Isu Terkini

Wajib Coba! 4 Resep Kue Lebaran Dari Berbagai Dunia Ini Anti Mainstream Banget!

OlehWinda Chairunisyah Suryani

featured image

Hari Raya Idulfitri tinggal menghitung hari, nih! Kalau di Indonesia lebaran identik dengan kue kering, maka umat Muslim di belahan dunia yang lain juga punya makanan khasnya sendiri-sendiri. Kue-kue ini bisa dipastikan selalu hadir di meja rumah kala hari raya Idulfitri tiba.

Sekedar informasi, nih, bahwa enggak cuma Indonesia aja yang punya kue khas hari raya, tapi dari berbagai negara di dunia juga ada, lho. Apa aja?

1. Kue Kahk dari Mesir

Sama halnya dengan Indonesia yang punya kue kering sebagai makanan khas lebaran, warga di Mesir juga punya nih makanan khas yang selalu ada ketika Idulfitri tiba. Hal ini karena di Mesir, Lebaran juga jadi perayaan yang besar dan meriah. Nah, makanan khas Mesir kala Idulfitri tiba adalah kue kering bernama Kahk.

Kue kahk ini menjadi salah satu menu hidangan khas lebaran bagi masyarakat Mesir. Kue ini berbentuk lingkaran dan rasanya manis, dan memiliki isian di tengahnya, serta bertabur tepung gula, jadi agak-agak mirip dengan mirip dengan kue puteri salju.

Bahan untuk ngebuat Kahk terdiri dari ragi instan, bubuk kayu manis, bubuk cengkeh, bubuk jahe, biji wijen, gula, baking powder, tepung, susu, dan mentega tawar. Cara buatnya, tinggal campurin baking powder, bubuk kayu manis, cengkeh, jahe ke dalam tepung, dan aduk rata. Kemudian mentega yang udah dilelehin dicampurkan ke tepung secara perlahan-lahan.

Baru deh nanti dicampur ragi instan dan gula ke dalam susu, aduk rata dan tuangin ke adonan sambil terus diuleni, dibentuk, dan diletakkan di loyang, dipanggang dengan oven suhu 175°C selama kurang lebih 15 menit, kalau udah jadi tinggal taburin gula tepung di atasnya.

2. Kue Baklava dari Turki

Turki adalah negara yang punya sejarah besar tentang kejayaan kerajaan Islam di tanah Eropa, karena menjadi pusat kerajaan Ottoman yang wilayahnya meluas hingga ke daratan Spanyol. Kalau untuk urusan kuliner khas di hari raya, Turki punya Baklava, makanan ringan yang sudah ada sejak kerajaan Ottoman.

Baklava dibuat dari beberapa lapisan phyllo pastry alias lembaran adonan yang diberi isian kacang yang telah dicincang dan juga diberi madu atau sirup. Bahan-bahan untuk ngebuatnya siapin aja phyllo yang udah siap pakai, dan masukin isian seperti kenari, kacang almond, mentega yang dilelehkan, tepung roti, gula pasir, aprikot kering yang dicincang kasar, bubuk kayu manis, cengkeh, garam, dan madu.

3. Kue Kaak dari Tunisia

Warga muslim Tunisia yang ngerayain lebaran juga punya kue khas bernama kaak. Kue ini dikenal dengan nama patthar ki roti atau stone bread yang berarti roti batu. Untuk ngebuat kue kaak ini cukup siapkan jahe, kayu manis, pala, merica, cengkih, kapulaga, adas, madu, telur ayam, gula, tepung terigu, koya halus,minyak samin, mentega dan jinten hitam.

Langkah pertama ngebuatnya adalah dengan mencampurkan semua bahan menjadi satu adonan, kemudian aduk hingga adonan kalis. Kemudian diamkan selama semalaman atau minimal 3 jam, baru deh adonan dicetak atau dibentuk sesuai selera.

4. Kue Ma'amoul dari Suriah

Ma'amoul adalah makanan penutup khas Arab kuno yang dibuat dengan kurma, pistachio, almond, atau buah ara dan berbalut gula bubuk. Selain Suriah, kue ini juga populer di Lebanon. Ma'amoul sendiri berbentuk seperti kubah atau pipih. Sementara itu, Ma'amoul juga dapat dihias dengan tangan atau dibuat dalam cetakan kayu khusus. Kue kering ini biasa dibuat sebelum Idul Fitri, lalu disimpan untuk disajikan dengan kopi Arab dan coklat untuk para tamu yang datang selama Lebaran.

Share: Wajib Coba! 4 Resep Kue Lebaran Dari Berbagai Dunia Ini Anti Mainstream Banget!