General

Partai Demokrat Daftarkan Mantan Atlet Jadi Caleg, Hanura Pastikan Tak Ada Calegnya yang Korupsi

Hafizh Mulia– Asumsi.co

featured image

Pada hari terakhir pendaftaran caleg yang jatuh pada hari ini (17 Juli), Partai Demokrat datang ke KPU dengan dipimpin oleh Sekjennya, Hinca Pandjaitan. Dengan mengenakan kemeja biru khas Partai Demokrat, Hinca ditemani oleh beberapa petinggi Partai Demokrat dan kader Demokrat lainnya untuk mengumpulkan berkas pencalegan ke KPU.

Dalam keterangannya Hinca menyatakan bahwa Partai Demokrat mendaftarkan calon legislatif di 80 dapil. Tidak hanya mendaftarkan di seluruh dapil yang tersedia, Hinca juga menyatakan bahwa Demokrat berhasil melewati ambang batas untuk caleg perempuan yang ditetapkan oleh KPU.

“Untuk persyaratan 30 persen perempuan minimal, kami (Demokrat) melewatinya,” ungkap Hinca.

Tidak hanya berbicara mengenai standar, Hinca juga menyatakan bahwa banyak kader-kader yang dipilih oleh Demokrat sebagai calon legislatif merupakan kader populer dan dikenal masyarakat. Salah satunya yang dicontohkan adalah Edhie Baskoro Yudhoyono yang maju di Dapil Jawa Timur 7.

“Misalnya di Dapil Jawa Timur 7, seperti biasa unggulan Kami mas Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono). Tentu di dapil lain juga begitu, yang kami harapkan dapat diterima oleh masyarakat, bisa diterima para penggemar dan simpatisan masyarakat,” tutur Hinca.

Selain dari kader yang sudah terkenal sebagai publik figur, olahragawan nasional pun ada yang mencalonkan diri melalui Partai Demokrat. Setidaknya terdapat dua nama olahragawan terkenal yaitu Taufik Hidayat dan Ricky Subagja.

“Saya perkenalkan dua tokoh besar dari dunia atlet. Yang pertama adalah saudara Taufik Hidayat. Yang kedua adalah saudara Ricky Subagja,” sebut Hinca.

Hanura Pastikan Kadernya Tak Ada Yang Korupsi

Pengurus Partai Hanura dalam konfrensi persnya di KPU hari ini (17 Juli). Sumber foto: Dokumentasi pribadi/Asumsi
Pengurus Partai Hanura dalam konfrensi persnya di KPU hari ini (17 Juli). Sumber foto: Dokumentasi pribadi/Asumsi

Partai Hanura, dipimpin oleh Herry L. Siregar selaku Sekretaris Jenderal, mendaftarkan bacaleg pada hari terakhir pendaftaran caleg untuk Pemilu Serentak 2019. Setelah melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan, Herry L. Siregar dan petinggi-petinggi partai Hanura lainnya pun mengadakan konferensi pers. Dalam konferensi pers tersebut, Herry pun menyatakan bahwa Partai Hanura juga telah memenuhi syarat yang ditetapkan KPU dalam hal keterwakilan perempuan minimal 30 persen.

“keterwakilan perempuan 30 persen, malah kita melebihi,” tutur Herry.

Selain memenuhi syarat tersebut, Harry menjelaskan bahwa syarat lain yang ditetapkan oleh KPU pun telah dipenuhi oleh Partai Hanura. Syarat tersebut adalah tentang calon legislatif yang tidak pernah berhubungan dengan narkoba, sebagai pelaku kekerasan seksual, atau pelaku korupsi.

“Semua calon yang statusnya sebagai narkoba, kekerasan seksual, dan koruptor kita tidak toleransi,” ungkap Herry.

Selain Herry L. Siregar, turut hadir Sutrisno Iwantono, ketua tim verifikasi DPP Partai Hanura. Sutrisno menyatakan bahwa Partai Hanura pun harus sampai menyeleksi kadernya yang mendaftarkan diri sebagai calon legislatif. Menurutnya, kader yang mendaftarkan diri melebihi angka maksimal calon legislatif yang mendaftar, yaitu 575 orang.

“Khusus untuk DPR RI, itu kuotanya 575. Kita pun menerima sejumlah caleg yang melebihi angka itu. Itu kita seleksi,” kata Iwan.

Share: Partai Demokrat Daftarkan Mantan Atlet Jadi Caleg, Hanura Pastikan Tak Ada Calegnya yang Korupsi