General

Tiga Alasan Fahri Hamzah Dukung Anis Matta Jadi Capres 2019

Ramadhan– Asumsi.co

featured image

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah memprediksi kalau partainya bisa memenangkan kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 jika mengandalkan sosok mantan presidennya, Anis Matta. Menurut Fahri, PKS layak memberi tiket calon presiden kepada Anis.

Fahri menyebut Anis merupakan sosok politisi yang sudah mengenal medan pertempuran di Pemilu. Maka dari itu, Fahri meminta agar langkah mantan Presiden PKS itu tak dihambat untuk maju sebagai capres di Pilpres 2019.

Pernyataan itu disampaikan Fahri saat menanggapi larangan DPC PKS Jawa Barat kepada kadernya untuk hadir pada acara sekelompok relawan yang mendeklarasikan Anis sebagai capres di Bandung, Sabtu 21 April.

Lalu, apa alasan dibalik dukungan Fahri pada sosok kelahiran Bone, Sulawesi Selatan 7 Desember 1968 itu? Ini dia penjelasnnya guys!

Paling paham sama para kader di lapangan

"Yang ngerti kondisi lapangan permainan ini ya Anis Matta, yang ditunggu kader itu Anis Matta, enggak usah dihambat-hambat, kasih jalan pada Pak Anis," kata Fahri di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 23 April.

Baca Juga: Deklarasi Anis Matta Jadi Cawapres, PKS: Boleh Tapi Dengan Syarat

Menurut Fahri, Anis memiliki banyak kelebihan yang bisa dimaksimalkan untuk membuat PKS berjaya. Selain disebut paham medan politik, Fahri menilai Anis juga disukai banyak kalangan karena keahlian dan strategi politiknya.

Pernah sukses membawa PKS mengatasi tantangan

Di internal PKS, Anis juga disukai kader. Hal itu terbukti saat Anis terpilih sebagai Presiden PKS secara aklamasi pada tahun 2013 lalu.

Padahal, saat itu kondisi partai lagi terpuruk karena Presiden PKS saat itu, Luthfi Hasan Ishaq tengah terjerat kasus korupsi dan ditangkap KPK. Anis yang menggantikan Lutfi sebagai Presiden PKS diklaim Fahri berhasil mengembalikan suara PKS yang terancam hilang di Pemilu.

"Sekarang ini ada krisis lagi PKS ini terancam hilang suaranya di pemilu, sudahlah ya kasih ke Pak Anis lagi, yang bisa menggerakkan kader itu Pak Anis, suruh Pak Anis. Pak Anis sebenarnya enggak mau tapi karena dia ditarik oleh kader, dia harus tampil," ujarnya.

Baca Juga: Punya 9 Calon Terbaik, PKS Tak Rela Anies Baswedan Jadi Cawapres Prabowo

Disukai para kader

Sebagai pemimpin yang bisa diajak kompromi dan dapat membuat kader bergerak, Anis juga dinilai bisa menjalankan struktur partai dengan baik.

Tak hanya itu, Fahri juga menyebut Anis memiliki komunikasi yang bagus sebab pernah menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS selama lima periode.

Baca Juga: Mengupas Tuntas Pengkaderan PKS Melalui Tarbiyah: Dari Kampus ke Senayan

"Sohibul [Iman] kan enggak dipilih aklamasi, yang aklamasi itu Anis," kata Fahri.

Seperti diketahui, DPC PKS Jabar sebelumnya melarang kadernya untuk hadir pada acara deklarasi Anis Matta sebagai capres yang disiapkan oleh relawan Anis Matta Presiden Muda (AMPM).

Dalam larangan itu, DPC PKS Jabar meminta kadernya fokus untuk pemenangan Pilgub dan Pilkada Serentak 2018 di daerah masing-masing.

Sementara Anis sendiri merupakan salah satu bakal capres atau cawapres dari sembilan kader yang dipromosikan PKS untuk Pilpres 2019. Sejauh ini, PKS memang belum menentukan siapa yang bakal diusung untuk maju sebagai capres atau cawapres.

Share: Tiga Alasan Fahri Hamzah Dukung Anis Matta Jadi Capres 2019