Internasional

Tokyo Protes China Imbas Rudal Jatuh ke Laut Jepang

Manda Firmansyah– Asumsi.co

featured image
NTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp

Taiwan mengecam keras peluncuran rudal di atas pulau itu selama latihan tempur China. Menanggapi hal itu, Pemimpin Taiwan Su Tseng-chang menyebutnya, ‘tetangga yang jahat’. 

China menggelar latihan militer gabungan terbesar di perairan dan ruang udara di sekitar Taiwan pada Kamis (5/8/2022). Ini dilakukan sehari setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengunjungi Taiwan, pulau yang diakui Beijing sebagai bagian dari China. 

Protes Jepang: Kementerian pertahanan Jepang melaporkan bahwa empat rudal melesat di atas ibu kota Taiwan. Sebanyak lima dari sembilan rudal yang ditembakkan China ke arah teritori Jepang mendarat di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Negeri Sakura itu, yang memicu protes diplomatik dari Tokyo. Jepang telah mengutuk keras tindakan China terhadap Taiwan. 

Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan, rudal-rudal tersebut terbang tinggi di atmosfer dan tidak menimbulkan ancaman. Tidak dijelaskan secara detail jalur lintasan rudal-rudal itu atas alasan kerahasiaan. 

Unjuk gigi: Pakar keamanan Asia di German Marshall Fund of the United States, Washington, Bonnie Glaser menilai, ancaman terbesarnya adalah China sedang melakukan latihan blockade, memperlihatkan kemampuannya mengepung pelabuhan dan bandara Taiwan, serta mencegah pengiriman barang. 

"Ini belum pernah terjadi sebelumnya," ucapnya, dilansir dari Antara. 

Latihan tersebut dijadwalkan akan berlangsung hingga Minggu (7/8/2022) siang. Sebelumnya, China mengatakan bahwa hubungannya dengan Taiwan adalah urusan internal. 

"Kolusi dan provokasi AS-Taiwan hanya akan mendorong Taiwan ke jurang bencana, menimbulkan malapetaka bagi rekan-rekan sebangsa Taiwan," ujar juru bicara kementerian Pertahanan Nasional China, Tan Kefei. 

Jejak konflik: Sementara itu, pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan, pihaknya tidak akan memprovokasi konflik, tetapi akan mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional Taiwan. 

Taiwan memerintah sendiri sejak 1949, ketika partai komunis pimpinan Mao Zedong merebut kekuasaan di Beijing setelah mengalahkan partai nasionalis Kuomintang (KMT) pimpinan Chiang Kai-shek dalam perang saudara. Beijing mengklaim berhak membawa Taiwan ke dalam kekuasaan China, secara paksa jika diperlukan. 

AS kecam China: AS mengutuk China dan menyebut aksi China tak bertanggung jawab. Pelosi, yang sedang berada di Jepang mengatakan, China tidak bisa mengisolasi Taiwan dengan melarang masuk pejabat Barat ke pulau itu. 

"Kunjungan ini bukan tentang saya, ini tentang Taiwan. Kami telah mengatakan sedari awal bahwa keberadaan kami di sini bukan tentang mengubah status quo di Taiwan atau kawasan itu," ujar Pelosi dalam jumpa pers usai bertemu Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida.

Baca Juga:

Makin Panas, China Kirim Kapal Perang-Jet Tempur ke Sekitar Taiwan 

Rusia dan Korut Kompak Bela China, Kecam Ketua DPR AS ke Taiwan 

China Kepung Taiwan dengan Kapal Selam Nuklir

Share: Tokyo Protes China Imbas Rudal Jatuh ke Laut Jepang