Isu Terkini

Bayi Meninggal Usai Ambulans Kehabisan Bensin

Muhammad Fadli — Asumsi.co

featured image
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc/aa.

Seorang bayi baru lahir meninggal usai ambulans yang ia tumpangi mogok akibat kehabisan bensin. Insiden itu menimpa seorang bayi yang sedang dibawa dari Puskesmas Poasi ke RSUD Kendari. 

Kondisi bayi: Kepala Dinas Kesehatan Kendari, Rahminingrum mengatakan penanganan kelahiran bayi tersebut sudah sesuai standar. Namun, kondisi sang bayi pada saat dilahirkan sudah memburuk.

“Penanganan kelahiran bayi (di Puskesmas Poasia Kendari) sudah sesuai standar tapi memang kondisi bayi pada saat lahir sudah sangat tidak baik karena usia kehamilan ibu (bayi) diperkirakan sudah memasuki usia 10 bulan,” ujar Rahmaningrum dikutip Antara

Kronologi: Ia mengatakan sang bayi saat lahir tidak menangis karena hidung bayi tersebut tersumbat. Ia menduga kondisi bayi memburuk akibat telah meminum air ketuban ibunya. 

“Bayi tidak menangis karena tersumbat jalan nafasnya, karena bayi sudah meminum air ketuban,” ujar dia. 

Rahminingrum mengatakan bayi tersebut lalu ditangani dengan penanganan asfiksia di Puskesmas (Poasia) sambil mempersiapkan rujukan ke RSUD Kota Kendari. Namun, di perjalanan mesin mobil ambulans mati. 

Petugas dan keluarga kemudian langsung berinisiatif untuk langsung menahan mobil yang lewat dan langsung melanjutkan perjalanan ke RSUD Kota. 

“Setelah tiba di rumah sakit petugas langsung memberikan tindakan. Namun bayi dinyatakan meninggal,” kata Rahminingrum.

Viral: Sebelumnya kabar soal bayi yang meninggal akibat mobil ambulans yang membawanya mogok karena kehabisan bensin tersebar di media sosial facebook.

Dalam unggahan disebutkan bahwa ibu korban yang sedang hamil tua melahirkan di Puskesmas Poasia Kendari pada Sabtu (12/3) sekitar pukul 05.00 Wita. Selanjutnya pihak Puskesmas merujuk bayi ke rumah sakit (RS) karena kondisinya memburuk.

Dalam unggahan itu menyebut ambulans yang membawa bayi kehabisan bensin dalam perjalanan. Kemudian ada pengendara yang memberikan bantuan membawa bayi ke RS tujuan. Namun, pihak RS disebut mengembalikan bayi ke Puskesmas. Bayi kemudian dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas. 

Baca Juga:

Fakta-fakta Pendaki Asal Depok Meninggal di Puncak Gunung Gede 

Barack Obama Covid-19 

BNPB: Sejak Awal Tahun Ada 850 Bencana Alam, 65 Orang Meninggal 

Share: Bayi Meninggal Usai Ambulans Kehabisan Bensin