Budaya Pop

Museum MACAN, Pilihan Baru Destinasi Wisata Seni Modern di Jakarta

Ramadhan– Asumsi.co

featured image

Guys, kalian pasti udah pada bosen kan dengan sederet tempat wisata di Jakarta yang itu-itu lagi dari Monas, Dufan Ancol, sampai Kota Tua. Tapi kali ini kalian dijamin bakalan bergairah dengan destinasi wisata seni modern terbaru di Jakarta.

Yap, saat ini di Jakarta sudah hadir museum baru bertajuk seni modern. Museum yang terbilang langka tersebut bernama Museum MACAN, kepanjangan dari Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara, yang diresmikan pada November 2017.

Berdirinya Museum MACAN mendapatkan respons bagus dari publik. Di jagat media sosial terutama Instagram, sudah banyak yang mengunggah foto-foto suasana di dalam Museum MACAN dengan pajangan karya seni yang sangat indah.

Sebenarnya apa sih Museum MACAN itu? Jenis karya seni apa aja yang dipamerkan di dalam museum tersebut? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Berawal dari Koleksi Pribadi

Museum MACAN didirikan atas visi dan gagasan Haryanto Adikoesoemo, pengusaha Indonesia sekaligus sosok yang dikenal sebagai kolektor karya Indonesia dan internasional sejak 1990.

Berbagai tujuan ideal berdirinya Museum MACAN adalah dalam rangka mengembangkan apresiasi seni di Indonesia.

Karya seni bertema ASEAN Plus Three (3+) terpampang indah di Museum MACAN, Jakarta. Foto: Twitter/@Museum MACAN

Selain itu, Museum MACAN juga menjadi sarana untuk menghubungkan dunia seni Indonesia dengan seni internasional, hingga mengembangkan lingkungan profesional untuk seni dan SDM seni di Indonesia.

Nah, menariknya, pondasi awal pendirian Museum MACAN sendiri terbentuk dari koleksi pribadi yang dimiliki Haryanto sendiri.

Ada Sekitar 90 Karya Seni Modern Indonesia dan Dunia

Museum MACAN menampilkan sekitar 90 karya seni rupa modern Indonesia dan juga kontemporer dari seluruh dunia. Nah, total 90 karya seni tersebut merupakan sebagian dari 800 karya seni yang telah dikumpulkan Haryanto.

Salah satu karya seni yang menjadi favorit dan jadi sorotan di Museum MACAN adalah 'Infinity Mirrored Room' karya seniman Jepang, Yayoi Kusama.

Dengan keberadaannya yang baru saja berdiri saat ini, Museum MACAN merupakan museum pertama di Indonesia yang memiliki koleksi seni modern dan kontemporer Indonesia serta internasional.

Nah, selain isi karya seni kontemporer dan modern dalam bentuk lukisan, yang ditampilkan, ternyata Museum MACAN juga memamerkan gaya kontemporer dengan menggunakan berbagai medium, teknik dan seni instalasi.

Harga Tiket dan Alamat Museum MACAN

Bagi kalian yang ingin berkunjung dan menikmati karya seni yang ada di Museum MACAN, sudah disediakan tiket masuk dengan harga yang beragam. Dewasa (Rp. 50.000), Anak-anak (Rp. 30.000), dan Pelajar serta lansia (Rp. 40.000).

Sekadar informasi, penjualan tiket sendiri hanya sampai pukul 18.00 WIB dan tidak beroperasi di hari Senin.

Salah satu acara live drawing di Museum MACAN, Jakarta, yang berlangsung pada 16 Maret 2018 lalu. Foto: Twitter/@MuseumMACAN

Alamat Museum MACAN sendiri berada di Wisma Akr Level MM, Jl. Panjang No.5, RT.11/RW.10, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Museum MACAN sendiri buka dari hari Selasa sampai Minggu, dan jam operasional museum sendiri dimulai dari pukul 10.00 pagi sampai 19.00 WIB.

Fasilitas dan Peraturan di Museum MACAN

Fasilitas yang tersedia di Museum MACAN sendiri ada toilet difabel, ruang menyusui, ruang pertolongan pertama, ruang penitipan barang, museum dapat diakses kursi roda, serta kafe dari 1/15 coffee.

Sementara Museum MACAN juga memberlakukan peraturan ketat, apa saja itu?
1.Jangan sentuh karya seni. Tangan yang bersih sekalipun dapat merusak karya seni
2.Atur ponsel Anda ke mode senyap dan usahakan tidak melakukan percakapan telepon di dalam area pameran
3.Berbicaralah dengan lembut dan berjalan dengan tenang
4.Payung, ransel dan tas yang berukuran lebih besar dari tas tangan. Dilarang memakai sepatu roda atau sepatu lari di dalam galeri
5.Atas alasan keamanan, semua tas dapat sewaktu-waktu diperiksa dan semua benda berukuran besar harus disimpan di penitipan barang
6.Makanan dan minuman, termasuk air kemasan, tidak diizinkan di dalam galeri
7.Dilarang membawa makanan dari luar
8.Makanan dan minuman hanya dapat dikonsumsi di area cafe
9.Memotret diperbolehkan, tetapi TANPA kilat
10.Diperbolehkan untuk menggambar sketsa dengan pensil di area galeri, asalkan dengan buku yang berukuran tidak lebih dari 22 x 28 cm
11.Arang, krayon, spidol permanen, cat air dan cat minyak tidak diperbolehkan
12.Staf museum dan pengunjung museum berhak atas lingkungan yang aman yang bebas dari kekerasan, penganiayaan atau perilaku yang mengancam
13.Museum berhak mengeluarkan orang yang berperilaku tidak sesuai
14.Pelanggaran terhadap peraturan museum dapat mengakibatkan tuntutan dan tuntutan

Share: Museum MACAN, Pilihan Baru Destinasi Wisata Seni Modern di Jakarta