Isu Terkini

Ingin Bentuk Poros Baru, PKS Butuh Teman Koalisi

Manda Firmansyah– Asumsi.co

featured image
NTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengutamakan mencari koalisi dengan partai politik (parpol) lain yang selanjutnya mengumumkan calon presiden (capres). 

"PKS membangun komunikasi dengan partai politik (parpol) lain untuk membangun poros baru atau poros alternatif," ujar Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Selasa (21/6/2022) dikutip Antara. 

Butuh teman: Koalisi itu dibangun untuk memenuhi target presidential threshold (PT) sebesar 20%. PKS membutuhkan tambahan dua parpol untuk membangun koalisi dalam mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden. 

PKS belum akan mengumumkan nama kandidat capres yang akan diusung. Selain itu, wewenang yang menentukan kandidat capres berada di tangan Majelis Syuro Partai. 

"Siapa pun nama yang diumumkan PKS, tidak akan terealisasi kalau tidak disepakati dengan minimal dua partai politik lain," tutur Juru Bicara PKS Al Muzammil Yusuf. 

Sikap kenegarawanan: Ia berharap nantinya parpol yang tergabung dalam koalisi dapat menunjukkan sikap kenegarawanan untuk memilih pemimpin terbaik guna memenangi Pemilu 2024. 

Koalisi partai: Sebelumnya, sejumlah partai politik telah membangun koalisi. Di antaranya Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Koalisi tiga partai itu bernama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan total 23 % suara. 

Selain itu, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membentuk koalisi bernama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) dengan total 31 persen. 

Sementara itu, PKS dijadwalkan sedang membangun komunikasi intensif dengan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk membangun satu koalisi baru.

Baca Juga:

PKB: Koalisi Semut Merah Masih Ada, tapi Gerindra Lebih Realistis 

Megawati: Kader PDI Perjuangan Bicara Koalisi, Silakan Keluar

Pertemuan Prabowo-Cak Imin Respons Terbentuknya KIB

Share: Ingin Bentuk Poros Baru, PKS Butuh Teman Koalisi