Isu Terkini

H-1 Penutupan Asian Games, Indonesia Dapat 1 Medali Emas Dari Cabor Sepak Takraw

OlehWinda Chairunisyah Suryani

featured image

Sehari sebelum penutupan Asian Games 2018, ternyata atlet Indonesia masih ada yang tengah berusaha mendapatkan pundi-pundi medali di beberapa cabang olahraga. Tak puas hanya mendapatkan 30 medali emas, kini pada 1 September 2018, ketambahan lagi satu medali emas, satu medali perunggu, dan tiga medali perak.

Adalah cabang olahraga sepak takwraw dari nomor quadrant putra yang sukses menjadi penyumbang medali emas Indonesia ke-31. Diwakili oleh Muhammad Hardiansyah Muliang, Nofrizal, Abdul Halim Radjiu, dan Victoria Eka, tim Merah Putih melangkah ke final menghadapi Jepang, di venue Ranau, Jakabaring Sport City, Palembang, dan berhasil menjadi medali emas sepak takraw pertama  untuk Indonesia di tingkat Asian Games.

"Ini sejarah bagi Indonesia. Indonesia mampu tampil dua kali di final. Satu perak dan satu emas," kata pelatih Tim Quadrant Putra Indonesia Arsy Syam pada media saat sesi jumpa pers usai pertandingan.

Pembuktian Sepak Takraw Sumbangkan Emas ke 31 Indonesia di Asian Games 2018.https://t.co/tzXsgeeYLs#AsianGames2018 pic.twitter.com/X0IYX3bDrM— KEMENPORA RI (@KEMENPORA_RI) September 1, 2018

Tak hanya medali emas, di akhir pekan ini, cabag olahraga kano/kayak sprint dari nomor kano tunggal (c1) 200m putri, juga sukses membawa pulang medali perak. Di pertandingan final, Atlet kano Indonesia Riska Andriyani berada di garis finis tercepat kedua di bawah atlet China Sun Mengya.

Riska mencatat waktu 49.086 detik, dan hanya tertinggal 0,16 detik dari peraih emas Sun Mengya yang mencatat 49.070 detik. Sedangkan medali perunggu diberikan pada atlet Uzbekistan Rakhmatova Dilnoza yang mencatat waktu 49.282 detik.

Beralih pada pertandingan bridge, yang mengamankan dua medali perunggu dari dua nomor pertandingan yakni bridge men’s pair dan bridge mixed pair. Torehan medali perunggu pertama datang dari pasangan bridge men’s pair yang diwakili oleh Henky Lasut dan Freddy Eddy Manopo.

Sedangkan, perunggu kedua datang dari bridge mixed pair yang diwakili Lusje Olha Bojoh dan Taufik Gautama Asbi. Pertandingan mereka yang berlangsung di Ballroom JCC, Senayan, Jakarta itu berhasil mengemas poin sebanyak 348,00 sehingga layak menempati peringkat ketiga dan berhak membawa pulang medali perunggu.

Sama halnya dengan cabang olahraga soft tenis nomor beregu putra. Indonesia berhak mendapatkan medali perunggu berkat usaha lima orang petenis putra yaitu Prima Simpatiaji, Alexander Elbert Sei, Gusti Jaya Kusuma, M.Hemat Bhakti Anugerah, dan Irfandi Hendrawan.

"Sudah berusaha kuat cuma memang Korea lebih unggul dari kita. Sedih pastinya, tidak bisa membawa pulang medali emas, tapi kami tetap bersyukur dengan hasil ini," kata Prima Simpatiaji.

Medali yang diraih atlet-atlet kita masih terus bertambah. Terima kasih sebesar-besarnya atas perjuangan hingga akhir laga.

Tambahan medali PERUNGGU dari tim beregu putra soft tenis. #AyoIndonesia #AsianGames2018 #BikinBanggaIndonesia pic.twitter.com/WUKwQ2Ih9i— Imam Nahrawi (@imam_nahrawi) September 1, 2018

Tim soft tenis beregu putra Indonesia tentu perlu bersyukur, sebab ada beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan di hari yang sama, namun belum berhasil mendapatkan medali apapun. Seperti judo regu campuran, kano/kayak sprint kayak tunggal (k1) 200m putri, kano/kayak sprint kayak tunggal (k1) 200m putra, kano/kayak sprint kano ganda putra (c2) 200m putra, kano/kayak sprint kayak empat orang (k4) 500m putri, modern pentathlon tunggal putra, polo air turnamen putra, rugby 7 putra, sambo putra -90kg, sambo putri -68kg, soft tenis beregu putri, triathlon putra, bola voli putra turnamen, loncat indah springboard 3m putri.

Baca juga: Hari Ke-13 Asian Games, 3 Perunggu Untuk Indonesia dari Sepak Takraw dan Tinju

Di hari terakhir pada 2 September, masih ada satu cabang olahraga yang masih berlangsung, yaitu triathlon campuran. Trilomba atau triathlon adalah sebuah kompetisi yang terdiri atas serangkaian cabang olahraga, yaitu renang, balap sepeda, dan lari yang dilakukan secara berkesinambungan dalam satu kesatuan waktu.

Di sisi lain, pada hari ke-14 ini, Indonesia tetap bertahan menjadi negara peringkat keempat di Asian Games 2018, dengan total 31 medali emas, 24 medali perak, dan 43 medali perunggu.

Share: H-1 Penutupan Asian Games, Indonesia Dapat 1 Medali Emas Dari Cabor Sepak Takraw