General

Kelakar-kelakar Presiden Jokowi Bersama Para Menterinya

Ramadhan– Asumsi.co

featured image

Presiden RI Joko Widodo memang terkenal memiliki pembawaan santai, sederhana, dan dekat dengan semua kalangan. Jokowi juga tak segan-segan melemparkan kelakar kepada sejumlah menterinya saat sedang bekerja.

Sejak menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia, ada beberapa momen di mana Jokowi berhasil membuat orang-orang di sekitarnya tertawa, khususnya para menteri. Apa saja itu? Yuk simak penjelasan berikut.

Jokowi Ledek Menteri Susi Ingin Jadi Wapres

Presiden Jokowi menyindir gaya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang memperagakan gaya seperti seorang presiden. Kelakar itu disampaikan Jokowi setelah mendengar sambutan Susi yang memerintahkan Menteri PUPR dan Menteri Perhubungan mengeruk sungai di Pangandaran.

Ledekan tersebut disampaikan Jokowi di depan ribuan nelayan. Momen itu terjadi ketika peresmian Keramba Jaring Apung lepas pantai atau "offshore" di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang, Babakan, Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga: Aksi-aksi Moeldoko Saat Jadi Benteng Jokowi dan Istana

“Tadi Pak Menteri PUPR (Basuki), Pak Menteri Perhubungan (Budi Karya) sudah diperintah oleh Bu Susi (Menteri KKP) untuk membangun apa tadi? Untuk mengeruk sungai," kata Jokowi di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang, Babakan, Pangandaran, Selasa 24 April.

Ucapan Presiden Jokowi tersebut langsung disambut tawa para menteri dan masyarakat yang berada di lokasi.

"Benar memang dibutuhkan mengeruk sungai itu, tapi yang perintah mestinya bukan Bu Susi ke menteri, yang perintah itu presiden," ujar Jokowi yang lagi-lagi disambut tawa.

"Jangan-jangan Bu Susi ini mau jadi presiden, pengen jadi wapres (wakil presiden) ini kelihatannya," ucap Jokowi lagi dan kembali disambut tawa dan tepuk tangan.

Seperti diketahui, sebelum Jokowi memberikan sambutan, Menteri Susi sudah lebih dulu memberikan sambutan di atas panggung. Susi menyampaikan keinginan masyarakat Pangandaran untuk kemudian disampaikan kepada Menteri PUPR dan Menteri Perhubungan.

"Ada permintaan karena sudah nodongin saya pagi-pagi sebelum bapak datang, terutama disampaikan ke Menteri PUPR dan Pak Budi (Menteri Perhubungan), untuk pembangunan dermaga di beberapa kilometer, baik Parigi, Batukaras," kata Susi.

Baca Juga: Datang ke Agats Papua, Presiden Jokowi Dapat Gelar Panglima Perang Asmat

"Kemudian minta sungainya dikeruk karena tidak bisa keluar masuk, ada Sungai Cikidang, Palawangan, Segara Anakan. Kita tidak bisa keluar masuk, mohon dikeruk saja. Pak Budi, pokoknya saya tidak mau tahu, Anda berdua tanggung jawab, kalau enggak diselesaikan, kita ke Jakarta main ke kantor beliau ya," ucap Susi.

Jokowi Ledek Menteri Airlangga soal Cawapres

Presiden Jokowi pernah berkelakar juga saat dirinya tengah bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Candaan itu muncul dari mulut Airlangga saat Jokowi tengah membahas soal bakal cawapres di Pemilu 2019.

Pada Selasa 27 Februari lalu, Jokowi mengaku masih menggodok nama-nama cawapres yang akan menjadi pendampingnya nanti. Namun, ia sempat menyinggung keberadaan Airlangga Hartarto yang tengah ada di sebelahnya.

"Di dekat saya sekarang ada Pak Airlangga," kata Jokowi, sambil tertawa, saat ditemui di kawasan industri Delta Silicon, Cikarang, Selasa 27 Februari.

Seperti diketahui, jawaban itu sendiri disampaikan saat Jokowi disinggung soal kemungkinan cawapresnya berasal dari partai politik.

Baca Juga: Survei Cyrus Network: Jokowi Masih Teratas, AHY Cawapres Ideal

Saat itu, Airlangga yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar memang tengah berdiri di samping kiri Presiden Jokowi usai mendampinginya meresmikan dan meninjau pabrik PT Kalbio Global Medika, di kawasan yang sama.

Mendengar candaan Jokowi tersebut, Airlangga pun hanya bisa tersenyum.

Candaan Jokowi ke Menteri Basuki Hadimuljono dan Rini Soemarno

Tahun 2017 lalu, Jokowi juga pernah melemparkan candaan kepada dua menterinya, yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

Momen itu terjadi pada 11 Agustus 2017 lalu saat Menteri Basuki membuka acara Indonesia Property Expo 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta. Dalam kesempatan itu, Basuki juga memberi penghargaan berupa piala kepada para kepala daerah yang berhasil memangkas proses perizinan pembangunan rumah.

Setelah Basuki selesai memberikan penghargaan, Jokowi lantas memberikan sambutannya. Pada kesempatan itulah Jokowi berkelakar soal piala yang diberikan Basuki kepada para kepala daerah tersebut.

"Tadi saya titip pak Menteri PU, Menteri BUMN, ini gubernur, wali kota, bupati jangan hanya diberi piala saja.Tau kan maksud saya?," kata Jokowi sambil tertawa.

"Berikan dong program yang jalannya rusak, di Jawa Barat beri, Sulawesi beri. Airport milik AP yang perlu digedein berikan. Masa piala saja," ucapnya.

Baca Juga: Maruarar Sirait Beberkan Alasan Jokowi Tak Akan Aksi Telanjang Dada

Kelakar Jokowi itu sebenarnya juga sebagai bentuk tindak lanjut terhadap permintaan kepala daerah yang katanya bosan hanya menerima piala saja. Padahal, banyak proyek yang bisa diberikan dari pemerintah pusat untuk membangun infrastruktur.

"Sudah dibilang siap sama pak Basuki dan Bu Rini, (kepala daerah) tinggal minta. Masa hanya piala. Mungkin Pak gubernur, wali kota sudah bosen piala karena sudah sering ngomong ke saya, pak yang konkrit dong," ujarnya.

Saling Kelakar Jokowi dan Airlangga soal Angkat 4

Tak hanya sekali saja Jokowi berkelakar saat sedang ditemani Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Jokowi dan Airlangga juga saling berkelakar soal angka empat.

Seperti diketahui, angka empat sendiri menjadi nomor urut bagi Partai Golkar yang dipimpin Airlangga untuk ikut serta pada kontestasi Pemilu 2019 mendatang.

Momen saling berkelakar Jokowi dan Airlangga soal angka empat itu terjadi saat pembukaan Indonesia Industrial Summit 2018 dan peluncuran Making Indonesia 4.0 di JCC Senayan, Jakarta pada Rabu 4 April.

Pada kesempatan itu, Airlangga mendapatkan kesempatan pertama untuk berpidato. Saat itu, Airlangga mengatakan bahwa sebuah kebetulan kegiatan itu diadakan pada tanggal empat, bulan empat.

Para tamu yang hadir pun hanya bisa tersenyum mendengar pernyataan yang keluar dari mulut Airlangga tersebut. Apalagi banyak yang sudah tau bahwa Golkar sendiri memiliki nomor urut empat di Pemilu 2019 nanti.

Baca Juga: Penjelasan Ketua KPU Jambi Soal Hebohnya Video ‘2019 Ganti Presiden’

Airlangga pun memilih peluncuran Making Indonesia 4.0 pada tanggap 4 April ini.

"Bukan kebetulan hari ini dilaksanakan pada tanggal empat bulan empat. Kita sebut patpatgulipat, patpatgulipat siapa cepat dia dapat," kata Airlangga.

Lalu, Jokowi mendapatkan kesempatan kedua untuk berpidato setelah Airlangga. Pada momen pidato itu, Jokowi juga ikut menyinggung soal angka empat dalam prolog sambutannya.

"Tadi disampaikan Pak Menteri Perindustrian, tanggal empat bulan empat, ada Making Indonesia 4.0. Ada empatnya lagi," kata Jokowi sembari tertawa.

Kembali, tamu yang hadir pun tertawa mendengar ucapan Jokowi tersebut. Jokowi sendiri di awal sebenarnya mengaku belum paham soal pidato Airlangga tentang angka empat tersebut.

"Saya tadi masih belum tanggap, setelah mikir baru tertawa saya tadi juga," ucapnya.

Share: Kelakar-kelakar Presiden Jokowi Bersama Para Menterinya