Budaya Pop

Katy Perry Sampai Donald Trump Kehilangan Jutaan Followers di Sosial Media, Ini Sebabnya

OlehWinda Chairunisyah Suryani

featured image

Guys, pada sadar enggak sih kalau ada beberapa akun Twitter milik tokoh tersohor yang jumlah followers-nya berkurang cukup drastis? Contohnya aja, nih, akun Katy Perry, Donald Trump, bahkan akun resmi Twitter sendiri juga followers-nya ikutan berkurang, lho.

Keyhole, sebuah perusahaan data media sosial mencatat, akun Katy Perry kehilangan 2,6 persen jumlah followers-nya, Mariah Carey dan Eminem, masing-masing mengalami penurunan jumlah followers di atas 3 persen. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pun juga berkurang 0,65 persen, yang artinya dari total 53,1 juta followers berkurang sekitar 300 ribu pengikut.

Sedangkan, akun resmi Twitter sendiri mengalami penurunan terbanyak, yaitu 12,4 persen dari jumlah followers sebelumnya, jadi akun resmi Twitter kehilangan sekitar 55,1 juta followers.

Twitter Sedang Melakukan ‘Pembersihan’

Sekedar informasi, nih guys, kalau Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia pernah mencatat adanya 524.834 akun berisi konten negatif yang ditemukan dari 11 platform media sosial yang ada di Indonesia, dan Twitter menjadi platform yang paling banyak memiliki akun negatif.

Nah, mungkin dari sini Twitter mulai tergerak untuk melakukan sebuah perubahan. Dari pada kena blokir, akhirnya Twitter lebih memilih untuk bersih-bersih akun dengan memberantas akun-akun yang terindikasi punya kegiatan yang ‘aneh’.

Jad jangan heran, kenapa tiba-tiba followers kalian berkurang, sebab, Twitter memastikan akan ada sekitar 70 juta akun yang bakal dihapus dari total 336 juta pengguna bulanan aktif Twitter yang terdaftar.

Jenis Akun yang Diberantas Twitter

Jadi, Twitter memang udah mengakui bahwa mereka akan menghapus akun terkunci dari jumlah pengikut (followers) kalian, guys. Akun terkunci itu merupakan akun yang mengalami perubahan mendadak. Misal, ada sebuah akun yang secara mendadak mengirimkan banyak twit dalam sehari, sembari nge-mention akun-akun lain yang enggak punya hubungan apapun.

Nah, dengan indikasi itu, pihak Twitter bakalan mengunci akun dan menghubungi pemiliknya. Kalau pemilik akun enggak mau memvalidasi dan mengatur ulang kata sandi, maka, akun tersebut akan tetap dikunci dan pemiliknya enggak bisa melakukan login.

Sehingga, jika dibiarkan, dalam minggu yang sama, akun-akun itu bakalan hilang dari peredaran. Hal inilah yang ditengarai menjadi penyebab akun Trump, Katy Perry, hingga Twitter kehilangan followers secara drastis.

Akun Spam Atau Bot Punya Perlakuan yang Beda

Akun-akun yang dikunci dan dihapus dari Twitter ini beda nasib dengan akun spam atau bot. Karena, dalam banyak kasus, akun yang suka spamming ini emang sengaja dibuat oleh orang sungguhan, meskipun Twitter sendiri enggak bisa mastiin kalau akun itu masih bisa dikendalikan oleh orang asli atau tidak.

Yang jelas, kalau ada akun yang dari awal pembuatan udah melakukan spam atau bot, secara otomatis bakalan ter-nonaktif-kan sendiri akunnya. Meskipun Twitter berani bersih-bersih akun, tapi media sosial berlogo burung biru itu mengklaim bahwa tak ada dampak pada metrik jumlah pengguna aktif bulanan atau harian Twitter.

Share: Katy Perry Sampai Donald Trump Kehilangan Jutaan Followers di Sosial Media, Ini Sebabnya