General

Rangkuman Manuver Politik Minggu Ini: JK Bertemu AHY, TGB Beri Sinyal Dukung Jokowi

OlehHafizh Mulia

featured image

Menuju ke Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden di tahun 2019, manuver politik semakin lazim dilakukan oleh para petinggi-petinggi partai politik di Indonesia. Artikel CapresCawapresWatch ini akan merangkum manuver-manuver penting politik apa aja yang udah terjadi di minggu ini, terhitung dari tanggal 2-6 Juli 2018. Yuk, lihat!

1. Joko Widodo

Berkaitan dengan Presiden Joko Widodo untuk maju lagi menjadi presiden tahun depan, terdapat beberapa manuver politik yang patut diperhatikan. Diantaranya adalah:

Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi dukung Jokowi dua periode

TGB Zainul Majdi menyatakan bahwa merupakan hal yang fair jika mendukung Jokowi untuk dua periode. Ia menyatakan bahwa sebagai pemimpin di wilayah Nusa Tenggara Barat, TGB menyaksikan peningkatan ekonomi yang luar biasa. Sehingga kondisi ini harus dipertahankan dengan memilih Jokowi di pemilihan presiden mendatang.

Khofifah Siap Berikan Dukungan untuk Jokowi

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dan beberapa petinggi Golkar bertemu dengan Khofifah Indar Parawansa secara tertutup di Surabaya. Disimpulkan oleh Airlangga adalah hasil dari pertemuan tersebut menyatakan Khofifah siap mendukung Jokowi untuk periode kedua. Emil Dardak, yang menjadi wakil dari Khofifah dalam pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur di Jawa Timur tahun ini menyatakan hal tersebut bukanlah masalah besar yang mengganggu koalisi yang mendukung mereka berdua di Jawa Timur.

Cak Imin Siap Bersanding Dengan Jokowi

Dalam pencalonan Presiden Jokowi, Cak Imin ingin dapat bersanding dengan Jokowi sebagai calon presiden. Cak Imin pun telah mempersiapkan anagram JOIN yang berarti Jokowi-Cak Imin. Cak Imin yakin bahwa pencalonan Jokowi-Muhaimin akan mendulang suara besar dan mengalahkan pasangan lain, terutama yang sedang mencuat yaitu pasangan JK-AHY.

Sinyal Kang Emil untuk Jokowi

Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, memberikan sinyal untuk mendukung Jokowi agar menjadi presiden selama dua periode. Setelah bertemu dengan ketua PPP Romahurmuziy, Kang Emil menyatakan bahwa dia akan menampung berbagai opsi. Namun sejauh ini, berdasarkan apa yang telah ditampungnya, arahnya akan ke Jokowi.

Bupati Sumba Tengah Siap Menangkan Jokowi

Umbu Ratu Nggay, Bupati Sumba Tengah, menyatakan bahwa tidak cukup Jokowi hanya satu periode. Untuk menyelesaikan segala yang telah dibuat di periode kali ini, terutama terkait pembenahan infrastruktur dan ekonomi, Jokowi harus diberikan kesempatan satu periode lagi.

2. Prabowo

Prabowo merupakan salah satu penantang terkuat Jokowi sebagai petahana. Terdapat beberapa manuver penting terkait Prabowo yang telah terjadi di minggu ini. Antara lain:

Syarief Hasan Temui Prabowo Terkait Pencalonan Prabowo-AHY

Kamis (5/7) malam, Syarief Hasan, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, bertemu dengan Prabowo Subianto di kediaman Prabowo. Dalam pertemuan tersebut, Andi Arief, Wakil Sekretaris Jendral Demokrat, menyatakan bahwa pertemuan tersebut membahas skema koalisi Pemilihan Presiden 2019. Salah satu poin penting dalam pembicaraan tersebut terkait kemungkinan Prabowo berpasangan dengan AHY. Arief pun berharap akan ada pertemuan lanjutan untuk memperjelas hal ini.

Partai Amanat Nasional (PAN) Akan Gabung Gerindra Dengan Beberapa Ketentuan

Yandri Susanto, Ketua DPP PAN, menyatakan bahwa PAN tidak akan mendukung Jokowi di tahun 2019. PAN pun menyatakan akan bergabung dengan koalisi Partai Gerindra, terutama jika PAN mendapatkan jatah untuk wakil presiden. Salah satu nama kader internal PAN yang akan didukung adalah Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN. Jika memang harus dari eksternal PAN, Yandri Susanto pun akan mempertimbangkan nama-nama seperti Anies Baswedan, Gatot Nurmantyo. Gerindra sendiri diketahui baru memiliki satu nama calon presiden yaitu Prabowo.

3. Anies Baswedan

Meskipun baru terpilih sebagai Gubernur Jakarta, nama Anies Baswedan mencuat ke bursa calon Presiden dan Wakil Presiden. Salah satu manuver politik yang berkaitan dengan Anies di minggu ini adalah terkait Zulkifli Hasan yang bertemu dengan Anies Baswedan.

Zulkifli Hasan Bertemu Anies Baswedan, Sebut Anies Gubernur Indonesia

Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN, bertemu dengan Anies Baswedan di Parlemen. Ketika ditanya, Zulkifli Hasan pun tidak mengelak bahwa ada pembahasan calon presiden dengan Anies. Zulkifli Hasan pun meyakini bahwa sebagai Gubernur Jakarta, Anies Baswedan sekaligus merangkap sebagai gubernur Indonesia, mengingat Jakarta merepresentasikan Indonesia.

4. Jusuf Kalla

Telah menjadi wakil presiden Indonesia sebanyak dua kali, Jusuf Kalla (JK) pun diisukan untuk maju sebagai calon presiden. Salah satu berita utama yang berkaitan dengan Jusuf Kalla adalah pencalonannya dengan AHY.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat sebut Wacana JK-AHY

Imelda Sari, Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat menyatakan bahwa koalisi SBY-JK di tahun 2004-2009 sukses mengelola masalah bangsa. Kesuksesan ini dianggap menjadi dasar bahwa JK-AHY dapat menjadi pasangan yang bekerja dengan baik. Menurut Imelda, JK-AHY sudah didengungkan. Ia pun menyatakan bahwa terkait poros ketiga, JK-AHY dapat menjadi salah satu pasangan yang potensial.

Share: Rangkuman Manuver Politik Minggu Ini: JK Bertemu AHY, TGB Beri Sinyal Dukung Jokowi