Isu Terkini

Walaupun Udah Boleh Nyetir Mobil Sendiri, 5 Hal ini Masih Tidak Bisa Dilakukan Perempuan Arab Saudi

Winda Chairunisyah Suryani– Asumsi.co

featured image

Dulu, perempuan di Arab Saudi yang ketahuan mengemudi mobil sendiri itu ditangkap, dipenjara, dan didenda, lho guys. Tapi, sejak Selasa 26 September, Raja Salman bin Abdul Aziz mengeluarkan peraturan yang memperbolehkan kaum perempuan menyetir mobil.

Peraturan ini tentu saja mendapat sambutan positif dari sejumlah pemimpin dunia, di antaranya dari Sekjen PBB Antonio Guterres, Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Inggris Theresa May, hingga penggiat HAM internasional dan lainnya.

Tak hanya mengizinkan perempuan untuk mengemudi mobil, Arab Saudi juga udah ngebolehin perempuan untuk menyaksikan pertandingan olahraga di stadion yang sebelumnya kerajaan punya aturan keras tentang larangan perempuan berada di arena olahraga. Aturan ketat itu merupakan bagian dari pemisahan jenis kelamin di masyarakat.

Nah, walaupun sudah boleh nyetir mobil sendiri, masih ada sederet peraturan yang tidak membolehkan wanita Arab melakukan hal-hal tertentu yang justru lumrah banget dilakukan oleh wanita di Indonesia. Apa aja ya?

1. Buka Rekening Bank Sendiri

Meskipun di Arab Saudi perempuan udah bisa nyetir mobil sendiri, tapi mereka masih enggak bisa beli mobil sendiri. Hal itu karena perempuan di sana dilarang membuka rekening atas namanya sendiri tanpa izin dari walinya. Wali ini juga yang kita kenal dengan sebutan mahrom, dalam ajaran agama Islam. Mahrom ini bisa bapaknya, suaminya, kakeknya, hingga anak laki-lakinya.

Jangan disamakan dengan di Indonesia ya, guys. Karena kalau di sini, jangankan perempuan, anak-anak yang masih duduk di Taman Kanak-Kanak aja udah punya buku rekening sendiri!

2. Punya Passport dan Traveling

Lagi-lagi, wanita Arab Saudi enggak bisa jalan-jalan ke berbagai negara karena enggak diizinkan untuk membuat passport tanpa izin walinya. Makanya, buat perempuan di Indonesia, banyak-banyakin bersyukur  ya!

Karena jangankan bepergian ke luar negeri, bikin travel agent sendiri aja dibolehin! Karena semua perempuan punya kebebasan buat buka bisnisnya sendiri. Meskipun masih banyak anggapan bahwa yang wajib kerja itu laki-laki, tapi udah bukan hal yang awam lagi kalau perempuan juga ikut bekerja.

3. Menikah dan Cerai Sembarangan

Hal lainnya yang harus mendapatkan izin dari sang wali adalah menikah meskipun perempuan itu adalah seorang janda. Sebenernya kalau masalah nikah, biasanya memang butuh izin dari keluarga ya, guys.

Tapi, bagaimana kalau masalahnya tentang cerai? Udah enggak tahan dengan kehidupan rumah tangga yang bikin ngebatin, tapi mereka para perempuan Arab Saudi masih harus izin wali mereka terlebih dahulu sebelum melakukan perceraian.

4. Nongkrong Sambil Ngopi Bareng Lawan Jenis

Kalau di Indonesia, budaya ngopi sampai pagi buat ngobrol ngalor ngidul sampai ngobrolin tugas kuliah udah enggak asing lagi, kan ya. Perempuan maupun laki-laki sah-sah aja mau nongkrong di warung kopi pinggir jalan atau mau pilih tempat ngopi yang high class kayak di Starbucks.

Tapi, kalau di Arab Saudi, orang-orang di sana harus membatasi kedekatan fisik antar lawan jenis. Biasanya, tempat-tempat pelayanan umum gitu nih, ada ruangan yang dipisahkan antara laki-laki, dan ruangan keluarga. Rempong, ya guys.

5. Menggunakan Model Pakaian yang Diinginkan

Masih ngebandingin dengan negara kita, nih. Kalau di Indonesia, kita berhak memilih model pakaian apa yang akan kita kenakan. Mulai dari pakai celana pendek sama tank top, sampai pakai kerudung atau bahkan pakai cadar.

Sayangnya, hal itu enggak terjadi di Arab Saudi. Jangankan milih baju yang diinginkan, para perempuan di sana bahkan diwajibkan untuk menutupi rambut, tubuh, dan wajah di depan umum.

Share: Walaupun Udah Boleh Nyetir Mobil Sendiri, 5 Hal ini Masih Tidak Bisa Dilakukan Perempuan Arab Saudi