General

Golkar Resmi Usung Airlangga Hartarto Jadi Cawapres Pendamping Jokowi

OlehWinda Chairunisyah Suryani

featured image

Dewan Pakar Partai Golongan Karya (Golkar) sudah secara resmi memberi dukungan kepada Ketua Umum mereka, Airlangga Hartarto sebagai calon wakil presiden pendamping Jokowi. Keputusan ini telah secara bulat diambil dalam rapat internal di Kantor DPP Partai Golkar, pada Rabu, 2 Mei.

"Mengusung langsung wakil presidennya, yaitu Ketua Umum Golkar itu sendiri, yang sudah diusulkan Dewan Pakar, Dewan Pembina, dan Dewan Kehormatan," kata Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono pada media seusai rapat internal.

Keputusan untuk mengusung Airlangga, kata Agung dilakukan demi menunjukkan pada publik bahwa Golkar punya pemimpin yang bisa dijadikan cawapres bagi Joko Widodo. Hal ini juga perlu dilakukan Partai Golkar untuk meningkatkan elektabilitas partainya.

"Jadi saya kira tepat apabila sekarang disampaikan [menugusung Airlangga jadi cawapres], bahwa inilah pemimpin kami. Yang kemudian diharapkan bisa mempunyai efek meningkatkan elektabilitas," ungkap Agung.

Meskipun Partai Golkar udah resmi mengusung Airlangga, tapi kata Agung, partainya enggak ngasih paksaan kepada Jokowi. Misal nanti Airlangga enggak dipilih, Agung memastikan bahwa partainya tetap mendukung Jokowi untuk menjabat sebagai Presiden dua periode.

"Sikap boleh disampaikan pada saat sekarang, tidak usah malu dan segan, toh kita sadar keputusan terakhir di tangan Pak Presiden. Kalau keputusannya lain, tidak perlu marah atau kecewa, sikap konsisten, kita mendukung Jokowi sampai 2019," ujar Agung.

Elektabilitas Partai Golkar

Berdasarkan survei Cyrus, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih menjadi partai yang memiliki elektabilitas paling tinggi, yaitu 26,9 persen. Hal itu disebabkan karena PDIP ini diidentikkan dengan Presiden Jokowi. Tapi, gimana nih, dengan Partai Golkar yang sebelumnya kena masalah karena mantan Ketua Umumnya, Setya Novanto terlibat kasus korupsi e-KTP?

Ternyata, elektabilitas Partai Golkar hanya sebesar 11,5 persen, guys. Tapi, meskipun elektabilitasnya enggak sebesar PDIP, partai berlogo beringin ini tetap optimis bisa kembali mendapatkan kepercayaan publik.

Politisi Partai Golkar Misbakhun bilang, bahwa partainya kini tengah dipimpin oleh Airlangga Hartarto, dan dia yakin bahwa sosok Airlangga bakal mampu menggaet banyak suara pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Selain itu, Misbakhun juga optimis bahwa Golkar nantinya bakal bisa berkontribusi besar dalam strateginya untuk memenangkan Jokowi di Pemilihan Presiden (Pilpres).

"Saya sampaikan bahwa hasil survei ini adalah data statis. Data dinamisnya adalah Pilkada [Pemilihan Kepala Daerah] 2018 nanti," ujar Misbakhun saat diskusi pemaparan hasil survei Cyrus Network pada Kamis 19 April lalu.

Share: Golkar Resmi Usung Airlangga Hartarto Jadi Cawapres Pendamping Jokowi