga dibutuhkan. Serangkaian acara untuk membangun ruang komunikasi yang efektif pun perlu rutin dilakukan, misalnya menggelar pembicaraan panjang dan detil terkait kondisi terkini Jawa Barat.

Gubernur baru memang harus berhati-hati dalam mengambil langkah yang tepat kedepan, banyak sekali urusan dengan langkah yang sesuai harus dibereskan di jawa barat, seperti misalnya proses tata kelola tanah.

Kembali ke Media Konvensional

Penggunaan media sosial yang seringkali dilakukan oleh Ridwan Kamil dinilai masih menjadi pilihan yang baik bagi para politikus untuk mensosialisasikan program-program kerjanya. Namun, juga perlu diingat bahwa belum semua warga Jawa Barat terhubung dengan internet dan penggunaan internet pun masih belum menjadi kebutuhan utama. Maka dari itu, pemanfaatan media konvensional masih diperlukan untuk menyampaikan berbagai informasi ke semua lapisan masyarakat.

Penyampaikan pesan melalui kedua media informasi, baik modern dan konvensional memang dapat dimanfaatkan bagi pihak pengambil kebijakan dan pembuat keputusan untuk mengetahui keluhan masyarakat terkait pelayanan umum, apalagi saat mereka mampu melirik kembali media konvensional. Pola pikir untuk memaksa kembali ke media konvensional memang diperlukan, pejabat daerah yang memiliki lebih scope luas harus menyadari kekurangan tesebut sebagai suatu tantangan untuk memperbaiki pola komunikasi modern yang lebih terpatri dan tepat guna.

Kiki Esa Perdana adalah dosen Ilmu Komunikasi. Ia sangat antusias dengan isu komunikasi politik dan budaya.

Share: PR Ridwan Kamil Sebagai Gubernur Baru Jawa Barat