Isu Terkini

Tiga Hal yang Kalian Bisa Lakukan Untuk Menghadapi Gelombang Laut Pasang!

OlehHafizh Mulia

featured image

Saat ini, pantai-pantai selatan di Indonesia sedang diterjang gelombang tinggi dari Samudera Hindia. Gelombang tinggi yang bisa mencapai 4-6 meter ini terjadi akibat adanya fenomena Mascarene High. Fenomena Mascarene High ini ditandai dengan adanya massa udara yang dingin dan kering dari wilayah Barat Australia berhembus ke arah Samudera Hindia. Akibatnya, gelombang laut pun menjadi lebih tinggi dari biasanya.

Tidak hanya Mascarene High, musim kemarau yang sedang berada di masa puncaknya ini juga semakin meningkatkan tingginya gelombang laut. Nah, untuk menghadapi gelombang tinggi, ini tiga hal yang bisa kalian lakukan biar gelombang tinggi tersebut enggak berakibat fatal!

Pahami Prediksi Cuaca Sepanjang Tahun

Dari tahun ke tahun, terlepas dari adanya perubahan iklim, cuaca hampir selalu dapat diprediksi. Salah satu cara memprediksi gelombang tinggi yang paling mudah adalah dengan mengetahui kapan bulan purnama. Ketika bulan purnama terjadi, laut akan mengalami pasang. Tidak hanya menyebabkan gelombang tinggi, air laut bahkan dapat menyebabkan banjir rob di daerah pesisir. Tentunya dengan mengetahui hal ini, setidaknya dapat dilakukan pencegahan-pencegahan berdasarkan prediksi, agar gelombang tinggi tidak menyebabkan kerugian.

Selain air pasang bulanan, angin juga dapat menyebabkan tingginya gelombang laut. Dorongan angin yang kencang dari arah laut dapat mengakibatkan tingginya gelombang. Maka dari itu, penting untuk diketahui kapan-kapan saja angin kencang terjadi di laut. Selalu pantau situs jejaring Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk informasi cuaca terbaru.

Mempersiapkan Posko di Dataran yang Lebih Tinggi

Selain memahami prediksi cuaca sepanjang tahun, warga yang tinggal di pinggir pantai juga perlu mempersiapkan posko di dataran yang lebih tinggi. Posko-posko ini dipersiapkan untuk memitigasi ketika gelombang tinggi terjadi. Alih-alih membuat posko sementara, lebih baik posko tersebut dibuat secara permanen, demi mengantisipasi fenomena gelombang tinggi yang tiba-tiba. Tanpa adanya posko ini, tentu warga yang tinggal di pesisir pantai akan mengalami kesulitan jika sewaktu-waktu gelombang tinggi terjadi.

Hentikan Sementara Aktivitas di Sekitar Pantai

Demi meminimalisir kerugian, lebih baik aktivitas di sekitar pantai dihentikan untuk sementara. Seperti yang diketahui, banyak pedagang, nelayan, ataupun warga sekitar yang memanfaatkan tepian pantai untuk beraktivitas. Namun, gelombang tinggi ini harus disikapi secara serius. Gelombang setinggi 4-6 meter, yang bahkan dapat mencapai pemukiman warga tentunya merupakan hal yang berbahaya. Sayangnya, masih banyak orang yang belum sadar akan bahaya tersebut dan memilih untuk tetap beraktivitas. Daripada memaksakan aktivitas dan berujung fatal, lebih baik hindari untuk sementara waktu.

Share: Tiga Hal yang Kalian Bisa Lakukan Untuk Menghadapi Gelombang Laut Pasang!