Isu Terkini

Sosialisasi Asian Games di Semarang, Ada Bola Raksasa, Lho!

OlehFariz Fardianto

featured image

Memasuki 39 hari menuju ajang Asian Games ke-18, Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menetapkan setidaknya ada enam sampai tujuh cabang olahraga (cabor) yang menjadi andalan kontingen Indonesia untuk meraup pundi-pundi emas.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Mulyana menyatakan para atlet dari tujuh cabor tersebut telah ditempa kemampuannya agar dapat memberikan prestasi terbaiknya di pesta olahraga terbesar di Benua Asia tersebut.

"Kami masih terus-menerus menyosialisasikan perhelatan Asian Games kepada masyarakat di pelosok tanah air. Tak henti-hentinya pula kami meminta doa dan dukungan penuh dari masyarakat untuk menyukseskan Asian Games tahun ini," kata Mulyana ketika ditemui Asumsi, usai menggelar sosialisasi Asian Games ke-18 di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Minggu 8 Juli 2018.

Momentum sosialisasi Asian Games di Semarang diharapkannya menjadi pelecut semangat atlet-atlet untuk menampilkan kemampuan terbaiknya. Apalagi Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games ke-18 dengan venue di Jakarta, Jawa Barat dan Palembang.

"Momentum ini harus dijadikan oleh atlet bersemangat dan berjuang sekuat tenaga untuk mengharumkan nama merah putih," bebernya.

Sesuai instruksi Menpora Imam Nahrawi, kontingen Indonesia ditarget mampu masuk 10 besar peringkat Asian Games.

"Target kami 10 besar peringkat Asian Games. Kita yakin mampu mencapai target tersebut. Mudah mudahan tercapai dengan waktu tinggal 39 hari lagi. Maka kami sudah minta kepada semua atlet untuk lekas pindah ke Jakarta dan Palembang. Yang di luar negeri segeralah pulang ke Indonesia. Ini semua demi kesiapan kita maksimal 100 persen," cetusnya.

Asumsi pun menghimpun daftar tujuh cabor andalan Indonesia untuk meraih emas di Asian Games, sebagai berikut:

1. Pencak Silat

Mulyana memastikan cabor pencak silat akan menjadi andalan utama kontingen Indonesia di Asian Games. Sebab menurutnya, pencak silat merupakan olahraga khas dari Bumi Nusantara. Tentunya akan sangat mudah bila para atlet pencak silat mengungguli lawan-lawannya dari negara Asia lainnya.

"Tentu pencak silat sebagai olahraga asli Inonesia tahun ini diharapkan berikan terbaik bagi Indonesia. Mereka menjadi tumpuan harapan untuk meraih medali emas maupun perak," jelasnya.

Mulyana bilang bahwa pencak silat merupakan salah satu cabor baru Asian Games. Waktu Sea Games 2017 silam, Indonesia menyabet dua emas dari cabor ini lewat aksi terbaik yang ditunjukan oleh Wewey Wita untuk nomor tanding putri 50-55 kilogram dan dari tim seni beregu putra.

2. Paralayang

Paralayang juga menjadi cabor andalan Indonesia. Cabor paralayang baru dipertandingkan di Asian Games ke-18. Cabor iniditarget menyabet satu emas di Asian Games 2018.

Di cabor ini, ada nomor andalan yang diisi atlet paralayang putri atas nama Rika Wijayanti yang baru saja menjadi juara World Cup Seri 1 North Cyprus, Turki.

3. Bulu Tangkis

Turnamen teplok bulu selalu dinantikan oleh publik Tanah Air yang menyaksikan Asian Games. Kemenpora menarget bulu tangkis mampu menyumbang dua emas saat Asian Games digelar 18 Agustus sampai 2 September nanti.

Kontingen bulu tangkis Indonesia diisi oleh nama-nama jawara macam pasangan nomor wahid Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamulyo. Ganda campuran juga ada nama mentereng Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Tim bulu tangkis Indonesia juga masih punya nama senior macam Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

4. Jet Ski

Jet ski disebut-sebut oleh Mulyana sebagai cabor potensial yang menyumbang emas saat Asian Games. Adalah atlet andalan Indonesia, Sutan Aswar, yang ditargetkan untuk meraih emas.

"Dia akan diandalan meraih dua emas," katanya.

5. Angkat Besi

Indonesia kembali mengandalkan para lifternya untuk menyabet emas di Asian Games Jakarta-Palembang-Jabar nanti. Mulyana menuturkan Indonesia memiliki Eko Yuli Irawan sebagai runner up turnamen angkat besi saat Olimpiade Rio 2016 lalu.

Nama atlet angkat besi andalan lainnya yakni Deni dan Triyatno di nomor 69 kilogram dan tak ketinggalan ada Sri Wahyuni di nomor 46 kilogram Putri.

6. Panjat Tebing

Panjat tebing menjadi harapan baru bagi kontingen Indonesia untuk meraup kepingan emas. Ini cabor yang baru ditampilkan di Asian Games. Berkaca pada hasil kejuaraan dunia panjat tebing tahun lalu, peluang Indonesia dinilai cukup terbuka.

Ada nama atlet perorangan putra, Aspar Jaelolo yang diandalkan oleh kontingen panjat tebing Indonesia. Pada 2017, Indonesia menyabet perak di turnamen Wujian dan Xiamen, Tiongkok.

7. Balap Sepeda

Cabor balap sepeda menarget dua emas saat Asian Games 2018. PB ISSI mengatakan Indonesia memiliki banyak atlet BMX yang bagus.

Indonesia akan mengandalkan para juara balap sepeda macam Elga Kharisma, Rio Akbar, I Gusti Bagus Saputra, dan Toni Syarifudin untuk mewujudkan target tersebut.

Karena itulah, Mulyana berharap para atletnya menjaga staminanya agar bisa tampil maksimal pada Agustus nanti.

"Jangan sampai terjadi atlet latihan ditabrak masyarakat yang lewat di jalan raya. Jangan sampai cidera karena waktu semakin dekat," pintanya.

Sedangkan Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono menyatakan para personelnya akan mengawal prosesi arak-arakan api abadi yang diambil dari Mrapen menuju ke sejumlah daerah.

"Prosesi ini untuk menyemarakan Asian Games. Tentunya kami akan menerjunkan tim-tim khusus untuk mengawal iring-iringan pembawa api abadi agar berjalan lancar dan sukses," tandasnya.

Share: Sosialisasi Asian Games di Semarang, Ada Bola Raksasa, Lho!