General

Usai Pensiun Jadi Panglima TNI, Gatot Nurmantyo Ungkap Isi Obrolan Politik dengan Prabowo Subianto

Ramadhan– Asumsi.co

featured image

Nama mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo terus dihubung-hubungkan dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Gatot akhirnya mengakui bahwa ia pernah bertemu dengan Prabowo.

Gatot mengungkapkan bahwa pertemuan dengan Prabowo tersebut terjadi selepas ia tak lagi menjabat sebagai pimpinan tertinggi di TNI.

Hal itu diceritakan Gatot sekaligus menanggapi pernyataan Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani yang menyatakan bahwa Prabowo pernah bertemu Gatot, saat bursa calon presiden dan calon wakil presiden tengah ramai dibicarakan.

Gatot mengatakan saat itu dirinya meminta waktu bertemu Prabowo untuk pamit setelah tak lagi menjabat sebagai Panglima TNI. Hal itu dilakukan Gatot lantaran sebelumnya ia sempat menemui Prabowo dan sejumlah ketua umum partai sebelum mengikuti uji kelayakan dan kepatutan dalam rangka pemilihan Panglima TNI.

Nah, saat momen berpamitan setelah tak lagi menjabat sebagai Panglima TNI itulah, Gatot mengakui bahwa dirinya ditawari Prabowo untuk bergabung dengan Partai Gerindra. Apa yang disampaikan Prabowo kepada Gatot?

"Beliau menyampaikan, 'kalau nanti mau bergabung, saya terbuka'," ujar Gatot menirukan gaya bicara Prabowo, saat berdiskusi dengan media massa, di Jakarta Selatan, Kamis 29 Maret malam.

Lantas apa jawaban Gatot saat itu? Sosok kelahiran Tegal, Jawa Tengah pada 13 Maret 1960 silam itu ternyata belum bisa memberikan jawaban pasti apalagi saat itu masih berstatus sebagai prajurit TNI.

"Saya kemudian bilang, 'pak saya belum bicara masalah itu. Sebagai seorang negarawan dan patriot, pasti bapak jawabannya sama dengan saya, kalau bapak ditanya. Enggak boleh berpolitik praktis," kata Gatot.

"Apabila saya jadi Bapak, dan Bapak jadi saya, ditanya, sebagai seorang negarawan dan patriot, pasti Bapak jawabannya sama dengan jawaban saya kalau Bapak yang ditanya. Pak Prabowo lantas bilang, 'Iya ya, enggak boleh berpolitik praktis ya'," ujar Gatot menirukan respons Prabowo.

Seperti diketahui, nama Gatot Nurmantyo memang kerap muncul dalam survei kandidat capres dan cawapres di Pilpres 2019. Meski begitu, sampai hari ini mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat tersebut belum memberikan jawaban tegas apakah maju atau tidak dalam Pilpres 2019 mendatang.

Gatot menjelaskan bahwa saat ini statusnya masih aktif sebagai prajurit TNI, sehingga tidak bisa berpolitik. Gatot baru akan memasuki masa pensiun pada April mendatang.

Sebelumnya Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani membenarkan adanya pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

"Itu sudah lama pertemuannya dan saya tidak mengikuti. Yang pasti pertemuan keduanya adalah pertemuan antara senior dan junior tentara. Kalau enggak salah pertemuan itu dilakukan setelah Pak Gatot tak lagi jadi panglima," kata Muzani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 20 Maret.

Share: Usai Pensiun Jadi Panglima TNI, Gatot Nurmantyo Ungkap Isi Obrolan Politik dengan Prabowo Subianto