General

Debat Pilgub Jawa Tengah, Periksa Fakta dan Datanya Di Sini

OlehWinda Chairunisyah Suryani

featured image

Debat kedua dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) kembali digelar, nih guys! Kedua pasangan calon gubernur, yaitu Ganjar Pranowo bersama Taj Yasin dan Sudirman Said bersama Ida Fauziyah hadir dalam acara debat yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Best Western Premier, Solo Baru, Sukoharjo, Kamis, 3  Mei.

Menurut Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Joko Purnomo, Kabupaten Sukoharjo dipilih karena daerah tersebut menjadi basis salah satu pasangan calon, dan  menjadi pertimbangan asas pemerataan.

"Jawa Tengah mempunyai wilayah yang sangat luas, jadi biar merata. Sukoharjo yang dekat sekali dengan Solo ini juga masuk wilayah Jawa Tengah," ujar Joko Purnomo dikutip Merdeka.com pada 3 Mei.

Di dalam debat yang bertema "Pelayanan Publik dan Perekonomian" itu tentunya ada banyak pernyataan-pernyataan yang diucapkan oleh para calon gubernur ya, guys. Makanya, yuk kita periksa, apakah statement mereka sesuai dengan fakta dan data yang ada?

Pernyataan Calon Gubernur Petahana Ganjar Pranowo

Dalam kesempatan debat Pilgub itu, Ganjar dengan bangga mengatakan bahwa selama kepemimpinannya, Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah bersih alias enggak ada yang terkena kasus korupsi.

“Adakah dalam lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selama kami memimpin ada yang dicokok KPK, ada yang diambil KPK, atau sama seperti dengan yang ada di ESDM?” Apakah dalam pemerintahan ketika kita memimpin, ada terjadi kasus korupsi yang ada di sana? Lima tahun berjalan alhamdulilah provinsi tidak ada. Mari dibandingkan dengan yang dipimpin oleh orang lain adakah yang sudah dicokok?” ujar Ganjar.

Faktanya, di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memang enggak ada oknum PNS atau pejabat yang ditangkap Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) maupun aparat penegak hukum lain terkait kasus korupsi.

Tapi, di tingkatan kabupaten/kota, ada sejumlah pejabat daerah terlibat kasus korupsi, di antaranya adalah Bupati Klaten Sri Hartini yang ditangkap terkait kasus jual beli jabatan, Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno yang ditangkap terkait proyek infrastruktur di Pemerintahan Kota Tegal, dan Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad yang ditetapkan sebagai tersangka karena menerima jatah terkait sejumlah proyek.

Pernyataan Calon Gubernur Sudirman Said

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said sempat bilang bahwa Pendapatan Asil Daerah (PAD) Jawa Tengah di era Ganjar Pranowo hanya naik 58 persen.

Kalau diperiksa dari data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, pernyataan Sudirman bisa dikatakan salah. Sebab, data BPS menunjukkan bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Tengah pada tahun 2014 mencapai Rp 9.916.358.232. Sedangkan, PAD Jateng 2015 mencapai Rp10.904.882.039.880. Dan di tahun 2016 PAD Jateng mencapai Rp11.541.029.720.309.

Jadi, jika Sudirman bilang naiknya 58 persen, padahal dari kalkulasi data-data di atas, pertumbuhan PAD Jawa Tengah selama dipimpin Ganjar hanya naik sebesar 40,24 persen.

Pernyataan Calon Wakil Gubernur Taj Yasin

Taj Yasin sempat menyebutkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Tengah sejak 2013 sampai 2017 mengalami kenaikan. Hal itu ia klaim, katanya berdasarkan data BPS.

Jika diperiksa, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) disebutkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia di Jawa Tengah emang benar terus mengalami peningkatan sejak 2013 hingga 2017. Dengan rinciannya, sebagai berikut:

Di tahun 2013 sebesar 68.02

Di tahun 2014 sebesar 68.78

Di tahun 2015 sebesar 69.49

Di tahun 2016 sebesar  69.98

Di tahun 2017 sebesar 70.52

Pernyataan Calon Wakil Gubernur Ida Fauziyah

Meskipun mengalami kenaikan di tiap tahunnya, namun Ida menyindir bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Tengah masih berada di bawah rata rata nasional.

Dan kenyataannya, memang benar, guys. Sebab, IPM secara nasional pada 2017 itu sebesar 70,81, sedangkan IPM Jateng di tahun 2017 hanya sebesar 70,52 saja.

Share: Debat Pilgub Jawa Tengah, Periksa Fakta dan Datanya Di Sini